21. Marah

3.7K 140 9
                                        

Maafkan aku yang meragu, aku hanya takut akan sebuah pengkhianatan. Baik itu kau, ataupun aku.

🐢

Bell pulang

Bell sudah berbunyi 60 menit yg lalu namun warga kelas XI IPA 3 masih berada didalam kelas, alasannya hanya satu yaitu, Tugas.

"Tugas bu rani kumpulin dimeja paling depan !!!" Teriak dimas selaku km

"Gue belum selesai !"

"Selesain sekarang atau gak gue tinggal"

"Gak asik lo ! Besok aja kumpulinnya bisa dong !"

"Nggak, bu rani bilang hari ini, udah cepetan !"

"Iye iye!"

Dimas merapihkan buku yang akan dibawanya keruang guru, namun sepertinya dia butuh bantuan, dia menggerakkan matanya mencari seseorang, namun sepertinya orang yg dicarinya tidak ada, hanya ada tas dan barang barangnya saja, sedangkan orangnya tidak ada. Aldi, yahh dimas mencari orang itu yg merupakan teman sebangkunya

"Ehh ehhh jovan ! " panggil dimas saat melihat jovan berjalan melewatinya

"Iyahh" jovan menghentikkan langkahnya

"Bisa bantuin gue gak?"

"Oke, kenapa nggak. Ada apa emang?"

"Bantuin gue bawa buku buku ini, lo bawa buku catatan, gue bawa buku paket"

"Oke yaudah yuk"

Mereka berdua pun berjalan menuju ruang guru, saat mereka berjalan jovan melihat seseorang yg baru saja dikenalnya beberapa menit yg lalu. Seorang gadis

Gadis itu seperti sedang menelpon seseorang, wajahnya merah seperti orang yg sedang kesal. Tidak lama kemudian seorang laki laki datang menghampirinya, gadis itu memarahi laki laki itu namun dengan cepat laki laki itu menarik tangannya dan membawanya pergi

"Ekhem, seru banget kayaknya yg nonton sinetron" ucap dimas membuat jovan tersadar dari lamunannya

"Hehe maaf"

"Kenapa minta maaf ?" Tanya dimas sambil tertawa

"Lo tertarik yahh sama dia ?" Sambungnya

"Hmmm kayaknya"

"Ada niatan buat deketin dia ?"

"Emang dia gak punya pacar ? Yg tadi bukan pacarnya?"

"Yaaa nggak tahu juga sihh, tapi kayaknya nggak pacaran, kalo menurut gue sihh mereka cuma deket"

🐢

"Mau minum ?" Tawar karell

"Nggak, lo itu gak mikirin banget perasaan gue yahhh ! Pas istirahat lo bilang suruh tunggu di depan kelas, gue tungguin lo sampe satu jam, dan ternyata lo malah asik asik main bola sama temen temen lo ! Pegel kaki gue rell ! PEGEL ! lo tahu pegel kan ?"

"Gue udah bilang kan gue lupa, kok lo gak ngerti ngerti, ngomong lagi ngomong lagi. Lagian kenapa lo gak nunggu dikelas aja, lo bisa duduk, main hp atau apa gitu yg berfaedah, malah berdiri kayak tiang listrik, marah marah lagi !"

"Kok lo malah nyalahin gue ? Disini kan lo yg salah, kebiasaan banget lo yahhh bulak balikin keadaan, seakan akan disini jadi gue yang salah"

"Emang lo yg salah!"

"Elo yg salah ! Udah salah, keras kepala, harusnya lo minta maaf !"

"Oke, maaf. Puas ?"

Key membuang muka

Keyla [COMPLETED]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang