MLIS 7

9.1K 938 18
                                        

Prilly sudah berada di lobi hotel. Beberapa kali ia menoleh melihat Ali ketika mendengarnya bersin. Selama perjalanan cuaca malam yang dingin ditambah AC bus membuat Ali seperti itu. Hal tersebut terjadi juga karena dirinya.

~

Ali kembali asik menatap keluar jendela. Ia mendengar suara disebelahnya tentu saja itu Prilly. Ali beberapa kali merasakan  gerakan Prilly karena menyenggol lengannya.

Ali menoleh melihat kegiatan Prilly yang menggoyangkan kakinya dan menggosok tangannya. Dress yang digunakan tak menutup kakinya membuat Ali akhirnya melepas jaketnya.

Prilly terkejut ketika jaket tersebut mendarat dipahanya.

"Dingin kan, ini pakai aja," ucap Ali pelan membuat Prilly tersenyum kecil.

"Ehm, mister dinginkan, ga usah!"

"Ehm, ya, dingin tapi aku merasa ga tenang mendengar kegiatan kamu!" seru Ali membuat Prilly diam.

"Oke, kita ngobrol aja, biar Mister Kalag ga kedinginan jadi sedikit melupakan bahwa sebenarnya sekarang itu dingin dengan ngobrol!" ucap Prilly santai.

"Ogah, kita ga punya bahan untuk ngobrol!"

"Ih, ada tahu, banyak malah!" elak Prilly membuat Ali tak habis pikir.

"Kits ngobrol liburan kita aja, atau kegiatan kita tadi selama di ching mai, oh atau foto foto kita di sana atau pas kita di Pattaya!" ucap Prilly cepat.

"Bentar aku buka dulu ya mister!" seru Prilly cepat merogoh kantongnya dan mengeluarkan handphonenya.

"Yahhh, mati handphonenya, mister punya power bank!" ucap Prilly pelan.
"Punya tapi ga akan dipinjamkan karena pasti habis itu mulut kamu itu ga bisa diam!" ucap Ali cepat membuat Prilly cemberut.

"Oh aku tahu, kita bahas tour romantis kita!" seru Prilly cepat mengambil tasnya dan membongkar bukunya khusus ia tempel foto.

"Nope, aku ga pernah mengiyakan ajakan itu!" seru Ali santai.

"Biar ga dingin tahu!" seru Prilly lagi membuat Ali menoleh memperhatikan kegiatan Prilly.

"Ini! ini foto aku, kenapa ada foto aku di buku kamu?" tanya Ali kesal.

"Ehm, lihat donk ini judulnya Tour romantis ala Prillyasa bersama Alifiandra, jadi harus ada foto kamu donk!" seru Prilly santai sambil menempel foto yang belum selesai ia tempelkan.

Ali merebut buku tersebut cepat melihat foto dan kalimat kecil di foto tersebut.

kegiatan unik Mister Kalag....

Mister dari belakang manly banget!

Ali terdiam melihat foto tersebut, kapan ia tersenyum seperti itu sambil menatap jendela, kapan ia dipotret dari belakang seperti ini dan lebih parahnya bisa terpotret dengan indah oleh si kurcil berisik disebelahnya.

"Kenapa? bagus ya? mister harus sering sering senyum kayak gitu membuat mood lebih baik jadi kamu ga bad mood terus!" seru Prilly santai membuat Ali menghela nafas panjang.

"Kamu jangan mengganggu privasi orang, paham, jangan mengambil foto diam diam!" seru Ali kesal.

"Nggak diam diam kok, ga ketahuan aja kemarin, ini kan udah aku tunjukkin, mister bagus kayak gini cakep, 180 derajat beda!" seru Prilly ceria membuat Ali kesal

"Aku ga perlu diceramahi!"

"Aku ga ceramah, aku memberi saran pada mister Kalag, dituruti atau tidak terserah mister, ya kan, kalau kayak gini jadi 360 derajat, balik lagi ga oke!" ucap Prilly santai tersenyum manis pada Ali. Ali terdiam dan akhirnya mengetuk kepala Prilly dengan buku yang ia ambil tadi.

My Love Is A Stranger (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang