Naruto milik Masashi Kishimoto
Rate: T
Genre : Hurt/Comfort, Romance, Action
Warning :
- Naruhina Alternate Universe
- Ide murni milik saya
- Jika ada kesamaan alur, karakteristik cerita dan tokoh, atau lain-lain maka murni merupakan ketidaksengajaan
- Typo(s)
- DLDR.
...
Magnetic
Chapter 23 : Kata tanpa Suara
...
Happy Reading
...
Naruto langsung menghela nafas lelah begitu melihat Sasuke dan Sai berada didepan kelasnya. Naruto berjalan kearah mereka, "Jadi ritual ini kembali dimulai?"
"Jangan terlalu murung begitu, sudah lama kau tidak masuk kuliah. Atau kencanmu tidak berhasil Naruto?" ucap Sai.
Naruto langsung mengerang kesal dan mendelik pada Sasuke. Sasuke tidak peduli, dia hanya mengangkat bahu. "Ayo ke cafetaria."
"Ayolah ceritakan sedikit tentang kencanmu Naruto, apa semuanya berjalan dengan lancar?" Sai berjalan mengiringi Naruto, merangkul pundaknya seperti sahabat karib.
"Tutup mulutmu Sai." Naruto benar-benar benci jika urusan pribadinya diganggu bahkan oleh temannya sekalipun. Alasan utamanya adalah karena itu sangat memalukan.
Bukannya diam, tawa Sai justru menggema di lorong gedung itu. Naruto benar-benar tergoda mencekik leher putih pucat Sai. Sayangnya dia harus menahan diri jika tidak ingin orang-orang disekitanya melaporkannya atas tindakan kriminal dalam lingkungan universitas.
"Ada perkembangan yang didapatkan Shikamaru?" tanya Naruto.
"Dia masih menelusuri sejumlah cctv yang menangkap keberadaan terakhir istri dan anak Tazuna. Sementara Kumoga Bee sedang tidak berada di Jepang, kita tidak bisa menanyainya saat ini." jelas Sasuke.
"Tapi aku penasaran Naruto, bagaimana Hinata bisa mengetahui tentang target Tazuna yang sebenarnya? Apa alasan gadismu mengorbankan diri seperti itu?" tanya Sai
"Dia tidak sengaja melihat Tazuna mengantongi pistol. Aku juga tidak tau, dia bilang refleks saja melakukannya" sahut Naruto.
Sasuke dan Sai berusaha sekuat tenaga menahan tawa. Naruto sama sekali tidak menyangkal kata-kata Sai ketika ia bilang Hinata gadisnya.
Ketiga pria itu sibuk mencari tempat kosong di cafetaria yang selalu ramai di jam makan siang seperti ini, sambil membawa nampan makanan. Beruntung Sasuke menemukan kekasihnya dan teman-temannya disana.
"Itu Sakura."
Naruto dan Sai mencari sosok yang dimaksud Sasuke. Disana bukan hanya ada Sakura, tapi juga Hinata dan Ino.
Naruto yang pertama melangkah kearah ketiga gadis itu, diikuti Sasuke dan Sai. Begitu tiba disana, Naruto menyapa mereka bertiga dan mengambil tempat disamping Hinata yang kosong.
Lihat, Naruto benar-benar sudah berubah sekarang. Pertama, dia tidak menyangkal ketika Sai mengatakan Hinata gadisnya. Kemudian sekarang Naruto yang langsung mengambil tempat disamping Hinata. Padahal sebelum ini Sasuke dan Sai menyadari jika Naruto selalu menunggu mereka berdua mengambil tempat dan dia akan duduk ditempat yang tersisa. Naruto benar-benar sudah tidak tertolong lagi.
KAMU SEDANG MEMBACA
Magnetic
Fanfic[Complate] - Dunia Hinata mendadak gelap ketika kekasihnya harus direnggut paksa darinya. Kemunculan Naruto justru memperburuk semuanya. Hinata lelah dengan hidupnya, namun kehadiran lelaki itu terus memaksa Hinata merangkak keluar dari keterpurukan...
