DANN!!!! My Hot Daddy | Part 2

95.1K 3.3K 74
                                        

Hai 😊

Gimana? Suka ama part sebelumnya? Semoga suka.

Cerita ini murni dari imajinasi pemikiran aku yeah, yang lagi tergila-gila sama om duda ganteng hawt-hawt haha.

Tidak ada sangkut pautnya sama dunia asli, karena ini hanya fantasy kesenanganku saja, tapi kalau ada kesamaan mungkin itu hanya kebetulan saja

Jangan lupa kasih 🌟 and 💬.
Ok cusss....
Happy Reading....

^°^

^°^

^°^

^°^

Tubuh Vee tersentak dari posisi meringkuknya, lamunannya langsung ambeyar seketika saat mendengar pintu mobil yang di buka cepat.
Wajahnya pias, dengan cepat dia menoleh kearah pintu mobil lalu mendesah lega saat tahu bahwa yang membuka pintu adalah sosok pria yang menolongnya.

Entah bagaimana pria tampan itu melawan para gerombolan murid nakal yang tadi mengejarnya, bahkan penampilan pria itu hanya sedikit berantakan tidak ada luka atau darah di sekitar tubuhnya. Padahal dia yakin sekali kalau pendengarannya masihlah berpungsi untuk mendengar suara-suara menyakitkan dari pertarungan. Atau jangan-jangan bahwa yang terluka adalah pihak musuhnya? Tapi, bagaimana mungkin, jumlah mereka sangatlah banyak, sedangkan pria penolongnya hanya dia seorang. Astaga! Kalau begitu, betapa kuatnya pria ini fikir Vee kagum.

Alenzo mentap dingin gadis yang saat ini sedang menatapnya kagum, lalu berkata sama dinginnya, "kau bisa keluar sekarang."

Vee masih diam, matanya menatap pria itu dengan wajah melongo. Dan lagi, dia seperti melihat kilatan merah di kedua bola mata milik pria penolongnya.

Ah, mungkin aku terlalu lelah, Vee meringis dalam hatinya, merasa tidak berdaya dengan apa yang di lihatnya. Saat pria itu mengulurkan satu tangannya, Vee hanya mampu mengerutkan kedua alisnya, menatap bingung wajah tampannya.


Karena tidak sabar akan respon lambat gadis itu, Alenzo sedikit menggeram, memberi isyarat untuk menerima uluran tangannya.
Vee awalnya sedikit ragu-ragu untuk menerima uluran tangan itu, perasaannya sedikit tidak nyaman, apalagi ketika dia mendengar pria itu menggeram rendah kearahnya, membuat Vee sedikit takut. Tapi, karena tidak ingin membuat pria penolongnya menjadi marah, buru-buru Vee menerima uluran tangan itu dengan tangan yang sedikit bergetar.

Ketika tangan mereka saling bersentuhan, Vee dan Alenzo seakan merasakan percikan listrik yang membuat mereka berdua tersentak kecil, namun sama-sama merasa nyaman.

"Terima kasih," kata Vee dengan suara lembut intonasi suaranya terdengar tulus di pendengaran Alenzo, membuat sedikit rasa nyaman singgah di hatinya.

DAMN!!!! My Hot DaddyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang