Chap 8

7.8K 629 10
                                        

'Hello ,it's me ..' –Iqbaal .D

**

"Lo ngapain sih , Baal ? daritadi bolak-balik kayak setrikaan belum kelar aja lo .. "Aldi dengan handphonenya merekam kegiatan Iqbaal yang tengah bolak-balik tidak jelas dengan media social kekiniaannya

Iqbaal menatap jam tangannya lalu kembali menatap gerbang sekolahnya

"Kemana coba ? ini udah jam berapa ?"tanya Iqbaal lebih kepada dirinya sendiri

"Dia lagi ngapain sih , Di ? daritadi bolak-balik kayak bajai cari penumpang aja "Kiki berjalan dengan menenteng makanannya

Ia mengambil posisi duduk disamping Aldi

Aldi hanya menggeleng kan kepalanya dengan tatapan kearah handphone nya

"Mungkin dia sedang menunggu kekasih hatinya yang—"

"Gilak! Itu siapa? Cantik banget "Kiki memotong ucapan Aldi saat melihat seorang gadis berjalan memasuki gerbang sekolah

Kiki berdiri dari duduknya dan menatap terpeson kearah gadis itu

"Itu bukannya ...cewek yang kemarin ya ?"Aldi menatap Iqbaal untuk meminta kepastian

Iqbaal yang tengah membelakangi gerbang kini berbalik dan menatap kearah gadis yang sejak tadi ia tunggu

Iqbaal merasa waktu berhenti begitu saja saat melihat gadisnya

"(namakamu) .."secara perlahan Iqbaal mengucapkan nama itu

(namakamu) berjalan dengan bangganya , ransel kecil nya yang berada dibelakang punggungnya , sepatu bertali bermerek mahal dengan kaos kaki sangat pendek, rok nya yang berada setengah paha putihnya , rambut coklatnya yang terlihat diikal kekinian , bibirnya yang di olesi oleh liploss , kedua bulu matanya yang terlihat memakai mascara , dan terakhir (namakamu) memakai kontak lensa

(namakamu) merasa percaya dirinya ada , karena ia mempunyai rasa tidak akan ada yang mengganggu nya lagi

Angin bertiup tenang

Matahari tampak membuka tirai cahayanya yang mempesona

Iqbaal menatap (namakamu) bagaikan fenomena yang langka , mulutnya sedikit terbuka dan tidak ada kedipan mata selama 1 menit ini

(namakamu) tersenyum saat ia berfikir jika hidupnya akan aman untuk selamanya

Dan senyum itu membuat Iqbaal merasakan getaran hebat dijantungnya

"Tuhan , bantu aku bernafas ..bantu aku .."batin Iqbaa berteriak

Ketika (namakamu) akan melewati koridor sekolah , ia tanpa sengaja melihat Iqbaal

Iqbaal menatapnya bersama kawanannya

(namakamu) menyunggingkan senyum iblisnya

"Ini waktunya membuat Iqbaal menjauhi nya , hahaha.. akhirnya lo mengeluarkan sisi kepintaran lo , (namakamu) Cloudya .."batin (namakamu) dengan percaya dirinya

(namakamu) mencoba berhenti sekejap

Aldi tersenyum kepada (namakamu)

Kiki mengelap kedua tangannya yang kotor keblazernya , lalu menatap (namakamu) dengan minat

Iqbaal masih tidak berkedip dan membuka mulutnya sedikit

"Hai , Iqbaal . Pagi .."sapa (namakamu) dengan suara yang ia buat selembut mungkin

"Pagi juga ..."Aldi dan Kiki membalasnya dengan serempak

Iqbaal seketika tersadar saat suara Aldi dan Kiki yang berat mengucapkan 'Pagi juga'. Ia berdehem kecil dan memasukkan kedua tangannya kedalam saku celananya

CloudTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang