Hai
Lanjut
.
.
.
Waktu terus berlalu hingga beberapa bulan telah berjalan dan kemoterapi putri sudah selesai dilakukan, kondisi putri juga mengalami sedikit peningkatan setelah dilakukan tes darah pada dirinya.
Chanyeol dan Arsya sendiri bisa menghirup nafas lega setelah mereka tahu bagaimana perkembangan kesehatan putri. Makanan yang dikonsumsi oleh putri pun jauh lebih ketat dari sebelumnya. Semuanya harus buatan rumah dengan bahan bahan pilihan yang bahkan Chanyeol sendiri rela untuk berbelanja dan memilih langsung apa yang bisa di konsumsi oleh istrinya
Bukan sekali dua kali putri memuntahkan isi perutnya setiap kali ada makanan yang masuk ke dalam tubuhnya. Bahkan Chanyeol harus memutar otaknya ribuan kali untuk bisa memberikan nutrisi yang cukup selama masa pengobatan istrinya
Seperti pagi ini..
"Hooekk.. hoekk.. "
Dengan tubuh lemas dan wajah yang pucat, putri sudah menunduk di kloset dan mengeluarkan semua isi perutnya yang bahkan tak banyak menampung makanan
Chanyeol kini dengan setia menunggu dan memijit tengkuk putri untuk membuat istrinya jauh lebih lega
"Keluar aja Chan"
"Udah gak apa apa"
"Kamu masih makan, nanti kamu jijik kalau lihat aku muntah begini. Keluar aja Chan.."
"Mana ada aku jijik sama istri aku sendiri sih sayang. Udah gak apa, keluarin aja semuanya.. aku tungguin disini kok"
Ucap Chanyeol yakin dan terus memijit tengkuk istrinya dan juga mengelus punggung putri perlahan
Putri pun hanya menurut dan kembali mengeluarkan isi perutnya. Sementara, di lantai bawah.. Arsya yang mendengar ibunya kembali muntah kini memijit pelipisnya
"Mami harus makan apa ya"
Gumam Arsya lirih sambil menatap ke berbagai makanan yang tersaji di atas meja. Sampai akhirnya dia terpikir satu ide.
"Ahjumma.. apa ahjumma bisa buat kaldu sayuran?"
"Kaldu sayuran?"
"Iya.. beri daging sedikit dan banyak sayuran nya untuk di buat kaldu yang bisa di makan sama mami.."
"Oh... Bisa tuan muda"
"Tolong buatkan itu untuk mami, saya mau ke atas dulu lihat mami dulu"
"Iya tuan muda"
Arsya meninggalkan kang ahjumma dan segera naik ke atas menuju kamar orang tuanya. Dia tak ingin meninggalkan sang ibu untuk bekerja hari ini, terlebih dia memiliki jadwal kuliah juga yang agak padat dan memaksa dirinya untuk sering berada di luar rumah
Tok tok tok
Cklek
"Paahh.."
"Masuk sya"
"Mami gimana? Masih gak enak perutnya?"
Putri hanya mengangguk sambil meringkuk di ranjang dengan Chanyeol berada di sampingnya
"Kamu kok belum berangkat ke kampus?"
"Arsya khawatir sama mami"
"Mami gak apa apa kok sya, udah biasa juga mami kayak gini kan?"
"Iya, lagian ada papah juga di rumah buat jagain mami kamu.. kamu berangkat aja sekarang biar gak terlambat"
"Mami yakin gak apa apa?"

KAMU SEDANG MEMBACA
ChanPuu Couple Sequel Takdir (Imagine Pcy X You) #Wattys2019
Fanfictionkehidupan rumah tangga Chanyeol dan Putri setelah menikah dan kehilangan putra pertama mereka setelah semua yang kita alami , akankah kita bahagia selamanya? ataukah kita harus kesulitan lagi? sampai akhir nafas ku.. hanya namamu yang ku sebut dalam...