Epilog II

799 69 12
                                        

Please play the video for the background music😄

Seluruh anggota Wanna One turun dari mobil, masing-masing mengenakan pakaian hitamnya dengan rapi.

Hari itu hujan cukup deras, bumi sepertinya ikut menangis mengantar pergi kematian seseorang dan langit sepertinya ikut berbela sungkawa.

Wajah mereka tidak bisa dikatakan bahagia, mungkin judul besar di koran kemarin pagi bisa menjawab mengapa wajah mereka begitu murung.

'Kang Daniel Meninggal karena Kanker'

Yoon Jisung sudah menangis bersama dengan para maknae, Min Hyun yang berusaha tegar membantu untuk menenangkan mereka.

Ong Seungwo sendiri hanya diam, ia terlalu terpukul akan kematian sahabatnya sampai-sampai menangis saja ia tak sanggup lagi.

​Mereka berjalan bersama kearah batu nisan Daniel, prosesi pemakaman sudah dilakukan kemarin sesuai permintaan Daniel yang ingin segera dimakamkan setelah menghembuskan nafas terakhirnya.

Anggota Wanna One tidak bisa datang saat prosesi pemakaman karena terlalu banyak jumlah penggemar dan wartawan yang dapat menyebabkan keributan jika mereka datang.

Hari ini saja, masih banyak penggemar yang datang ke dalam kompleks pemakaman sehingga para anggota harus dijaga bodyguard.

​Tiga bulan Daniel berusaha melawan kankernya tetapi lagi-lagi penyakit itu menang.

Daniel meninggal saat menjalani operasi pengangkatan tumor.

Dokter berkata bahwa Daniel masih punya semangat hidup sampai diakhir hayatnya, hal itu bisa dirasakan oleh para dokter ketika masa-masa krisis di dalam proses operasi,
semangat hidup Kang Daniel benar-benar besar.

tapi sayangnya darah yang keluar lebih banyak diluar perkiraan sehingga Kang Daniel dinyatakan meninggal di tengah operasi karena pendarahan hebat.

"Kang Daniel-ssi benar-benar kuat, meskipun akhirnya ia kalah tetapi semangat juangnya untuk hidup benar-benar harus diberi penghargaan.
Saya rasa ada yang terus mendorongnya secara psikologi untuk berjuang hidup tapi sayangnya takdir tidak mengijinkan hal itu."

Begitu kata dokter ketika ditanyai oleh pihak YMC.

​Tidak ada yang menyangka hal ini, anggota Wanna One sendiri sudah tahu kanker Daniel tapi mereka tidak menyangka bahwa Daniel akan pergi secepat itu.

Penggemar mereka apalagi penggemar Daniel sangat terpukul akan kejadian itu, masih banyak yang tidak mempercayai berita itu dan tidak terima idolanya meninggal.

Tapi fakta tetaplah fakta, Kang Daniel sudah meninggal.

Acara berkabung dilakukan diseluruh penjuru Korea Selatan dan dunia, menghormati Kang Daniel untuk terakhir kalinya.

Segala bentuk bela sungkawa diberikan oleh artis dan idola dari berbagai kalangan, bahkan kematian seorang Kang Daniel menjadi trending topic di media sosial di seluruh dunia.

Kang Daniel benar-benar bintang besar, dan sekarang bintang itu telah berpindah ke angkasa karena Tuhan begitu menyayanginya.

​Jisung berjongkok dan meletakkan buket mawar putih di depan nisan Daniel.

"Niel-a apakah kamu bahagia disana?
Kuharap Kang Choding tidak membuat keributan diatas sana.
Kami disini merindukanmu, sangat merindukanmu...hiks, keceriaanmu, pesonamu di panggung, semuanya.
Kami benar-benar kehilangan itu semua, bagaimana kamu bisa meninggalkan kami?
Kami masih membutuhkan center kami. Kami bukan Wanna One tanpa seorang Kang Daniel."

Jisung tidak lagi melanjutkan omelannya karena suaranya tertelan isakan tangisnya yang begitu keras.

Ong Seungwo pun berlutut dan mengusap nisan Kang Daniel, ia mencoba bicara meskipun suaranya bergetar karena menahan sesak.

"Niel-a, apakah kamu sudah bertemu Yoora? Aku yakin kamu bahagia diatas sana karena kamu bisa bersatu dengan orang yang kamu cintai,
tolong jaga kami dari atas sana.
Sampaikan salamku pada Yoora dan berjanjilah kalian akan bahagia maka kami akan merelakanmu."

Seungwo terisak.

Kini dirinya bergeser sedikit dan meletakkan buket mawar pink di batu nisan disebelah milik Daniel, batu nisan Kim Yoora.

"Yoora-ya tolong jaga Daniel baik-baik.
Aku yakin saat ini kalian sudah bertemu dan melepas rindu. Jaga ia untuk kami, jangan biarkan Kang Choding mengacau diatas sana, aku percaya kepadamu, kuharap kalian bahagia."

Satu persatu anggota wanna one menyampaikan salam terakhir pada Daniel lalu mereka beranjak pergi.

​Ong Seungwo berhenti sejenak dan menoleh ke belakang, memandang dua batu nisan yang letaknya berdampingan, satu dengan nama Kang Daniel dan satu dengan nama Kim Yoora.

Tiba-tiba entah hanya perasaan Seungwo atau itu benar-benar terjadi, Seungwo mendengar bisikan ditelinganya bersamaan dengan angin berhembus.

Bisikan pria bersuara serak dan wanita bersuara lembut.

"gomawo."

Begitu katanya.

Dan saat itu juga hujan berhenti, matahari muncul dari balik awan, suasana menjadi begitu cerah dan hangat.

Seongwo tersenyum penuh arti,
dilihatnya langit diatas yang begitu cerah,

secerah senyum Kang Daniel dan Kim Yoora yang saat ini sudah bersama untuk selamanya.

End

Adore you {Kang Daniel ff}Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang