[29] Bahagia (END)

1K 27 0
                                        

-ELSHA-

"Elsha?!!"

"Fero jangan mulai ilusi lo! Elsha udah ke Inggris lo jangan jadi gila kayak gini!" ucap Fero pada dirinya sendiri sambil menepuk-nepuk kedua pipinya.

"Kamu gak lagi berilusi, Fero. Ini emang aku, Elsha. Aku gak akan pergi, aku di sini buat kamu" kata gue memakai sapaan 'aku-kamu' lagi.

Dengan mantap, gue berjalan mendekatinya. Sedangkan dia tampak shock dan memilih diam hingga gue mengusap pipinya, Fero tersadar.

"El--Sha?" panggilnya lembut. Kedua matanya menatap gue teduh lalu detik berikutnya Fero memeluk gue erat. Sangat erat seperti tak ingin kehilangan.

"Gue pikir, gue bener bener kehilangan lo" bisik Fero pelan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Gue pikir, gue bener bener kehilangan lo" bisik Fero pelan.

"Aku gak akan pergi. Aku disini buat kamu, Fero"

-Flashback On-

"Tante, aku mohon. Jangan paksa aku, kali ini aja! aku gak mau ninggalin mereka" gue menunduk sambil memegang tangan kanan Tante Elma

"Tapi, sayang.. Tante sudah mendaftarkanmu di sekolah favorit. Sekolah terbaik di Inggris" bujuk Tante Elma.

"Maaf, Tante maaf... Aku enggak bisa. Aku... aku mau tetep tinggal disini" pinta gue melas.

Tante Elma menghembuskan nafas berat lalu mengusap puncak rambut gue.

"Apa kamu yakin dengan keputusanmu ini, sayang? Tante tidak ingin kamu menyesal" gue menggeleng cepat.

"Aku yakin, Tante. Please, izinin aku buat tetap tinggal disini. Aku janji liburan nanti aku pergi ke sana. Aku mohon, Tante"

"Hhh... baiklah, sayang. Kalo itu maumu. Tante tidak akan memaksamu untuk ikut pindah ke Inggris. Tante percaya ada banyak malaikat yang menjagamu disini" ujar tante Elma seraya melirik David.

"David pasti jagain Elsha dengan baik, Tan. David janji gak akan ngebiarin hal buruk terjadi sama Elsha" ujar David memastikan. Tante Elma tersenyum lalu mengangguk.

"Tante percaya kamu, David. Tante titip keponakan tante ya?"

"Siap, Tante!" gue tersenyum lalu memeluk tante Elma.

"Makasih ya, Tante.. Aku sayang banget sama Tante" tante Elma tersenyum lalu mengusap rambut gue.

"Tante juga sayang sama kamu. Jaga diri kamu baik-baik ya, sayang. Sering-sering kabarin tante." tante Elma meraih dua kopernya lalu mencium pipi gue.

"Pasti, Tan. Maaf ya, udah banyak nyusahin tante. Tante juga jaga kesehatan" tante Elma mengangguk.

"Kalo gitu, Tante masuk dulu ya. Bye, sayang. David, Reza, Ivan dan Melda" pamit Tante Elma. Gue tersenyum lalu melambaikan tangan gue.

Jadi Terbalik [SELESAI]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang