Hallo Epribadiiii!!!
Maap yak Vero udah dua minggu puasa update. hehehe
ya.. kalian tahulah kenapa? itu karena saya kena WB alias Writer Block dan syukurlah akhirnya wabah itu tidak berlama-lama menjangkiti saya. thanks alot buat Jejen (Jenny) yang udah ngasih referensi buku yang bejibun (ampe bingung mau mulai baca yang mana) dan thank you bingits buat kalian yang terus kasih semangat dan senantiasa masih setia sama Pero-Emi.Part ini akan sedikit mengejutkan. tapi semoga masih seru ya untuk dinikmati.
Love,bebyZee
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Well you only need the light when it's burning low
Only miss the sun when it starts to snow
Only know you love her when you let her goOnly know you've been high when you're feeling low
Only hate the road when you're missin' home
Only know you love her when you let her go
And you let her goPassenger - Let Her Go
===============================
Vero berjalan dengan langkah mantap menuju pintu keluar bandara Adi Sucipto. Disinilah dia, Yogyakarta. Sebuah kota indah yang begitu tenang yang menjadi salah satu lokasi favorit wisatawan domestik maupun mancanegara untuk menghabiskan masa liburan. Tapi Vero datang tidak untuk menghabiskan masa liburannya. Tujuannya ke Yogya adalah untuk meraih cintanya yang dengan bodohnya telah ia lepas hanya demi ego dan kabut masa lalu yang masih betah menyelimuti dirinya. Namun pada akhirnya ia menyadari, ia menyadari bahwa tanpa wanita itu ia tidak sama. Ia tidak akan sama lagi karena seluruh hatinya telah terpaut pada dirinya. Emily..
Vero berdiri tegap sambil menunggu jemputan yang sudah disiapkan oleh Melanie sesaat sebelum ia memutuskan mencari Emily. Tujuan pertama yang akan ia tuju adalah Desa dimana Emily dan Bibinya tinggal.
"Pak Vero?" Vero menoleh ke sumber suara dan menemukan seorang pria yang tersenyum ramah padanya.
"Pak Adi?" terka Vero. Pria itu mengangguk dengan tubuh sedikit membungkuk. Vero mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan dengan pria yang akan menjadi supir selama ia tinggal di Yogya.
"Selamat datang di Yogya Pak." Ujar Pak Adi ketika Vero sudah menempati kursi penumpang di mobil yang sudah disediakan oleh cabang perusahaannya di Yogya. Adi adalah salah satu manager operasional dari cabang perusahaannya di Yogya yang hubungannya cukup dekat dengan Melanie karena masih saudara jauh.
"Kita langsung ke hotel atau bapak punya tujuan khusus?" tanya Pak Adi. Vero terdiam sejenak, fikirannya masih berputar bagaimana ia bisa memulai pencarian Emily. Apa ia langsung mendatangi desa tersebut atau memilih untuk menunggu kabar dari Beno?
"Kita ke Hotel saja Pak," putus Vero yang memilih untuk beristirahat sebentar di Hotel. Ia butuh fikiran yang tenang untuk bisa mendapatkan Emily-nya kembali.
"Baik Pak." Pak Adi mengendarai mobilnya menuju salah satu hotel berbintang 5 yang jaraknya hanya berkisar 2 Kilometer dari bandara. Vero tampak lega karena Melanie memesan hotel yang selalu ia datangi jika berkunjung di Yogya alih-alih sebuah rumah pedesaan yang sebelumnya Vero inginkan. Melanie yang kesulitan mendapatkan rumah yang bisa disewa dalam waktu kurang dari 24 jam akhirnya mengaku menyerah dan memilih memesan sebuah suite mewah di hotel tersebut.
Vero yang sudah kelelahan tampak datar-datar saja saat menerima ucapan selamat datang dari para staff hotel. Setelah melihat view yang disajikan dari suite kamarnya Vero pun merebahkan dirinya di atas ranjang king size yang nampak memanggil-manggilnya untuk segera merasakan kenikmatan saat tubuhnya rebah di atas ranjang tersebut. begitu nyaman dan tenang. Hal ini yang vero butuhkan sejak ia kehilangan Emily beberapa bulan yang lalu dan ketika ia sudah berada didalam satu kota yang sama dengan wanita itu jiwanya jauh lebih bersemangat dari biasanya.

KAMU SEDANG MEMBACA
The True Desire ( Jibran Series )
RomanceNote : Open Private Alvero Syah Jibran adalah pria perfeksionis yang mendadak hidupnya terasa hambar. ia bosan dan jenuh dengan kehidupannya setelah di tinggal adik dan Ibunya yang memilih menetap di luar negeri. tapi Vero mendapatkan sedikit hibura...