Aku sampai dirumah orangtuaku,
ibukku menangis melihat kehadiranku dan ayah hanya menatapku dari kepala sampai kaki kemudian memelukku."Apa kau sudah lebih baik sekarang?"
ayahku menanyakan keadaanku
"Sudah"
dengan senyum palsu yang tercipta diraut mukaku, aku menyawabnya.Tentu saja Aku berbohong, bukan menjadi lebih baik tapi aku menjadi lebih buruk.
Tidak mendapatkan Yoongi yang diinginkan.
Menjadi seorang monster yang bergantung pada antidepresan sialan.
Antidepresan menjadi teman paling berharga saat ini.
Aku melepas pelukan ayah dan beralih pada ibuku.
"Eomma, berhentilah menangis melihatmu menangis membuatku ingin ikut menangis"
"Gadis bodoh, kenapa kau menahan semuanya sendiri. Kau bisa berbagi kesedihanmu dengan ibu"
Aku rasa keluargaku sudah mengetahui kisah rumah tanggaku.
"Aku yang datang tanpa air mata saja membuat Eoma menangis bagaimana jika aku datang dengan air mata mungkin kau akan pingsan, Eoma"
aku terkekeh menjawab ocehan ibuku
"Dasar gadis nakal"
Aku tertawa singkat dan tiba-tiba ada yang memeluk kedua kakiku.
Jia memeluku sambil berteriak girang
"Eoma, sudah selesai liburannya, kenapa lama sekali, kenapa Jia ditinggalkan"
Liburan???
Aku tidak mengerti sesaat dan dalam sepersekian detik aku menyadari. Mereka mengatakan aku liburan. Ingin aku tertawa saat ini.kebohongan yang dibuat para orang dewasa benar-benar luar biasa.
"Maafkan eoma, kau merindukan eomma?"
aku menyamakan tinggiku dengan anak itu dan menggendongnya."Eung, saat eomma tidak ada aku sering menginap dirumah nenek, dan aku juga pernah menginap dikantor Appa beberapa kali, aku selalu bermain bersama teman-teman Appa saat dia pergi bekerja... "
Jia menceritakan semua hal dengan semangat.
"Oh iyaaa Nam Joon ahjussi sering membelikanku boneka dan mengajakku makan ice cream, lalu Jung Kook ahjussi dan Taehyung ahjussi sering mengajakku bermain video game, Jin ahjussi dan Hoseok ahjussi juga sering maen kerumah dan Jimin oppa selalu menemaniku saat dikantor Appa, Haera unni juga sering mengajakku jalan jalan dan bermain"
Aku hanya mengangguk dan tersenyum menanggapi cerita Jia yang sangat bersemangat.
Terimakasih teman-teman sudah menjaga Jia saat aku tidak ada.
Lalu apa yang Yoongi lakukan dia tidak ada dalam cerita Jia.
Dan tunggu disaat semua dipanggil Ahjussi kenapa hanya Jimin yang dipanggil Oppa?"Apa Jia bahagia bermain bersama mereka?Lalu kenapa kau memanggil Jimin Oppa?"
Aku menanyakannya karena aku penasaran."Iyaaa.. tapi jika eoma ada disini pasti akan lebih seru lagi.
Aku akan menikah dengan Jimin oppa saat sudah besar nanti."Aku terkejut saat dia bilang ingin menikah dengan Jimin. Tapi bahagia dia ingin menikah dengan laki lakibyang hangat dan ceria tidak seperti ayahnya yang sedingin es.
"Haha saat kau sudah dewasa nanti mungkin Jimin oppamu itu sudah tua sayang."
Jia mengerucutkan bibirnya.
"Tidak apa-apa, setidaknya aku akan mencari laki-laki seperti dia. Laki laki yang sangat baik, selalu menemani Jia, dan selalu membuat Jia bahagia."wajahnya berbinar-binar menceritakan sesosok Jimin.
"Lalu, apa yang kau lakukan dengan Appa, sayang?"
"Tidak ada, dia hanya bekerja pulang dan pergi saat Jia tidur dan selalu sibuk"
Min Yoongi sialan. Jika dia tidak bisa mencintaiku dengan tulus Setidaknya bermainlah dengan anakmu. Batinku dalam diam.
Aku tidak paham dengan kelakuan ayah anak ini. dia memang benar-benar sibuk atau dia bermain dengan perempuan tadi?.
Pikiranku kemana-mana lagi. Bisa bisa aku hilang kendali jika terus memikirkan Yoongi.
-
-
-“Jia mau ikut ke Apartement eomma yang baru? dan bermain sama eomma sepuasmu? Eomma masih memiliki waktu libur selama satu minggu sebelum kembali bekerja."
"Benarkah, tentu saja mau, belikan ice cream yah eoma??"
Aku mengangguk dengan senyum semanis mungkin.
Drrt drrt ~
Handphoneku bergetar didalam saku celanaku, ada sebuah pesan dari Yoongi
Line
19.56
Yoongi : Sua, kau dimana? Ada waktu sebentar?19.58
Sua : Dirumah orangtuaku, aku lelah Yoon mungkin besok pagi saja.
Sua :Oh iya, malam ini Jia akan menginap di Apartementku20.00
Yoongi : Kenapa tidak pulang kerumah kita saja sih?
Yonggi : aku merindukan kalianBerusaha melupakan kejadian yang tadi, dan tidak membayangkan yang tidak-tidak seperti yang Jimin minta.
20.01
Sua : maafkan aku Yoon20.02
Yoongi : apa hubungan ini masih bisa kuperbaiki?Kau hanya perlu memperlakukan ku dengan baik, mungkin aku akan kembali tanpa membawa luka yang masih berbekas dihatiku Yoon.
20.05
Sua :akan ku pertimbangkan.
Sua : good night :*

KAMU SEDANG MEMBACA
Love is not over
FanfictionCinta tidak berakhir sendirinya, cinta berada dalam diri manusia yang sulit diartikan. Berada disekitarnya belum tentu memiliki cintanya. Selalu ada untuknya belum tentu ada di hatinya. Tidak harus dipahami cara kerja cinta, menjadi cukup dan ber...