Sini sini
Gue bakal ajarin lo caranya berjuang gimana, tapi lo harus ajarin juga ke gue gimana caranya ngeakhirin hubungan.
-april
___________________
"Ih sumpah ini gue jadian sama kak nathan? Ini mimpi apa bukan sih, kalau misalkan mimpi gue rela deh gak bangun-bangun" ucap april yang sudah sampai di dalam kamarnya, setelah kejadian tadi, nathan langsung mengantarkan april pulang.
"Pril lo gak kemasukan kan di dalam!" Teriak raka dari balik pintu
"Gak dong!"
"Kesetanan?"
"Gak juga"
"Ketindihan?"
"Yah enggak!"
"Terus ngapain lo teriak-teriak?" Tanya raka lalu membuka pintu kamar april yang tak terkunci
"Bahagia dong!" Jawab april singkat dengan diakhiri cengiran khas nya.
"Sinting yah lo?" Tanya raka yang masih tak percaya jika april tidak kenapa kenapa.
"Keluar lo, ganggung tau gak" ucap april lalu mendorong raka keluar dari kamarnya.
***
"Ada berita guys!" Teriak april sesampainya di dalam kelas
"Apa apa" jawab mereka serempak
"Gue jadian sama kak nathan" ucap april lalu mengebrak meja di depannya
"Ah sumpah kayaknya april udah gak waras gara-gara nathan" ucap sindy
"Ih gue serius, kemarin gue ke rumah nya kak nathan terus tiba-tiba dia ajak gue ke taman dan nembak gue woi" ucap april kembali, berharap teman-temannya bisa percaya.
"Seriusan? Selamat april!" ucap bianca lalu memeluk april
Sindy yang melihat langsung menarik kerah baju bianca dari belakang.
"Apasih!" Ucap bianca
"Lo percaya?" Tanya sindy
"Iyalah, temen sendiri tuh harus di percaya!" Ucap bianca kembali
Sindy pun mengangguk pasrah, kali ini dia harus pura-pura percaya.
"Yaudah ntar gue dapet pajak jadian dong?" Ucap bulan
"Sekarang juga kita ke kantin!" Ucap april mantap
Ketika sedang perjalanan menuju kantin tiba tiba april melihat sosok yang kemarin membuatnya sangat senang. Buru-buru ia melangkah kan kakinya menuju orang tersebut.
"Hai kak!" Sapa april
Namun lagi lagi nathan membalas nya dengan sangat ketus, tak ada perubahan sedikitpun dari sosok nathan.
"Apaan sih lo!" Jawab nathan
"Yaelah kak kita kan pacaran kok masih ketus sih" komentar april
"Lo emang pacar gue, tapi jangan pikir lo bisa ngatur gue!" Ucap nathan lalu pergi meninggalkan april.
***
Sekarang april sudah ada di depan kelas nathan, yah memang seharusnya nathan yang melakukan ini, tapi karena kelas april lebih dulu keluar yasudah april yang pergi menemui nathan
Setelah lama menunggu akhirnya nathan pun keluar
"ngapain lo" tanya nathan dengan nada tak suka
"nungguin kak nathan lah" jawab april
"buat apa lo nungguin gue?" tanya nathan
"Peka goblok, april tuh mau di anterin pulang sama lo" ucap satya
"Gue tau tapi pertanyaannya emang gue mau anter dia pulang?" Ucap nathan
"Bim cabut yuk!"
Satya dan bimo pun memilih untuk pergi dan meninggalkan april dan nathan berdua.
"Lo pikir dengan sikap ketus lo sekarang bisa buat gue gak suka sama lo? Nyatanya dengan sikap gini lo lah yang buat gue semakin tertarik buat lebih deket sama lo, karena yang harus lo tau, gue pasti bisa pertahanin ini hubungan" ucap april serius
"Dan yang harus lo tau juga, gue bakal akhirin ini hubungan" balas nathan lalu pergi meninggalkan april.
BARU JUGA DI MULAI HUBUNGANNYA NATH
UDAH MAU DI AKHIRIN AJA
GIMANA SIH?
YAUDAH GUYS PANTAU TERUS YAH KELANJUTAN KISAH CINTANYA NATHAN DAN APRIL.
TAPI JANGAN LUPA TINGGALIN JEJAK BERUPA VOTE DAN KOMEN YAH
SAMPAI KETEMU DI PART SELANJTNYA.
KAMU SEDANG MEMBACA
Aprinat (COMPLATE)
Ficção AdolescenteSUDAH DIREVISI ___________________ ini kisahku, tentang bagaimana cara aku mendapatkan dia, dan bagaimana bodohnya aku bisa membiarkan dia pergi bersama orang ketiga itu. aku selalu berharap agar tuhan merubah kisah kita dan menugaskan takdir untuk...
