It's Your Day

200 13 4
                                        

Akhir pekan adalah jadwalnya Kiira untuk bekerja di sebuah supermarket sebagai shopkeeper. Demi mendapatkan uang tambahan untuk biaya wisudanya, ia rela lembur bekerja. Saat sedang serius bekerja, ponsel Kiira tiba-tiba berbunyi.

"Hallo?" sapa Kiira. "Kiira??" tanya seseorang di ponsel, "ya ini Kiira" jawab Kiira.

"Ini aku, Taka!" Kiira kaget bukan main, dia cuma diam membisu dengna banyak pertanyaan di kepalanya.

"Dari mana Taka tahu nomer ponselku? Ada apa Taka menelponku?".

"Oii Kiira, kenapa diam saja?" tanya Taka, "ah ya, ada apa Taka?" balas Kiira.

"kamu hari ini jangan pulang telat ya?! hari ini jangan lembur dulu, ok?" ucap Taka. "heee?! kenapa??" tanya Kiira.

"Aku ingin kamu cepat pulang ke rumah, untuk makan malam di rumah!" jawab Taka.

DEG! DEG! DEG!
Seketika itu juga jantung Kiita berdegub kencang ketika mendengar jawaban Taka.

"Ya Tuhan Kiira, kenapa diam saja sih??" omel Taka. "iya maaf, ummm apa maksud perkataanmu tadi Taka, so-soal makan malam?" tanya Kiira hati-hati.

"Aku ingin kamu makan malam di rumah, makan malam bersama aku..."
Kembali jantung Kiira berdegub kencang, ketika mendengar jawaban Taka.

"...Tomo, Hiro, nenek dan mama. Karena hari ini mama ulang tahun!" sambung Taka.

"HEEE?! APA???" Kiira terkejut, ia tidak tahu kalau hari ini adalah hari ulang tahun mama Mori. "Kenapa baru kasih tahu sekarang sih?? Duuuh aku harus gimana dong?! Ya ampuuun!!!" rengek Kiira gak karuan.

"Eeeiii tenang!" pinta Taka, tapi Kiira masih belum bisa tenang, "penyewa rumah macam apa kamu, hari ulang tahun pemilik rumahnya aja gak tahu...gak mungkin kalau kamu gak bisa dapat info soal mama, kamu cari info Masako Mori di Google pasti banyak kok!" omel Taka.

"I-iya, maaf! Sepertinya aku terlalu sibuk dengan urusanku sendiri, jadi lupa dengan sekitar!" jelas Kiira yang merasa bersalah.

"Ya sudah, yang penting hari ini kamu gak boleh lembur, kamu harus makan malam di rumah, karena makan malam itu adalaah acara kejutan buat mama. Saat ini mama dan nenek sedang jalan bersama Tomo, jadi aku dan Hiro yang menyiapkan untuk kejutan itu. Aaaah iya, kalau bisa kamu pulang cepat saja, bantu aku menyiapkan semuanya, ok?!" ucap Taka panjang lebar. "Baiklah!" jawab Kiira.

"Apa perlu aku jemput kamu di tempat kerjamu, supaya kamu cepat sampai rumah??" tanya Taka.

"Kyaaaa jangan! Ga usah! A-aku akan pulang cepat hari ini!" balas Kiira.

"Taka ke tempat kerjaku?? Bisa bikin heboh nanti!" gumam Kiira dalam hatinya.

"Ok! Baiklah! Awas...jangan pulang telat!" ancam Taka, lalu menutup telponnya.

***

Kiira menarik nafasnya, matanya merem melek gak karuan. "Ya Tuhan, tadi Taka beneran nelpon aku?? Serius?? Tapi dia tahu dari mana nomorku ini??" gumam Kiira.

Kiira terus memikirkannya, tubuhnya menempel di dinding, memikirkan Taka yang baru saja menelponnya membuatnya tak sadar kalau tubuhnya merosot kebawah hingga membuatnya terjongkok.

"KYAAAA!!! Mama Mori hari ini ulang tahun!!! A-aku harus bagaimana?? Aku belum membeli sesuatu untuk hadiah ulang tahun mama Mori!!!" Kiira tiba-tiba panik ketika mengingat hari ulang tahun mama Mori.

"KYAAAA!!! Mama Mori hari ini ulang tahun!!! A-aku harus bagaimana?? Aku belum membeli sesuatu untuk hadiah ulang tahun mama Mori!!!" Kiira tiba-tiba panik ketika mengingat hari ulang tahun mama Mori

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
STAY! [serendipity]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang