Oke, oke, oke. Tolong baca dulu penjelasanku sebelum kalian mikir kalau aku memang nulis yang aneh-aneh dulu.
Aku berencana publish cerita ini di Daydream, sebagai bahan lawakan (woi). Namun aku mendadak teringat kalau cerita ini dulunya adalah fanfiction terakhir Hai Miiko yang aku tulis. And actually, cerita ini tidak tamat di note facebook. Hanya sampai chapter 9, penuh drama lala-lala.
Tapi, tapi, tapi! Cerita ini juga sekaligus adalah CERITA TERAKHIR yang kutulis sebelum menulis dengan serius. Iyap, betul sekalee, jadi setelah menulis cerita ini, aku hiatus dari dunia tulis-abal kira-kira setahun, sebelum akhirnya aku menulis Piya.
Got it? Got it? Jadi, SEHARUSNYA sih cerita ini masih layak dibaca (?)
^ Mendadak, aku sangat ragu dengan apa yang akan terjadi di chapter ini.
Oh ya, perlu dicatat juga kalau aku belum re-read, karena total cerita ini ada 9 biji dan membacanya tanpa langsung ngetik komentarnya agak ngerepotin. Jadi kupikir, lebih baik aku langsung baca dan komen saja seperti kalian.
Baiklah, jika aku berusaha mengingat-ingat tentang alur cerita ini, cerita ini bercerita tentang Yamada Miiko yang punya panggilan YaMii oleh teman-teman dekatnya (cuma disingkat dong, tolong). Saat umurnya 5 tahun, ada tsunami besar yang menghantam Tokyo, lalu menyeret YaMii ini ke suatu daerah pelosok.
DAN, SAUDARA-SAUDARI-READER-READER-ku tersayang, tiba-tiba aku ingat ada satu lagi yang membuat cerita ini SUPER malu-maluin dan tidak layak dipajang di Full of Fools.
YaMii mengalami amnesia akibat benturan keras di kepalanya [HAH, LAGI, CIN? SERIOUSLY?]
Lalu aku jadi mengerti mengapa Piya bisa melupakan masa lalunya dengan Tazu. Iya, itu karena EMAKNYA hobi nulis soal amnesia-lupa ingatan-tidak ingat-omigatlupa atau sejenisnya.
Lalu, akan ada drama super cringe yang bakal bikin kalian mikir kayak ...
What? Apa yang baru saja kubaca?
Dan lewat ingatanku yang super tidak jernih, seingatku DYBFL (Do You Believe First Love?) adalah cerita fanfiction Hai Miiko buatanku yang paling populer. Kalau nggak salah 50+ like di akun pribadiku dan 150+ di fanbase Hai Miiko.
(Dulu bagiku angka segitu sudah sangat banyak. Well, walau bagiku masih banyak sih, wkwkwkwk.)
Menurut tanggalnya, cerita ini pertama kali dibuat pada tanggal 17 Mei 2012 dan berhenti kutulis pada tanggal 31 Juli 2012.
DAN SUMPAH, TAHU NGGAK? AKU NGERASA BERSALAH BANGET KARENA UPDATENYA KELAMAAN.
///sekarang aku beneran merasa bersalah karena gantungin cerita dengan jangka waktu tahunan *woi*///
Tapi aku mengerti perasaan paus kecil dulu. Aku menganggap itu sangat lama karena dulu aku pernah bikin satu cerita hanya dalam satu hari. DICATAT ya! Bukan cerpen!
DAN SUMPAH DULU AKU PUNYA BANYAK BANGET WAKTU BUAT NULIS ABAL.
Memang sih, hanya 500-an kata + abal + tamatnya nggak sampe 10 chapter. //sama aja ga sih kayak aku nulis 5000 kata perchapter dulu? wkwkwkw///
Oke, karena aku sudah harus memberikan penilaian pada diriku sendiri, maka note panjang-lebar-tinggi ala volume balok-nya Alenna akan aku hentikan sampai di sini. Nanti di chapter 9 aku akan berikan penilaian dari satu sampai sepuluh.
Total chapter untuk bahas cerita gajelas ini akan menghabiskan 10 chapter (sudah ditambah ini). Aku tahu terlalu banyak, karena seingatnya aku menulis itu lumayan panjang.
Dan buat yang nggak mau baca, silakan diskip sajaa! Atau request apa gitu, biar aku tahu harus ngapain.
(((Ketahuan nggak ada konten buat Daydream)))
Seperti biasa [bold + italic = Bolditalic] adalah komentar paus zaman now.
See you in the chapter one!
OH IYA, WARNING! SIAPKAN KANTONG PLASTIK BUAT MENAMPUNG KENISTAAN PAUS ZAMAN DULU. THANKYOU!
Cindyana yang sepertinya akan meratakan mukanya seperti Slenderina.
KAMU SEDANG MEMBACA
DAYDREAM [Random Book]
SonstigesReality is hard, so what's wrong with a little daydream? *** Cindyana, 2017
![DAYDREAM [Random Book]](https://img.wattpad.com/cover/108310363-64-k976543.jpg)