11 : kak jae question

8.3K 1.3K 113
                                        

Liburan berakhir. Kami masuk lagi ke sekolah seperti biasa.

Pagi itu, Aku tidak mendapati Jaemin di gerbang sekolah. Sejak malam tahun baru dia tidak menghubungiku.

Hari ini aku merasa ada yang berbeda. Rasanya semua mata memperhatikanku dengan sinis. Bahkan aku bisa mendengar kalimat-kalimat tidak mengenakan keluar dari mulut-mulut mereka.



"serius di kelas 12 IPS 3 ada yang suka sesama jenis?"

"woy jangan kenceng-kenceng tar ada yg denger!"





Aku mempercepat langkahku. Menaiki tangga dengan segera. Masuk ke kelas dengan diperhatikan semua orang. Jaemin ada disana, sibuk dengan ponselnya.

"Na.." panggilku pelan, dia tak menggubris.

"Nana.." panggilku sekali lagi.

"Bisa diem? Jangan ganggu dulu sebentar." balas jaemin dengan pelan, namun nadanya sedikit kasar.

Ketika istirahat pun, Jaemin berlalu begitu saja. Bersama teman-temannya yang lain—Mark, Jeno, Chenle.

"Hei." Seseorang menepuk pundakku. Membuat lamunanku buyar.

"Haechan?"

Dia mengangguk. "Gak ke kantin lo?"

"Ngga. Males. Kaya nya daritadi semua orang tuh ngeliatin gue sinis, Aneh."

"Ah, yang gitu biarin aja. Sirik doang. Ayo ke kantin. Sama gue nih." dia menepuk dadanya.

"Gak ah.. Lo aja.. Serius gue males chan."

"Ayok ah gausah males-males!" kata Haechan sembari menarik tanganku.

"WOI WOI BENTAR!!"






Akhirnya aku pergi ke kantin bersama Haechan. Benar dugaanku, semua orang masih memperhatikanku.

Bahkan terdengar suara orang-orang berbisik. Terutama kaum perempuan, sangat jelas.

Tiba-tiba Haechan menyematkan sebelah headset ke telinga kiriku.

Aku melihatnya dan ia berkata,"Gausah dengerin yang itu."
"ini aja."
"Enak."

Neomu areumdawo
byeolbiche muldeureo
Neo nareul barabomyeon
meomchun sigan
Bamsae bicheul naeneun i dosiwa
Kkeuchi naji anheul
uri durui iyagi

Aku mengangguk-nganggukkan kepala mengikuti dentuman nadanya.

"Enak kan?" Tanya Haechan.

"Iya, lumayan.."
"Apa Judulnya?" sambungku.

"City 127, yang nyanyi NCT 127." balasnya.

Haechan berjalan di sebelah kiri lalu merangkul pundakku sampai ke kantin.

Aku melihat Jaemin bersama teman-temannya di pojok kantin. Kami tidak berkontak mata, hanya aku yang memperhatikannya sebentar, lalu lanjut mengobrol dengan Haechan.

——

Aku pulang dari sekolah sendirian. Sampai di rumah, Aku disambut Kak Jaehyun dengan kurang ramah. Tidak seperti biasanya.

Sebenarnya ada apa dengan hari ini? Kenapa semua orang bertingkah berbeda?

"Dek." panggilnya dingin.

"Kenapa kak?"

"Duduk sini. Jangan dulu ke kamar."

"Jawab pertanyaan kakak." sambung kak Jae.

"Kaka kan belom nanya... Emang kenapa sih? Iya iya nih aku jawab." kataku sambil duduk di sofa. Kak Jae menarik nafas sebelum melontarkan pertanyaannya,





















"Dek, kamu pernah suka sesama jenis?"

——

Update terakhir...



















Sebelum 2019 EHEHEHEHE

Apakah kalian tim drs seperti aqu?
( dirumah saja :) )

Apakah kalian tim drs seperti aqu?( dirumah saja :) )

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Nugas dulu gaiseu


nana dibikin judes

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

nana dibikin judes



nana dibikin judes

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

/bonus

💝💘💗💖💕💓💟💞

Nana, Rindu Dan Agama [ Na Jaemin ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang