Masalah demi masalah terus mengujiku..disatu sisi aku harus melewati masalah kampus disisi lain aku harus menghadapi masalah keluargaku..
Aku berusaha lari dari masalah keluargaku dan menganggap mereka semua mati..
Semenjak perceraian kedua orang tuaku aku tidak mau mengenal kedua orang tuaku lagi. Bahkan hingga saat ini aku sangat membenci ibuku yang sudah mengotori hidup keluargaku.
"Hei naura ada yang mencarimu" ucap seseorang yang mengagetkanku..
"Siapa dan dimana?"..tanyaku dengan santai
"Ditaman, kamu lihat sendiri saja" jawabnya dengan santai..
Aku pun beranjak dari tempat nongkrongku ke taman yang disebutkan salah satu teman kampusku..
beberapa saat kemudia aku sampai ditaman kampus,aku terus menoleh ke kiri dan kekanan mencari seseorang yang ingin menemuiku..
"Anak ku" sapa seseorang dari belakanku..
Aku sungguh mengenal suara ini dan tidak lain adalah ibu kandungku sendiri..
Aku berusaha pergi meninggalkannya namun ibuku menahanku dengaan airmatanya..
"Hapus airmata buaya itu bu, aku nggak suka.." ujarku dengan lantang
"Naura ibu mau kamu ikut ibu, ibu akan ke jepang. Ibu ingin kamu tinggal dengan ibu dijepan..ibu mohon..hiks..hiks..
Ibu menyesali semua perbuatan ibu..ibu ingin kamu ikut ibu dan ayah tirimu..
Ayah tirimu sangat baik..nak melebihi ayah mu sendiri" ujar ibu sembari menjelaskan dengan lembutnya..
"Apa..ayah tiri?..ibu sudah menikah lagi...dan ibu pindah agama..apa tidak cukup ibu menghianati keluargaku dan sekarang ibu juga menghianati allah..cuihh..aku jijit melihat ibu...oh ya jangan pernah menganggap aku anakmu lagi..
Mulai sekarang aku bukan anakmu lagi..dengar..ujarku dengan keras sambil menunjuk-nunjuk ibuku..
"Dengar naura."khiks...ucap ibu dengan penuh kesediham
"Cukup..kamu dengar aku ..
Aku sangat menyesal pernah lahir dari rahim mu...teriak ku sambil meninggalkan ibuku..
Aku tak mampu menahan semua ini..aku berusaha menahan semuanya..hingga tampa sadar setiap langkah kakiku di iringi dengan tetesan air mataku..
Langit begitu mendung hari ini, seolah tau apa yang ku rasakan..petir mengisyaratkan jika saat ini aku sedang terluka..
Langkahku semakin lemah, nafasku semakin beku, tubuhku gemetar dan tak mampu lagi melangkah aku menikmati setiap tetesan air hujan yang menghapus airmataku.
Aku begitu terluka karena ibu ku sendiri..hingga akupun terjatuh di persimpangan jalan..
Ya allah dimana keberadaanmu?
Dimana?
Yah aku memang bukan wanita baik..aku memang bukan wanita soleha..tapi paling tidak aku menunaikan kewajibanku..
Aku solat, aku berpuasa bahkan aku tidak meninggalkan keyakinanku seperti ibuku..
Tapi mengapa ya allah..
Mengapa kau hancurkan hidupku..dan juga keluargaku..
Dengar..dengar..
Sekarang aku tidak mempercayaimu..
Aku menantangmu ..melindungi kehormatanku yang selama ini aku jaga...
Aku menantangmu menjaga kehormatanku..
Karna hari ini..aku akan merusak semua ciptaanmu yang ada padaku..aku janji..
Aku akan merusaknya..
Ujarku dengan lantang seolah-olah ingin menentang kekuasaan allah...
Aku berputus asa dengan diriku hingga aku kehilangan arah dan tujuan hidupku di mulai dari hari ini...
***************
Beberapa minggu naura menghilang dari semua orang, semua orang yang dekat dengannya berusaha mencarinya namun tidak ada yang berhasil menemukannya..
Hendrik sangat hawatir iya terus mencari keberadaan naura..
"Permisi apa kalian pernah melihat wanita ini"? Tanya hendrik pada para pejalan kaki yang iya temui..
"Gey..itu bukannya temannya naura..mungkin dia tau dimana naura..?ujar meta sambil membuka kaca jendela mobilnya...
"Hei..kamu"..teriak meta dengan keras...
Hendrik menoleh dengan sekejab...ke arah yang memanggilnya..
"Kamu temannya naura yang waktu itu kan?"..tanya meta sok kenal..
"Iya..oh ya..naura sekarang dimana ya?soalnya sekarang kan kita mau semester takutnya dia ketinggalan" ujar meta dengan wajah sedikit malu-malu.
"Eh ini kan foto naura"ucap gey dengan memandang wajah hendrik penuh makna..
"Iya..aku sedang mencarinya..aku hawatir dengan keadaannya..aku tidak tau naura dimana sekarang..jika kalian tau dimana dia..tolong kabari aku ya..ini kartu namaku"..ujar hendrik denga wajah lesuh dan penuh hawatir.
"Oke..baiklah nanti kita sama-sama mencari dia"..ujar meta..
Gey dan meta meninggalkan hendrik..
******
Masa-masa menantang tuhan terus menghantui naura..hingga dia terus bersembunyi dirumah salah satu temannya..
Lia yang tidak sengaja lewat pada malam itu melihat naura yang terbaring lemah di pojokan jalan..dia membawa naura kerumahnya, tapi tidak ada yang tau dibalik niat lia membawa naura kerumahnya..
karena lia ingin membalaskan dendam pada naura yang sudah mempermalukannya..
"Lia..aku ingin menjadi sepertimu" ujarku dengan sedikit lemah ..
"Sepertiku ?, kamu yakin?..tanya.lia dengan pandangan merusak...
"Iya aku yakin"ucapku dengan kaku..
"Okey sebelum ini..aku harus mengujimu dulu"ucap lia sembari tersenyum licik..
Lia mengubah penampilan naura menjadi wanita seksi...dengan rok pendek dan baju di atas pusat..memperlihatkan keindahan tubuh naura..
Lia mengajak naura ke diskotik yang dipenuhi dengan lelaki nakal..
Beberapa saat kemudian aku sampai di diskotik bersama lia..
"Naura kamu tunggu disini dulu ya..."kata lia dengan mata tajam..
Lia mengisyaratkan pada dua pemuda untuk mengikutinya..
"Dengar aku punya mangsa baru untuk kalian.."ucap lia sambil mengarahkan jarinya ke naura..
"Berapa" tanya salah satu pemuda itu..
"Kali in mahal, karena masih sempit..belum pernah disentuh.." ucap lia dengan genitnya...
"Ok kami bayar..trus bagaimana menaklukannya." Tanya salah satu pemuda itu..
"Minuman yang di depannya itu sudah aku beri obat perangsang..dia tidak akan menolak dan dia akan menikmatinya..."ujarnya dengan menyimpan amarah.
Tik..tik..tik..
"Umm pesan dari hendrik.."ujar ku dengan santai
"banyaknya."..
"Kamu dimana naura?"
Tolong jangan melakukan apapun yang akan merusakmu aku mohon...
"naura kita lagi santai non aktifkan dulu hpmu.."ujar lia dengan liciknya..
"Baik.."ujarku..
Aku menonaktifkan hpku dan meminum minuman yang ada dihadapanku..
Beberapa saat kemudian aku merasa ada yang lain..
Hingga aku mencari toilet..
"Aku ke toilet dulu ya lia"ucapku dengan sempoyongan
"Hmm akhirnya selamat menikmati.." ucap lia sambil memberi kode pada tiga pemuda yang akan berniat jahat pada naura...
Aku mencuci mukaku..yang mulai berbayang..aku merasakan hal yang menggairahkan hingga aku berusaha membuka kemejaku yang pendek..namun tiba-tiba melihat tiga pemuda mendekatiku..aku berusaha menghindari mereka dengan kekuatanku..aku meronta..kedua pemuda yang lainnya menahan kakiku..dan satu pemuda yg lainnya tepat berada di atasku..mereka merobek rok dan kemejaku..hingga mereka terus mendekatkan bibir mereka didadaku..
Aku kembali berusaha bangkit dan melawan karena..aku tidak menginginkannya..tapi mereka memelukku dari belakang dan kembali membaringkanku..dilantai
"Tolong..tolong" ujarku dengan lemah..
"Hahahaha...tenang sayang...kamu akan menikmatinya..hhh..ujar pemuda itu dengan nafas yang tak beraturan...
"jangan...ja...ngan
Prak...prak...tiba-tiba seorang pemuda misterius menolongku dan melawan mereka semua...dengan setengah sadar aku hanya merasakan dibopang olehnya..
Malam yang sulit aku lewati berkat bantuan pemuda itu..
"Naura..naura..bangun..bangun...teriak hendrik dengan panic
"Umm hendrik dimana aku?"
Tanyaku dengan lembut
"Naura seseorang menelponku dan menyuruhku menjemputmu di taman ini.."ucap hendrik..
"Oh ya.."ujarku sambil berusaha bangkit dari tempat duduk taman
"Jangan bergerak dulu naura..biar aku yang akan membawamu..pulang"ucap hendrik dengan wajah penuh hawatir.
Aku pun kembali tertidur dan hendrik membawaku ke apartmentku..
Semalaman aku terjaga karena perhatian hendrik..
#naura
Apakah naura akan menemukan pemuda misterius itu?
#pemuda misterius..
Siapakah dia?
#hendrik
Apakah hendrik menyukai naura?
#lia
Bagaimana tanggapan lia karena sekali lagi iya gagal menghancurkan kehormatan naura..
Nantikan kelanjutannnya ya..
Maaf..jika banyak ketegangan habisnya yang nulis juga jadi tegang.
Heheheh...
Kritik saran ya..😊☺
KAMU SEDANG MEMBACA
keperawananku (Tamat)
Romanceseorang gadis yang mempertanyakan tentang kehormatannya...
