~ Saat gue Dekat dengan lo. Elo yang ngajarin gue satu hal yaitu, Sahabat tak pernah melihat kekurangan melainkan kelebihan sahabat yang lain ~
-Dinda Savira Lestari
----
Waktu Istirahat adalah waktu yang paling di tunggu-tunggu di sekolah.
Tapi tidak untuk Dinda, Dia lebih memilih ke taman daripada ke kantin.
Dan dia selalu membawa buku untuk di baca, entah itu buku pelajaran ataupun buku novel
"Dinda lo ngapain di sini?" Tanya Ratu saat melihat Dinda Duduk di bangku-bangku yang ada di bawah pohon.
"Enggak liat," Jawab Dinda sambil melirik ke buku yang di pegang.
"Bukan gitu maksud Gue," Ratu menghela nafas panjang.
"Maksud gue itu kenapa lo ada di Sini, lo enggak ke kantin?" Ratu bertanya lagi dengan lebih memperjelas Pertanyaan nya.
"Suka-suka gue dong," Jawab Dinda cuek dengan mata yang terus menatap ke arah buku yang sedang ia pegang.
Ratu menghelas nafas berat, dan ia langsung menarik tangan Dinda.
"Apaan si loh?!" Protes Dinda, karena merasa terganggu oleh kelakuan Ratu.
"Udah ikut aja," Ratu menarik Tangan Dinda dengan sekali hentakan.
Di kantin...
"Dari mana aja lo?" Tanya seorang siswi, seperti nya ia kesal.
"Soryy Dil gue telat, soalnya gue lagi ngurus dia nih," Jawab Ratu sambil melirik ke arah Dinda yang masih kesal.
"Eh, itu kan Dinda. Siswi tercuek di kelas, 8.B, tapi punya otak yang jenius!" Pekik siswi itu.
"Gue enggak lagi mimpi kan," Siswi itu menepuk-nepuk pipi Dinda.
"Apaan si," Dinda langsung menepis Tangan siswi tersebut.
"Dila lo lagi enggak mimpi kok, ini Seratus persen nyata," kata Ratu kepada siswi yang bernama Dila.
"Iya-ya," Kata Dila mengangguk lalu segera menormalkan kembali sikapnya.
"Yang lain pada kemana?" Tanya Ratu saat dia tidak melihat teman-temannya.
"Lagi cariin lo, soalnya lo enggak datang-datang sih," kata Dila sambil meminum air mineral.
Ratu Menggaruk-garuk tengkuknya yang tidak gatal, karena dia tau apa yang akan terjadi selanjutnya adalah..
"Ratu!!!" Dua orang siswi berteriak sambil berlari-lari ke arah Kursi kantin yang di duduki oleh Ratu.
"Lo dari mana aja si?" Tanya seorang siswi dan tidak terlihat tidak asing bagi Dinda.
Dia orang yang menemani Ratu Semalam ke Mal namanya Aya.
"Iya, loh buat kita susah tau enggak," Ujar siswi lain.
"Aduh gue tadi dari ngurus orang ini, dan gue minta maaf deh udah buat kalian susah," Jawab Ratu melihat-lihat sekaligus meminta maaf kepada kedua sahabatnya.
Kedua siswi di depan Dinda tercengang bukan main, karena mereka berdua pertama kali melihat Dinda berkumpul dengan orang banyak.
"Hello, Alika, Aya," Ratu melambai-lambaikan tangannya di depan kedua orang tersebut.
Kesadaran mereka berdua pun kembali dan "Kita lagi enggak mimpi kan!" Mereka berdua mengulang pertakataan Dila dengan histeris.
Mereka berdua yang ingin Menyentuh pipi Dinda. Dan itu membuat Dinda langsung mundur beberapa langkah.
KAMU SEDANG MEMBACA
Our Story [TAMAT]
Teen FictionCover by : @Gina Pascabela Judul Lama : Mysterious Girl Dinda Savira Lestari anak berprestasi di sekolah, tapi sayangnya dia agak tertutup dan membuat dia agak susah untuk bersosialisasi. Hingga suatu hari tanpa sengaja dia membantu seseorang dan m...
![Our Story [TAMAT]](https://img.wattpad.com/cover/120723022-64-k983658.jpg)