Chap 19 : Penyergapan 1(satu)

5.3K 432 19
                                        

Naruto milik Masashi Kishimoto

Rate: T

Genre : Hurt/Comfort, Romance, Action

Warning :
- Naruhina Alternate Universe
 - Ide murni milik saya
- Jika ada kesamaan alur, karakteristik cerita dan tokoh, atau lain-lain maka murni merupakan ketidaksengajaan
- Typo(s)
- DLDR.

...

Magnetic

Chapter 19 : Penyergapan 1(satu)

...

Happy Reading

...


Dua hari setelah liburan singkat mereka, semuanya kembali berjalan dengan normal. Meskipun butik Hinata tidak seramai sebelumnya dan ia masih belum bisa mengembalikan pelanggan-pelanggannya, Hinata tidak terlalu ambil pusing lagi. Mungkin ini saat yang tepat untuknya agar lebih fokus dengan kuliahnya. Hinata tidak mau harus mengulang banyak mata kuliah lagi.

"Hinata!"

Tanpa harus menoleh pun, Hinata sudah tau siapa yang memanggilnya, akhir-akhir ini, Hinata kelewat peka dengan suara itu, tapi ia tetap berbalik menghadap pria pirang itu.

Dua hari ini Hinata jarang melihat Naruto dikampus, hanya sesekali terlihat saat akan masuk kelas dan kemudian menghilang saat makan siang. Bukan hanya Naruto sebenarnya, Sasuke dan Sai juga sering menghilang bersamanya. Sakura dan Ino juga mengeluh karena Sasuke dan Sai sedang sibuk dengan urusan mereka. Hinata tebak urusan mereka ada hubungannya dengan pekerjaan rahasia mereka.

Begitu Naruto sampai dihadapannya, Hinata tersenyum tanpa sadar. "Ada apa Naruto?"

"Apa kau punya waktu besok sore?"

Uh-oh. Hinata tidak siap dengan pertanyaan ini. Hinata lebih memilih mengetahui apa mau pria ini dengan waktunya. "Memangnya ada apa?"

"Aku menemukan cafe yang menyediakan cheesecake yang enak, kau suka cheesecake kan?"

Hinata tidak menyangka Naruto ingat tentang hal itu. Hinata mengangguk dengan sedikit ragu, tapi ia tetap menutup mulut.

"Jadi? apa kau punya waktu besok sore?" tanya Naruto lagi.

Hinata punya banyak waktu besok sore dan sore-sore selanjutnya, tapi bukan itu masalahnya. "Kau mengajakku?"

Naruto mengangguk tapi Hinata tetap masih belum mengerti. "Kenapa mengajakku?"

Ya, kenapa mengajak dirinya? Hubungan mereka memang sudah membaik semenjak di Osaka, tapi tidak seakrab itu untuk menikmati cheesecake berdua.

Oh. Bodohnya Hinata, kenapa dia berpikir jika mereka hanya pergi berdua, mungkin saja Naruto juga mengajak Ino dan yang lainnya.

Naruto sudah membuka mulut untuk bicara, tapi Hinata langsung menyelanya. "Apa kau sudah bertanya pada Sakura dan Ino? kurasa jika mereka bisa aku tidak keberatan."

Naruto menutup kembali mulutnya dan terdiam sesaat. Apa itu artinya gadis ini tidak mau hanya pergi berdua dengannya saja? penolakan tidak langsung?

"Tidak, aku tidak mengajak mereka, hanya kau." sahut Naruto dengan lirih.

Hanya dirinya? benar-benar hanya dirinya?

"Kenapa?" pertanyaan itu lagi.

Naruto ingin sekali mengatakan hal praktis seperti Sakura dan Ino tidak suka cheesecake tapi Naruto tidak tau hal itu, Hinata yang lebih tau.

MagneticTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang