62

2.5K 176 34
                                    

Ayo lanjutkan ya

aku bingung kalau di tanya arsya tuh mukanya gimana? nah, jadi.. aku coba cari balita yang menurut aku lucu imut nggemesin kayak chanyeol aja ya

salam kenal tante om... aku arsya... wkwkwkwk


Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

.

.

.

"Mommy balucan angis ya sama papah?"

"Enggak sayang, mommy pilek ketularan papah makanya kita berdua begini"

"Mommy, jangan pelgi pelgi lagi. Alca tatut di cini cendilian mommy. papah datengnya malam alca tatut mommy"

"Iya sayang, mommy gak akan pergi lagi. Mommy janji"

"Peluk donk mommy nya"

Arsya memeluk putri lagi setelah mendengar ucapan chanyeol. Dia tidak melepaskan pelukan nya dari putri sedikitpun

"Alca antuk mommy"

"Ya udah Arsya bobok aja ya sayang"

putri memeluk arsya dan menggendong nya sambil menina bobok kan arsya, sementara chanyeol justru menatap putri dengan penuh khawatir karena luka pembedahan putri yang belum sepenuhnya pulih malah ditambah dengan putri yang harus menggendong arsya seperti ini. jelas terlihat jika putri sedikit meringis kesakitan, tapi dia tetap membopong putra kecilnya itu sambil menatap chanyeol untuk meyakinkan bahwa dirinya baik baik saja.

.

.

.

--Skiipp--

setelah berpamitan dengan ibu pengurus panti asuhan, putri chanyeol dan arsya akhirnya pulang. bukan ke rumah mereka melainkan ke rumah mamah park. putri berniat untuk menitipkan arsya sejenak ke rumah mamah park selama kondisinya belum sepenuhnya kondusif. dia khawatir hal semacam ini akan terjadi lagi secara tiba - tiba.

arsya yang tentu saja awalnya menolak hal itu, akhirnya bisa menerima setelah mendapat rayuan seribu coklat dari kakek nenek nya. juga bepergian ke taman bermain sehari penuh jika dia mau menginap di rumah mamah park.

"mommy... nanti bawain coklat yang kotak besaaaarrr ya?"

"iya sayang, nanti mommy bawain. baik baik sama nenek sama kakek ya? jangan nakal dan makan yang teratur"

"cip mommy"

.

"maaf ya mah, aku harus nitip arsya disini. rumah masih gak karuan, aku gak bisa bawa arsya pulang dalam kondisi rumah yang masih kacau. nanti dia pasti stress."

"mamah tahu kok puu, kamu tenang aja. beresin rumah kalian dulu sementara arsya disini"

.

.

.

putri menghempaskan tubuhnya ke ranjang setelah dia mengurus rumahnya yang benar benar dalam keadaan sangat kacau. chanyeol sampai merinding melihat bagaimana mengerikannya malam itu ketika hyun jae merangsek masuk ke dalam rumah mereka. ada banyak bekas peluru dan juga barang barang mereka yang rusak.

chanyeol sengaja meminta kang ahjumma untuk membereskan kamar mereka terlebih dahulu agar putri bisa beristirahat, mengingat kondisi fisiknya yang selama dua hari ini sama sekali tak di istirahatkan. putri benar benar sangat lelah hingga tertidur di ranjang itu tanpa sadar.

.

.

.

--Skipp--

putri merasakan kepalanya sudah tak berada di atas empuknya bantal yang menjadi alas tidur kesukaannya. melainkan sudah berganti menjadi sebuah dada bidang yang terasa naik turun karena alur nafas dari pemiliknya. aroma yang begitu familiar menyeruak indera penciumannya hingga dia ingin kembali terhanyut salam mimpi indahnya.

"hmmhh chan..." 

"ya sayang, aku disini"

"kamu... gak tidur?"

tanya putri dengan mata yang masih terpejam dan kesadaran yang belum penuh dalam dirinya

"belum, aku masih belum bisa tidur"

"kenapa?"

"ini... masih sakit?"

"sedikit"

tubuh chanyeol mulai bergerak dan putri pun sedikit terbangun dari posisi nyaman nya saat ini.

cupp

sebuah ciuman mendarat di dada putri, dimana ada perban tebal yang menutup bekas luka itu

"kamu buat aku sangat terluka sayang, aku hancur lihat kamu kayak begini"

"maafin aku"

cupp

chanyeol menciumi lagi dada putri dan beberapa bagian tubuh putri yang terdapat luka disana. entah goresan atau luka yang lain. putri sendiri hanya diam sambil mengusap rambut chanyeol yang terus menciumi dirinya.

"aku cinta kamu. jangan terluka lagi"

.

.

.

LANJUT?

VOMMENT JUSEYO

ChanPuu Couple Sequel Takdir (Imagine Pcy X You) #Wattys2019Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang