Hai
Lanjut lagi ya
.
.
.
Putri kini menyandarkan kepalanya ke pundak Chanyeol dengan tangan yang di genggam erat oleh tangan Chanyeol. Suaminya itu bahkan menghangatkan tangan putri dengan meniupi nya dan memasukkan nya ke dalam saku jaket yang dipakai oleh Chanyeol. Seolah tak akan mengijinkan sedikit angin pun untuk mengusik kenyamanan dan kehangatan tubuh istri kesayangan nya itu sekarang.
"Sayang.. masuk aja yuk, disini udah tambah dingin sekarang"
"Belum pengen masuk Chan.. aku masih pengen disini dulu, di dalem sumpek.. aku gak betah"
"Ahh.. ya udah.."
"Chan.. aku kangen sama arsya, dia lagi apa ya sekarang"
"Kalau aku lihat dari jam nya pasti lagi ujian sekarang"
"Aku boleh telpon dia gak? Aku mau kasih semangat buat dia ujian ini Chan.. aku ngerasa bersalah karena gak bisa dampingi dia dan temenin dia belajar buat ujian kayak biasanya, gak bisa siapin makanan kesukaannya dia, atau masak makanan yang dia mau buat nemenin dia selama belajar sampai malem.. aku biasanya lakuin itu semua bertahun tahun.. rasanya aneh dan aku merasa bersalah karena aku gak bisa lakuin itu sekarang ke dia.. aku bahkan belum kasih dia pelukan dan ciuman biar dia tambah semangat ujian nya.."
"Kamu mau ketemu dia?"
Putri mengangguk kecil
"Tapi.. kalau dia kesini pasti juga susah, dia kan harus les dan belajar.. aku gak mau dia buang waktunya yang harusnya buat belajar malah harus kesini buat jenguk aku di rumah sakit"
"Kamu gak boleh bilang begitu.. masa iya anak jengukin orang tuanya kamu bilang buang waktu? Nanti aku coba cari waktu yang pas biar Arsya bisa kesini aja ya.. buat ponsel nya untuk sementara waktu memang aku sita selama dia ujian, aku mau dia konsentrasi. Aku juga selalu minta supir buat antar jemput dia kemanapun.. dan soal makanan atau apapun kebutuhan dia selama kamu disini, kamu gak usah khawatir tentang itu.. Fariz Hyung sengaja nginep di rumah sama istrinya buat jagain dan awasi Arsya. Kang ahjumma juga ada buat masak dan urusin rumah. Kamu gak perlu mikirin itu lagi"
Putri kembali mengangguk kecil
"Chan.. jangan bilang ke member EXO yang lain soal sakitku ya.."
"Aku baru mau bahas itu, kenapa kamu gak mau mereka tahu?"
"Aku gak enak aja sama mereka.. aku gak mau ngerepotin mereka di tengah kesibukan mereka masing masing. Gak apa kan?"
"Aku emang belum kasih tahu mereka. Tapi, aku yakin cepat atau lambat mereka pasti tahu. Lebih baik, kalau kita yang kasih tahu ke mereka.. kamu gak usah takut tentang itu, kita ini keluarga jadi wajar kalau mereka khawatir sama kamu yang udah mereka anggap kayak adik sekaligus kakak buat mereka sendiri."
"Ya udah.. aku ikutin kamu aja"
Chanyeol tersenyum..
"Kalau kamu ngantuk atau pengen tidur..kamu tidur aja gak masalah.."
"Iya..tapi, kamu jangan pergi.."
"Gak akan pernah sayang.."
Perlahan putri pun menutup matanya dan mulai membiarkan dirinya masuk ke alam mimpi. Reaksi obat yang begitu kuat, membuat putri lebih sering mengantuk akhir akhir ini. Dan Chanyeol sudah paham benar soal ini.
"Sleep tight babe.."
Bisik Chanyeol lirih saat dia merasakan nafas hangat putri menerpa lehernya.

KAMU SEDANG MEMBACA
ChanPuu Couple Sequel Takdir (Imagine Pcy X You) #Wattys2019
Fanfictionkehidupan rumah tangga Chanyeol dan Putri setelah menikah dan kehilangan putra pertama mereka setelah semua yang kita alami , akankah kita bahagia selamanya? ataukah kita harus kesulitan lagi? sampai akhir nafas ku.. hanya namamu yang ku sebut dalam...