Allison POV
Tidak disangka-sangka, kepulanganku ke LA malah membawaku bertemu sahabat lamaku yang sudah sangat lama tidak kutemui. Luke. Tentu kalian mengenalnya, sekarang ia adalah salah satu artis yang terkenal bersama dengan ketiga teman nya.
5 Seconds of Summer.
"L-luke?" Kataku terkejut. Dengan senyuman khasnya ia langsung merekuh tubuhku kedalam dekapan hangatnya. Ugh how i miss this guy!
"Apa kabar? Kau semakin tampan eh?" Godaku begitu dia melepaskan pelukkan nya. Ia tersenyum menatapku, "Aku baik, sangat baik! Bagaimana denganmu?"
"Sedikit buruk, mom masuk rumah sakit. Maka dari itu aku ada disini." Jelasku. Raut wajahnya yang tadinya bahagia tiba tiba berubah menjadi khawatir. "Apa? Kris masuk rumah sakit?"
Aku mengangguk sebagai jawaban, kemudian ia menawariku untuk mengantarku ke rumah sakit tempat mom dirawat. Namun, aku menolaknya. Dengan alasan Sierra akan menjemputku. Tak lama setelah kami berbincang mengenai banyak hal, Suara perempuan yang sangat familliar di telingaku terdengar, itu Sierra.
"Allison!" Teriakknya dari kejauhan, aku dan Luke langsung mengalihkan pandangan kami kearahnya yang kini sedang berlari menghampiri kami.
Nafasnya naik turun tak beraturan ketika sampai diantaraku dan Luke. "H-hai Ally! And ... Luke?!" Begitu sadar ada Luke ia langsung loncat memeluk laki-laki itu. Melihat mereka berdua seperti itu aku seperti melihat diriku sendiri saat aku baru saja menjemput Harry yang pulang dari tour dunianya.
Oh ya, ngomong-ngomong tentang Harry aku sama sekali belum mengabarinya tentang kepulanganku ke LA. Apa aku harus menghubunginya sekarang?
Ah nanti sajalah setelah melihat keadaan mom.
"Jangan melamun saja! Ayo, mom sudah menunggumu." Suara Sierra membuyarkan lamunanku tentang Harry. Luke yang melihatku hanya terkekeh.
"Oh y-ya, maaf. Luke kau ikutkan bersama kami?" Tanyaku, ia menganggukkan kepalanya lalu kami berjalan beriringan menuju mobil masing-masing.
•••
Sampai dirumah sakit, aku diantar Sierra menuju kamar inap mom bersama Luke juga tentunya. Membuka pintu kamar rawat inap mom, aku mendapati mom yang sedang menonton televisi dengan tenang nya. Syukurlah keadaan nya membaik.
"Mom!"
Aku berlari untuk memeluk mom, dengan setengah kaget ia membalas pelukanku, "Allison! Mom sangat merindukanmu, nak." Ucap mom. Selama kami berpelukan cukup lama, aku merasakan bahuku seperti basah. Mom menangis?
"Mom jangan menangis, melihatmu menangis aku juga jadi sedih." Aku menghapus air matanya, sedangkan dirinya kini menatapku tersernyum.
"Maafkan mom ya, gara-gara mom sakit kau jadi harus pulang kesini." ucap mom, aku menggeleng "Tidak mom, jangan berkata seperti itu."
Kami terus bertukar cerita dan mengobrol bersama, ditambah kehadiran Luke sahabatku yang cukup dekat dengan keluargaku.
"Oh iya, Allison. Dimana Harry?" Tanya mom tiba tiba.
"Dia sedang di London, menyelesaikan album barunya." Jawabku, terlihat mom yang mengangguk paham. Sedangkan Sierra menatapku dengan tatapan jahilnya. "Apa?" Tanyaku heran.
Ia menggeleng, "Tidak."
Aku menatapnya heran, ada ada saja tingkah anak yang satu ini. Bicara tentang Harry, tadi ia mengirimiku pesan tapi aku belum sempat membacanya.
KAMU SEDANG MEMBACA
NEW YORK CITY
Fanfiction[ COMPLETED ] "The city comes alive when we're together." Allison Stunner, seorang mahasiswa dari sebuah universitas terkenal di New York menjalin hubungan dengan seorang Harry Styles bintang pop terkenal dunia yang namanya sangat dieluh-eluhkan ol...
