DUA PULUH EMPAT

3K 287 64
                                        

Sorry for typo's

Happy reading

🌸🌸🌸

"Hidup yang keliru ketika angan tanpa asa, harapan tanpa masa, serta keinginan tanpa rasa."

🌸🌸🌸

¤¤¤


Seberapa banyak kau tak faham dengan kisah baru ini, seberapa kau tak tahu jalan yang telah ditempuh disini, seberapa kau tak tahu berapa banyak rahasia dibalik semua ini.

Simpanlah pertanyaan pertanyaan itu dalam benakmu untuk sementara waktu, cukup untuk saat ini kau nikmati penuturan tentang mereka yang tengah bahagia bahagianya. Suatu saat akan ada masanya, apa yang telah rerjadi terbuka kembali.

Mari kita sama sama memahami sembari menikmati apa yang tengah terjadi saat ini, kita saksikan bagaimana takdir membawa arus kehidupan mereka hingga kini.

Matahari ada kalanya menyinari bumi, tetapi ada masanya juga ia harus bersembunyi. Meski pada akhirnya akan tetap kembali, memberi kehangatan serta sinar berseri.

-

Pernahkah kalian mensyukuri kesalahan yang pernah kalian perbuat?

Terkadang tanpa sadar kita pernah melakukannya, sebab ada kalanya kita merasa kesalahan yang ada justru memberi keuntungan pada kita. Tidak semua kesalahan memberikan kerugian, tetapi itu bukan berarti kita harus melakukan kesalahan kembali dimasa berikutnya.

Setidaknya Yoona pernah mensyukuri satu kesalahan yang ia perbuat dimasa lalu, sebab dari itulah ia bisa mengenal pria yang menjadi malaikatnya.

Jika dahulu ia tak pernah mencoba bunuh diri, akankah ia bisa bertemu Sehun dirumah sakit seperti kala itu? Memang tidak ada yang tahu bagaimana cara Tuhan mengatur segala kehidupan, sebab Dia lah yang berkuasa diatas segala kuasa.

Kini prianya itu telah menjelma menjadi malaikat pelindung serta pemberi kebahagiaan baginya. Pria itu tak pernah membiarkannya kehilangan senyum serta meneteskan air mata. Kasih sayang serta cinta yang diberikan bukan semu, bukan pula halu. Semua nyata, hingga tak pernah ia merasa tak bahagia.

Terlebih segala ketenangan akan terasa berlipat ganda ketika ia berada dalam dekap hangat sang pria seperti siang ini. Tiga minggu tak bersua memupuk kerinduan satu sama lain yang tak terbendung. Tak berlebihan jika memang seperti itu, setiap orang yang saling mengasihi sudah sepatutnya demikian.

Menikmati waktu bersama dalam keheningan yang menenangkan, membuai keduanya dalam dunia damai milik berdua. Mata memang sama sama terpejam, tetapi hati tetap saling terhubung menyampaikan debarannya.

Yoona tak benar benar tidur, ia hanya memejamkan mata menikmati aroma khas sang suami yang berasal dari parfum juga keringatnya. Baru sekitar dua jam yang lalu Sehun kembali dari Hongkong, belum sempat mandi Sehun yang kelelahan memilih untuk segera tidur dengan Yoona didekapnya.

Bosan memejamkan mata tanpa tertidur,Yoona membuka mata menatap pahatan sempurna pada wajah suaminya. Ia meringis kagum, betapa ia beruntung mendapatkan seorang pria bak dewa Yunani ini.

HIDDENTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang