28 : again, jaemin.

7.3K 998 150
                                        

Kami berkeliling di sekitaran mall. Sesekali mampir ke toko pernak-pernik dan berakhir dengan sekantung aksesoris warna-warni.

"Besok kamu kuliah ga?" Tanya Jaemin yang segera kubalas dengan anggukan.

"Iya. Kenapa?"

"Boleh ga aku yang nganterin kamu besok?"

"Boleh dong."

"Berangkat jam berapa biasanya?"

"jam 7 lebih 15 sih. Ngehindarin macet."

"Oke!" Jaemin mengangkat jempolnya.

——

"Nikeeeeen! Ada yang nyamper nooooohh!" suara kak jaehyun dari lantai satu menggema sampai ke kamarku.

"Iyaaaa bentaaaaar!" balasku sambil merapikan sedikit bedak dan menaruh liptint berwarna pink lembut di bibirku.

Segera aku menuruni tangga dengan cepat dan menyalami kak Jaehyun yang juga mau berangkat kuliah.

Ngomong-ngomong kak Jaehyun satu universitas denganku. Bedanya, dia fakultas ekonomi mahasiswa semester 5. Sedangkan aku fakultas bahasa inggris semester 1. Oke lanjut.

Aku membuka pintu rumah dan melihat Jaemin di depan pagar dengan motor yang pertama kali aku lihat.

"Tumben bawa motor na."
"Biasanya mobil terooos."

"Iya nih."
"baru sadar."

"sadar apa?"

"Imam kan adanya di depan, bukan sebelahan."
"Yuk jalan."

——

Matkul selesai. Aku keluar dari kelas dan mampir dulu ke tukang fotocopy-an untuk tugas.

Ketika sedang mengantri, Ku mendapat panggilan masuk dari Jaemin.

"Hallo?" sapaku.

"Rin nanti jangan langsung pulang ya."

"maksudnya?"

"kesini dulu."

"kemana?"

"udah dikirim loc nya di chat. Cepetan ya. Bye!"

Tugasku juga sudah selesai di jilid. Aku membayarnya lalu segera membaca pesan dari jaemin yang menunjukan lokasi sebuah cafe yang tidak jauh dari kampusku.

Bersamaan dengan aku masuk ke dalam, lonceng yang berada tepat diatasku juga berbunyi. Seorang pria dengan senyum hangatnya melambaikan tangan padaku. Namun ia tidak sendiri.

"Renjun?" Aku kaget. Di depan Jaemin ada renjun yang juga melemparkan senyumannya padaku.

"Bukan nih, gue baim wong. Pake nanya segala."

Aku mengambil duduk tepat di sebelah Jaemin. Kami mengobrol sebentar sebelum makanan datang.

"Sebenernya tadi pagi udah buat janji sama Renjun buat kita ngumpul bertiga. Ya walaupun harusnya berempat sih.." Ucap Jaemin sedikit kecewa.

"Bentar bentar." aku membuka layar ponselku lalu mencari nama 'Kayla' pada aplikasi whatsapp.

"Nahh connect!" Ucapku sambil menjauhkan sedikit layar ponsel yang ku genggam.

"NIKEEEENNNN!!!"

"heiii orang jogja! Apakabar? Liat dong ada siapa disini." aku mengarahkan ponsel ke jaemin dan lelaki itu tersenyum.

Nana, Rindu Dan Agama [ Na Jaemin ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang