[already completed] - [dihapus sebagian untuk kepentingan penerbitan] [ada di WEBTOON]
Cantik sih, terkenal, hidupnya juga dikelilingi para cogan. Cuma ya gitu, orangnya bego, pecicilan, keras kepala, suka ngelawan, ga punya sopan. Terus tiba-tiba...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
***
"AKHIRNYAAAAAAAAAAAAAAAAAA! Huaaaaaaaaaa,"
"Tiga tahun demi UN empat hari akhirnya kelar yaampunnnnnn!"
"WAJIB LULUS!"
"HARUS LULUS!"
"GILA SOAL UN GUE KAYAK ANJING TADI TAU NGGAK?!"
"Bagus, gue nggak bakal ketemu Pak Tobias lagi!"
"WOI UTANG KAS LO SEMUA BAYAR!!"
"KELAS 12 IPA 5 KUMPUL SINI SEKARANG!"
"HAAAAHHH, AKHIRNYA GUE BISA TIDUR SEPUASNYA..."
"THANKS GOD!"
"WARNET KUY, NGEDOTA KITA,"
"Y X G KUY, YUKS!"
"FOTOOOOO YUK!"
"AAAAAA GA RELA NINGGALIN SEKOLAH INI HUAAAA!"
Berbagai ucapan dari mulut-mulut orang gue dengar ketika gue berjalan ke pendopo untuk menemui teman sekelas gue. Akhirnya, gue selesai sekolah juga ya Tuhan. Hiks. Sumpah. Gue sedih sebenernya.
Gue ga nyangka bakal secepat ini. Padahal kemarin gue baru di MOS sama kakak kelas kurang ajar. Masih bau kencur. Kencing juga belum lurus. Eh tau-taunya gue udah selesai sekolah :')
Suho tadi ngumumin di grup kelas. Katanya, abis kelas UN, Suho nraktir sekelas makan sepuasnya terserah di cafe mana yang penting paling mahal lah.
Ya mana mungkin ada yang nolak!
"PERHATIAN! PERHATIAN! TOLONG DENGERIN GUE NIH, SANG KETUA KELAS YANG AKAN MELEPASKAN JABATANNYA HARI INI!" teriak Suho pake buku yang dijadiin toa nya sendiri.
"Gausah pake teriak, fak! Kuping kita semua masih dipake!" teriak Lisa kesal. Mantep, lur.
"Yeee, santai aja dong! Lo mau gue traktir atau nggak? Kalo mau, gausah banyak protes!"
Lisa langsung cemberut. Nah, kan. Giliran diancem si Lisa langsung ciut.
"JADI KARENA KITA UDAH SELESAI SEKOLAH, GUE BAKAL NRAKTIR KALIAN SEMUA DIMANA AJA! YANG PENTING MAHAL! SETUJUU?!!"
"SETUJUUUUUU!!" jawab kelas gue kompak. Kelas paling nggak beretika dan kelas yang paling gue sayangi sebentar lagi bakal gue tinggalin. Hiks. Nggak kuat! Beneran!
Anak-anak kelas lain pada ngeliatin kelas gue. Iri yak? Cie.. bodo amat sih.