194 (FINALLY GONE)

1.4K 115 36
                                    

Hai

.

.

.

"Aahhhkkk.."

Brukk

Chanyeol jatuh terduduk dengan memegang bagian dadanya yang terasa sangat sakit.

"Papaaahhh.. masih lama gak? Arsya udah kebelet pipis nih"

"B-bentaarr"

Chanyeol berusaha untuk bangkit dan berjalan menuju ke arah pintu dengan sedikit menyeret langkahnya.

Cklek

"Papah kok lama banget sih? Abis pup ya? Apa abis ngapain hayooo"

Canda Arsya tanpa memperhatikan wajah Chanyeol yang tampak sedikit memucat.

"Kamu tuh ya, bisa bisanya malah ledekin papah begitu. Ya papah mandilah, kamu pikir papah lagi arisan di dalem kamar mandi?"

"Hahahhahahah... Papah lucu"

Arsya tertawa dan langsung merangsek masuk ke dalam kamar mandi sementara Chanyeol yang tahu pintu kamar mandi sudah tertutup rapat kini mulai kembali sdidkit meringis. Dia menatap ke arah putri dengan senyum tipis dan mendekat ke sisi istrinya.

"Aku rasa hampir waktunya kan sayang? Hehehe.. kamu tahu waktu yang tepat dan cara yang tepat untuk mengajakku bersamamu"

Gumam Chanyeol menyentuh tangan putri sambil tersenyum kecil. Dia mengecup kening putri lembut dan mulai duduk sambil menatap lekat ke wajah putri yang masih saja tidur.

"Setidaknya bangunlah sayang... Hanya sekali saja, cukup sekali untuk mengucapkan salam perpisahan pada anak kita dan juga untuk memberitahu padaku bagaimana aku akan memperlakukan mu setelah ini"

.

.

Malam mulai menjelang dan Arsya tertidur di samping ibunya sementara Chanyeol berada di sofa panjang dekat televisi di ruangan inap putri malam itu.

"Sya.. Arsya.."

"Ehmm.."

"Bangun nak, ini udah hampir larut malam.."

"Papah mau pulang? Biar Arsya telponin supir ya"

Tawar Arsya dengan mata yang masih terpejam, dan suara yang serak

"Harusnya papah yang minta kamu buat pulang ke rumah sayang. Ini udah malam dan besok kamu mesti kuliah juga ke kantor untuk bekerja. Ayo bangun dulu dan pulang ke rumah..."

"Arsya masih mau disini jagain mami pah.. mending papah aja yang pulang dan istirahat di rumah. Boleh ya pah? Please pah.."

Chanyeol menghembuskan nafas panjang dan tersenyum lembut

"Oke.. tapi besok subuh kamu pulang buat siap siap ke kampus dan kantor, biar papah yang balik kesini subuh besok"

"Iya pah, aku janji.."

Chanyeol mengangguk dan mencium wajah putri tanpa terlewat sejengkal pun. Dari bibir, hidung, mata, dan bahkan kedua tangan putri.

"Kalau gitu papah pulang dulu ya, kalau ada apa apa kamu harus dan wajib untuk langsung telepon papah dan kasih kabar sama papah."

"Iya pah, Arsya janji.."

.

.

--skiipp--

Chanyeol memasuki kembali rumahnya setelah beberapa lama tak lagi masuk ke rumahnya, dari mulai liburan romantis nya bersama dengan putri yang berakhir dengan putri yang sekarang masuk ke rumah dengan dan kondisinya kritis.

ChanPuu Couple Sequel Takdir (Imagine Pcy X You) #Wattys2019Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang