Seorang pemuda tampan sedang duduk santai didepan tv sambil bermain hp-nya dengan TV menyala tiba-tiba suara ayahnya mengagetkannya dan mengalihkan pandangannya dari hp ke orang tuanya yang sudah berdiri dan berpakaian rapi.
"Ayo Raffa cepet kita udah ditunggu rekan bisnis ayah"
Ayah emang udah ngajakin pergi dinner bareng rekan kerjanya dari tadi sore tapi Raffa melupakan ucapan ayahnya
"Abang gak mau ikut ayah, nanti kalo rekan kerja ayah ada anak ceweknya pasti naksir abang. Kan abang udah ada Luna."
"Anak gadis ini lebih cantik dari Luna." ucap ayah meyakinkan Raffa
"Mau secantik apapun cewek itu, abang tetep ga mau." tolak Raffa tanpa melihat Ayahnya
"Ikut atau ayah potong uang bulanannya." Raffa ngangguk
"Potong aja. Lebih baik abang kehilangan uang daripada kehilangan Luna."
"Motor juga ayah sita" Raffa ngangguk lagi
"Jual aja sekalian"
"Gak boleh pergi sama Elang." Raffa menatap ayahnya kemudian mengangguk lagi
"Nanti perginya sama Luna." ucapnya lalu mengalihkan pandangannya lagi
"Hp ayah sita" lalu dia menyerahhkan hp-nya kehadapan ayahnya
"Nih ambil"
"Bmx ayah jual"
"Jual aja kalo ayah butuh duit" ucapnya santai
"Didiemin bunda"
"Ya..." ucapnya gantung ketika ada yang salah dari ucapan ayahnya
"Ngapa jadi bawa-bawa bunda si lo ah" ucapnya kesel menatap ayahnya malas, kemudian menatap bundanya yang berdiri disamping ayahnya
"Bun..." Bundanya geleng kepala
"Rio gua bunuh lo" geram Raffa
"Gak ada yang bisa menandingi seorang Rio Azraka Mahesa walaupun itu tuan Raffa Andrio Mahesa" ucap Rio meledek Raffa, lalu Raffa berdiri dan berjalan menuju kamarnya
"Tunggu. Abang ganti baju dulu"
"CEPET BRO"
"SEABAD"
Syifa hanya melihat punggung anak satu-satunya penerus Rio-suaminya lalu beralih kesuaminya yang sudah duduk, kemudian dirinya ikut duduk disebelah suami tercintanya.
"Kamu mau nemuin Raffa sama siapa sih mas, Aku gak setuju ya kalo kamu jodoh-jodohin Raffa sm anak rekan bisnis kamu. Aku udah setuju banget sama Luna. Kan kamu sendiri juga udah setuju."
"Yampun istriku tercinta tercantik didunia ini kamu bawel sekali. Nanti juga kamu tau." ucap Rio sambil mengusap rambut wanita yang sudah dinikahinya 19 tahun lalu. Dan menghasilkan anak laki-laki yang tak kalah tampan dari dirinya.
"Mas plis deh jangan main rahasiaan terus sku gak suka." ucap Syifa menatap suaminya sendu
"Nanti kamu tau sayang"
"Awas...."
"Bawel aku kurung kamu diatas ranjang gak akan aku lepasin seharian." setelah Rio mengucapkan kata-kata itu, Syifa langsung diam karena tak akan ada abisnya berdebat dengan suaminya, dirinya akan tetap kalah.
"Tau ah"
Cup
Syifa langsung senyum setelah bibirnya dikecup kilat suaminya walaupun hampir tiap hari dikecup tapi rasanya tetap sama.
KAMU SEDANG MEMBACA
Next Generation [ENDING]
Fiksi RemajaHANYA FOLLOWERS YANG DAPAT MEMBACA CERITA. ADA BEBERAPA PART SECARA ACAK DIPRIVATE TERMASUK PART 11, ACAK, 60,61 DAN ENDING SILAHKAN FOLLOW JIKA INGIN MEMBACA. TERIMAKASIH "Kita Penerus Persahabatan Mereka" [Sq: SAHABAT KEMBAR ] #184 TEEN FICTION. 2...
![Next Generation [ENDING]](https://img.wattpad.com/cover/81138489-64-k133627.jpg)