Chapter 14

3.2K 148 3
                                        

"Nency"

Nency lah yang menumpahkan minuman ke baju Clara dan menyebabkan seragam Clara basah dan kotor akibat minuman yang di tumpahkan Nency, di belakang Nency ada Sila, Caca dan 2 Cewek lainnya, Sila dan Caca menatap Mila dan Clara dengan sorot mata tak terbaca.

"upps sorry Clara gue ga sengaja"
Ucap Nency di barengi dengan senyuman yang menjengkelkan.

"Gak sengaja!! Jelas-jelas lo sengaja numpahin minuman lo ke seragam Clara!!" balas Mila kesal dengan intonasi tinggi karna tidak terima sahabatnya di perlakukan seperti itu, belum lagi dibelakangnya ada Sila dan Caca yang hanya terdiam melihat kejadian ini.

"lo juga Sil, Ca sahabat macam apa lo. Dengan gampangnya ke hasut sama setan beginian" sambil menunjuk-nunjukan jarinya ke arah Nency.

Sedangkan Clara hanya terdiam menatap seragam yang kecoklatan akibat minuman yang ditumpah kan Nency.

"gue bilang gue ga sengaja, siapa suruh si duduk di situ jadi kena tumpahan minuman gue kan, dan lagi mulai sekarang Caca dan Sila mereka bukan lagi sahabat lo, mana mau mereka berteman sama pembunuh!! yang ada nama mereka bisa jelek, gue cuman mau bilang sih sama lo mending lo jauhin nih si pembunuh dari pada nama lo jelek karna dia" ucap Nency panjang lebar sebari menyunggingkan senyumnya.

Brakk

"woy jablay bisa di saring dulu ga omongan lo seenaknya ngatain sahabat gue pembunuh!" amuk Mila.

Suasana kantin yang tadinya rame dan bising seketika menjadi hening, semua pasang mata menatap ke arah Meja Clara, sambil sesekali ada murid yang berbisik-bisik mendengar ucapan Mila dan Nency.

"udah Mil gue gak papa ko" ucap Clara menenangkan Mila.

"gakpapa apanya tu jablay malah bikin nama baik lo jadi jelek ra, lo sendiri tau kan kalo bukan karna dia ga ngunciin lo. Lo ga bakal mungkin ngelakuin itu. "

"udah Mil, kita pergi aja ya dari sini."

Mila hanya mengangguk menanggapi bujukan Clara, karna memang Clara pasti tidak nyaman berlama-lama di kantin itu, apalagi semua murid yang ada di kantin mulai ber bicara macam-macam karna ucapan Nency barusan.

"awas ya lo jablay kalo ngusik hidup Clara lagi, dan buat lo berdua, gue kecewa sama lo!" ucap Mila kepada Sila dan Caca lalu meninggalkan kantin bersama Clara.

Sila dan Caca hanya bisa menatap kepergian Clara dan Mila, ada sedikit Rasa bersalah di hati Mereka tapi disisi lain mereka tidak ingin nama baik mereka jelek karna berteman dengan Clara yang seorang pembunuh.

****
Clara dan Mila sekarang sedang berada di toilet untuk membersihkan seragam Clara yang berubah warna menjadi kecoklatan.

"sialan tuh cewek, bener-bener minta di lempar ke kandang macan kali ya" ucap Mila yang tak henti-hentinya mengumpati Nency.

"udahlah Mil biarin ajaa" ucap Clara pasrah.

"lo juga ra, gue kesel sama lo kenapa lo sabar banget si sama tu jablay, lo juga kenapa ga laporin ke polisi si kalo dia yang udah ngunciin lo."

Raut wajah Mila sudah memerah dan nafasnya naik turun karna menahan amarahnya.

"dulu dia kan sahabat gue masa iya gua laporin dia, gue juga belum tau kenapa dia sebenci itu sama gue sampe tega ngunciin gue sama cowok itu."

"Boleh gue lempar lo ke kali ga, punya hati tuh jangan baik-baik amat ngapa si, kesel gue sama lo"

"Udah ah gak usah bahas itu lagi, ini gimana dong seragam gue basah, masa gue pake seragam basah" balas Clara.

Raja Si Badboy Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang