Iqbaal tersenyum saat melihat kekasihnya masih terisak –isak , namun akitivitas mengobati lukanya tak pernah lepas dari perhatian (namakamu)
"pa-pasti sakit kan ?"tanya (namakamu)dengan suaranya yang masih terisak-isak
Iqbaal mengusap airmata (namakamu) dengan ibu jarinya dengan lembut
"Nggak , kan ada kamu , jadi nggak sakit lagi .."Iqbaal mengucapkannya dengan senyum sayangnya
(namakamu) menyipitkan kedua matanya yang tampak membengkak akibat tangisannya
"udah lah sakit , masih juga bisa gombal, aneh .."(namakamu) dengan geram menekan luka Iqbaal
Iqbaal meringis kecil
"sakit , sayang "protes Iqbaal
"Baru terasa sakit nya kan ? rasain "isak (namakamu) kembali
Iqbaal tersenyum kembali dan menatap kekasihnya
"(namakamu) .."
"apa " dengan nada ketusnya ia menjawab
Iqbaal mendekatkan tubuhnya dengan (namakamu)
(namakamu) mengangkat wajahnya dari perhatian luka nya Iqbaal . (namakamu) menatap kedua mata itu
"Apapun yang terjadi terhadap ku , mau aku kesakitan , mau aku mengalami hal buruk , aku akan tetap baik-baik saja asal kamu selalu ada bersama ku ,sayang . Kamu adalah penyemangat , kebahagiaan serta rumah aku kembali nantinya . Kamu diibaratkan awan bagiku , awan yang selalu menaungi aku dimana pun aku berada , jadi berhentilah menangis dan tersenyum lah .."bisik Iqbaal dengan sangat perlahan
(namakamu) mengusap wajah Iqbaal dengan sangat perlahan
Iqbaal memejamkan kedua matanya , menikmati usapan tangan mungil yang lembut itu
"Kenapa harus dihubungan kita , kenapa ?"tanya (namakamu) dengan lirih
Iqbaal membuka kedua matanya perlahan-lahan dan kembali menatap kekasihnya
"Karena Tuhan ingin cinta kita semakin kuat dan abadi , Tuhan punya cara bagaimana aku menunjukkan rasa cinta aku kepada kamu , (namakamu) ku . Bertahan ya , aku akan kuat kalau kamu disini "
(namakamu) menganggukkan kepalanya dan memeluk Iqbaal
Iqbaal mengusap rambut (namakamu) dengan tangannya yang telah diperban
"Jangan pergi , tetap disisi ku .."
**
Tulus –Bunga Tidur-
**
Menggenggam tangan saat berjalan menuju kelas , semua orang menatapnya dengan iri , bahagia ,sinis dan berbagai macam tatapan lagi
Iqbaal mengusap lembut tangan (namakamu) yang berada didalam genggamannya
(namakamu) berjalan dengan kunyahan permen karetnya , terkadang ia merasakan Iqbaal mengecup punggung tangannya
"kepingin sushi .."seketika (namakamu) mengucapkannya
Iqbaal memiringkan sedikit kepalanya untuk melihat kekasihnya
"mau aku pesan kan ?"tanya Iqbaal dengan wajah seriusnya
(namakamu) menggeleng kan kepalanya dan menatap Iqbaal
"nanti ajalah , aku mau main basket .. "
Iqbaal tertawa kecil dan kembali menggenggam tangan (namakamu)
"kapan sih kalian bertanding ? aku mau lihat gimana pacar aku bawa bola basketnya , atau bola basket yang bawa dia ?"
Dengan cepat (namakamu) memukul Iqbaal
Iqbaal meringis sakit
"Sakit sayang .."rengek Iqbaal
(namakamu) memukul kembali
Dan Iqbaal kembali meringis
"Sayang .."rengek Iqbaal lagi
"kamu nggak tau aja kalau aku itu hebat dalam basket , sekali lagi ngejek aku ,aku buat kamu kesakitan terus , biarin dioperasi "
Iqbaal memajukan bibirnya dan menundukkan kepalanya , tanda ia tidak akan mengulangi nya
"Sana pergi , aku mau cari cogan disekitar sini , mana tau kan ada cowok yang mau diajak nonton pertandingan aku waktu main .."ucap (namakamu) yang mendorong Iqbaal pelan
Iqbaal membolakkan kedua matanya dan menahan (namakamu)
"Coba aja cari , nanti malam aku bunuh dia , biarin aku masuk penjara yang penting dia mati . (namakamu) , aku akan buat kamu terkurung dirumah aku atau aku akan culik kamu kemana aku mau , biar kamu jauh dari cowok-cowok didunia ini , mau ?"
(namakamu) bertepuk tangan dengan kepalanya menggeleng kagum
"Kata-kata yang bagus , keren juga buat quotes .."(namakamu) menepuk bahu Iqbaal
Iqbaal melototkan kedua matanya kearah (namakamu)
"aku lagi marah , sayang .. kamu lihat kan ?"
(namakamu) menganggukkan kepalanya dan menepuk puncak rambut Iqbaal dengan pelan
"jadi anak baik ya , jangan lawan guru , nurut kalau dibilangin , dah sana pergi .. mama mau bekerja dulu , bay ...muah "(namakamu) berlari meninggalkan Iqbaal yang menggeram
"SAYANG .. "Iqbaal berlari mengikuti (namakamu)
**
Bersambung
