Chap 28 : Hati yang di Tinggalkan

5K 407 34
                                        

Naruto milik Masashi Kishimoto

Rate: T

Genre : Hurt/Comfort, Romance, Action

Warning :
- Naruhina Alternate Universe
 - Ide murni milik saya
- Jika ada kesamaan alur, karakteristik cerita dan tokoh, atau lain-lain maka murni merupakan ketidaksengajaan
- Typo(s)
- DLDR.

...

Magnetic

Chapter 28 : Hati yang di Tinggalkan

...

Happy Reading

...


"Apa berkas-berkas yang dikirim Kumoga Bee sudah tiba teme?"

Sasuke mengangguk, "Hn, tadi pagi baru kuterima, ada sekitar lima kotak, kalian harus ikut memeriksanya bersamaku."

Naruro dan Sai mengangguk. Itu jumlah yang sangat banyak untuk sekedar tumpukan kertas. Naruto menghela nafas memikirkan betapa banyak kertas-kertas yang harus diperiksanya. Penyelidikan ini pasti akan memakan waktu berhari-hari.

Mereka bertiga dikejutkan dengan kedatangan Sakura dan Ino yang muncul disamping meja mereka.

"Tumben sekali kalian yang lebih dulu ada dicafetaria?" Sakura mengambil tempat disamping Sasuke, begitu juga dengan Ino yang duduk disamping Sai.

"Mana Hinata?" tanya Naruto.

Sakura langsung memutar bola matanya, Ia bahkan baru satu detik mendaratkan bokongnya kekursi, tapi Naruto sudah bertanya keberadaan Hinata. "Dia bilang ada urusan digedung administrasi." sahut Sakura.

"Kalau kau memang merindukannya, telepon saja dia, atau seharusnya kau menjemputnya pergi kekampus bersama." Ino sebenarnya hanya berniat menggoda Naruto, tapi tidak disangka, Naruto benar-benar menanggapinya.

"Dia yang tidak mau kujemput, aku sudah meneleponnya tadi pagi, tapi dia bersikeras akan pergi sendiri." sahut Naruto.

Sakura dan Ino langsung berdecak iba, ternyata Natuto benar-benar sudah tergila-gila dengan Hinata. Sayang sekali Hinata belum bisa menerima eksistensi pria ini di hidupnya.

"Naruto, apa kau berniat akan menyatakan perasaanmu pada Hinata?" Ino merasa penasaran dengan kesungguhan Naruto.

Naruto memikirkan pertanyaan itu baik-baik. Bukan perasaannya yang membuatnya ragu tapi perasaan Hinata. "Menurut kalian, bagaimana perasaan Hinata padaku?" tanya Naruto.

Sakura dan Ino saling bertukar pandang. Ino kemudian bicara lagi dengan Naruto, "Jujur saja Naruto, kami juga tidak tahu"

"Dia memang terlihat nyaman saat bersamamu, tapi itu juga bisa tidak berarti apa-apa untuknya." Sakura menimpali.

Naruto menghela nafas panjang. Jika kedua sahabatnya saja tidak tau, bagaimana Naruto bisa tau. Ketika tiba-tiba suasana terdiam, Sai membuka mulut, "Kenapa tidak kau nyatakan saja Naruto, kalau memang ditolak, setidaknya kau sudah berusaha."

Penyataan itu langsung diikuti oleh anggukan setuju Sakura dan Ino. Naruto memperhatikan raut mereka semua yang menunggu jawaban darinya. "Jika aku ditolak kemudian dia menjauhiku dan tidak mau berteman denganku lagi bagaimana?" tanya Naruto pasrah. Itulah yang paling membuatnya ragu. Jika Hinata tidak mau berada disisinya lagi. Naruto tidak akan sanggup menanggungnya.

MagneticTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang