Hai lagi! Karena topik ini yang paling banyak diminati, jadi aku akan bahas soal ini! Yeeey!
Oke, yang PALING HARUS KITA HINDARI saat membuat cerita adalah plagiarisme. Setuju?
Plagiat itu bisa dalam banyak hal seperti plagiat alur, scene penting, scene kecil, nama, quotes, dan lain-lain. Jadi kita kudu hati-hati kalau gamau dicap plagiat, ok?
Tapi bukan itu yang akan kita bahas hari ini.
Oke, pertama ...
Eh, pakai angka aja deng, biar gampang.
1. Pembuka yang Mainstream.
Alarm bising membangunkanku. Padahal aku habis mimpi ketemu bias yang ngajak ke sekolah bareng.
Eh?! Sekolah?!
Sontak mataku melototi jam. Sudah jam 7! Siyalan! Hari ini kan hari pertamaku masuk SMA! Arrghhh mengapa tidak ada yang membangunkanku?!
Terpaksalah aku tidak mandi dan segera memakai seragam SMA baruku.
Dan terpaksalah parfum Victoria Secret KW yang kubeli di pasar kaget kupakai banyak-banyak.
Saat tengah berlari, aku tak sengaja menabrak cogan. Kulitnya putih, tinggi, dan mata tajamnya menatapku berang. Hidungnya....
Males ah deskripsinya, pokoknya dia cogan! Udah, titik.
"Lu jalan pakek mata!"
Aku pun terpaksa nyolot untuk menutupi rasa malu yang menyergap. "Gua jalan pakek kaki. Gimana sih lu."
Setelah itu aku mengabaikannya dan masuk ke gerbang tanpa mempedulikannya.
Siyalnya, saat upacara, aku baru tau kalau cogan jahat tadi ternyata adalah ketos songong.
Mereka memanggilnya dengan sebutan Fai, ketua Fai.
Padahal nama lengkapnya adalah Fampiks.
Ini adalah yang kuhindari, pembukaan yang mainstream.
Ada lagi.
Hai, semua! Saya Saya! Iya, kamu nggak salah baca, nama saya memang Saya. Nama lengkap saya Sayayanda! Tapi teman-teman saya biasa memanggil saya Saya! Tinggi saya 140 m.
Eh maaf, saya typo. Jadi saya 140 cm. Iya, kata Mama saya, Saya memang pendek, meski begitu saya suka makan sayur dan mimpi saya setinggi bintang.
...aku berusaha nahan tawa daritadi yalord. Receh amat aku.
Monster bertaring yang menaiki pegasus itu mengejarku. Tidak! Dia akan menangkapku.
"BANGUN!"
"alamak aku telat bangun, mak!"
"Iya, ini makanya mamak bangunkan!"
Mamak pergi dari kamarku, sementara aku merasa ada sesuatu yg aneh dengan mimpi barusan.
((Opening fantasi yang klise))
2. Pengulangan.
Pagi ke-1.
"Selamat pagi, Bunda dan Papa!"
Papa tersenyum, sedangkan Bunda mengoles selai ke roti untuk sarapan kami.
"Duduk, Saya. Makan yang tenang ya, pagi ini."
Pagi ke-2
"Saya, pagi, Nak," sapa Papa.
Aku menjawab dengan lemas. "Pagi, Pa, Bun."
KAMU SEDANG MEMBACA
DAYDREAM [Random Book]
AcakReality is hard, so what's wrong with a little daydream? *** Cindyana, 2017
![DAYDREAM [Random Book]](https://img.wattpad.com/cover/108310363-64-k976543.jpg)