Chapter 32

32.1K 2.6K 34
                                        

Jungkook menghela napas panjang, rasa gugup mulai melingkupi dirinya, sudah beberapa kali namja manis itu menatap dirinya didepan cermin, mematut penampilannya apakah sudah rapih atau belum? Namja manis itu terlihat gusar ditempat duduknya, bibir bawahnya ia gigit berkali-kali berharap rasa gugup itu akan hilang perlahan-lahan. Tapi saat dirinya melirik kearah jam yang menunjukkan acara akan segera dimulai rasa gugup dan gelisah itu semakin menjadi dalam dirinya, jujur ia senang hari ini datang, tapi ia juga tak bisa bohong kalau hatinya berdegup kencang lantaran terlalu takut jika nanti acaranya tidak berjalan lancar.

Pintu kamar itu terbuka, mengalihkan atensi namja manis itu yang masih bergerak gelisah sedari tadi. Namja manis itu tersenyum kala mendapati sosok cantik itu mendekat kearahnya, gaun yang yeoja itu pakai begitu serasi dengan tubuhnya yang ideal, rambutnya tertata rapih dan ia biarkan tergerai begitu saja. Yeoja itu adalah Saeron karna sesuai apa yang dikatakan Taehyung beberapa hari lalu, jika ia akan mengundang yeoja itu dalam acara pernikahannya meski harus bertukar argumen terlebih dulu dengan pamannya yang sempat tak mengizinkan Saeron kembali ke Seoul, tapi karna beberapa kali namja itu membujuk sang paman dan beralasan jika acara ini adalah acara keluarga yang begitu besar maka dari itu sang paman tidak bisa menolak keinginan Taehyung. Dan disinilah Saeron sekarang, yeoja itu tersenyum hangat kearah Jungkook yang juga tersenyum padanya.

Saeron mendekati namja manis itu, ia berdiri dibelakang Jungkook lalu memegang kedua pundaknya.

"Tak perlu khawatir oppa.. semuanya akan berjalan baik." Jungkook menghembuskan napas beratnya lalu mengangguk kecil.

"Ngg.. bagaimana penampilan ku Saeroniie? Apa tampilan ku terlalu menor atau---"

"Kau sempurna oppa. Kau cantik, manis, dan imut. Ku yakin si alien akan semakin jatuh cinta melihat mu saat menuju altar nanti." Mendengar perkataan Saeron, setidaknya Jungkook bersyukur karna itu mampu mengurangi rasa gugup yang sejak tadi menghampiri dirinya. Sekali lagi Jungkook tersenyum memandang dirinya didepan cermin, hari ini begitu cepat terjadi dan seakan mimpi  baginya, bahkan rasanya hari-hari sebelumnya begitu lambat bagi Jungkook. Ia tak menyangka hari ini akan datang, hari dimana ia akan menyandang status sebagai Nyonya Kim.

Kim Jungkook.  Ahh.. rasanya ia masih tak percaya jika nanti marga namanya akan segera berubah.

"Oppa.. sekarang kita harus pergi, sebentar lagi acaranya akan dimulai."

* * *

Yang Taehyung rasakan sekarang tak berbeda jauh dengan apa yang dirasakan Jungkook, namja tan itu sedari tadi hanya bisa mengenggam kedua tangannya yang mulai terasa dingin, Jimin yang sejak tadi melihat kelakuan Taehyung hanya bisa mendengus geli, tapi rasanya saat ia menikah dengan Yoongi, ia tak sampai gugup berlebihan seperti Taehyung, menurutnya bos sekaligus sahabatnya itu terlalu lebay. Padahal setiap hari ia akan bersikap acuh saat menghadapi apapun, tapi ini sangat berbanding terbalik seperti hari biasanya.

"Yak!! Bisakah kau diam!! Sejak tadi kau terus saja bergerak seperti cacing kepanasan!!" Taehyung mendelik pada Jimin, yang tengah menatapnya datar. Sudah terlalu jengah Jimin melihat perilaku Taehyung yang tak mau diam, padahal yang menginginkan pernikahan ini cepat terjadi adalah namja itu sendiri tapi yang gugup sampai setengah mati malah dirinya. Aneh kan? Dasar alien.

"Aiishh... kau ini!! Aku itu sedang gugup tahu!!" Ujar Taehyung sarkastik. Jimin hanya merotasi matanya malas.

"Salahmu sendiri yang menginginkan pernikahan ini cepat terjadi, padahal aku tahu kau itu belum siap sama sekali. Seharusnya kau memikirkan nya lagi matang-matang, jadi tak perlu membuat ku kerepotan karna harus kesana-kemari menyiapkan segala resepsi acara ini." Gerutu Jimin, ia memandang sengit kearah Taehyung yang hanya menunjukkan senyuman kotaknya tanpa rasa bersalah sedikit pun. Sebenarnya Jimin sempat berpikir, siapa yang akan menikah disini? Dia atau Taehyung? Pasalnya yang dibuat kerepotan sejak hari pertama saat Taehyung mengatakan akan menikahi Jungkook hari senin mendatang adalah dirinya, Jimin yang sibuk kesana-kemari mencari ini itu untuk keperluan acara pernikahan Taehyung, sedangkan namja itu hanya duduk manis ditempat kerjanya dan hanya berpartisipasi saat fitting baju bersama Jungkook. Jika saja Jimin bisa menolak perintah itu, mungkin ia sudah menolak nya mentah-mentah sejak hari itu juga tapi karna Taehyung mengatakan jika ia akan bertanggung jawab atas persalinan Yoongi yang tengah mengandung anak keduanya, ia harus menyetujui hal itu. Taehyung benar-benar pintar untuk membuatnya menuruti apa perintah dirinya.

Mr. KimTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang