Part 14

2.1K 121 0
                                        

Niat nya memang baik, tapi kadang manusia melakukannya dengan cara yang salah.
-april

______________________

Sudah 12 menit bel pulang berbunyi
Namun april masih setia berada didalam kelas. bianca,sindy dan bulan sudah pulang. Entah apa yang mendorong april untuk tetap duduk didalam kelasnya.

"Kemana aja sih lo, gue cariin juga" teriak raka yang baru saja masuk ke dalam kelas april

"Berisik lo, pulang aja gih gue bisa pulang naik ojek online" usir april ke raka

"Tau gitu gue tadi anter doi aja" jawab raka lalu keluar dari kelas april

Setelah sekitar setengah jam didalam kelas akhirnya april bangkit dan langsung pergi dari area sekolah,
Tujuannya sekarang cuman satu yaitu rumah nathan, sejak tadi april belum pernah melihat nathan, dan sejak saat itu juga pikirannya tidak tenang.

Toktoktok

"Ada tamu pah" ucap nathan

"Bukain lah" jawab papa nya singkat.

Nathan pun berdiri dari sofa ruang tamu dan beranjak menuju pintu, namun dengan tidak sengaja nathan melihat april lewat jendela, niat nathan membuka pintu langsung dia urungkan.

"Papa aja" balasnya lalu kembali duduk

"Nanggung nathan, itu udah depan pintu tadi" jawab papa nya lalu berdiri dan membuka pintu

"Eh april" sapa papa nathan setelah melihat april dengan seragam sekolah yang masih lekat di baju nya.

"Nathan ada om?" Tanya april

"Ada tuh di dalam masuk aja pril" balas papa nathan

Nathan yang mendengar langsung buru-buru lari ke kamar namun sepertinya waktu sudah tidak sampai, april lebih dulu melihatnya.

"Mau kemana kak?" Tanya april

"Gak ini mau olahraga aja" jawab natha seadanya

Papa nathan yang mendengar hanya tertawa kecil, sekali kali tak apa lah mengerjai anak nya sendiri.

"Pah nathan mau bicara" ucap nathan lalu menarik tangan papa nya

"Papa ngaco yah? Ngapain nyuruh april masuk, papa ada di pihak mana sih?" Ucap nathan

"Di pihak april lah!" Jawab papa nya tegas

"Eeh gak bisa, gak boleh!" Bantahnya

"Gini-gini nath, kamu coba aja dulu deketin april, kalau kamu berhasil macarin ntu anak, papa bolehin deh kamu kuliah di luar negri, walau endingnya papa bakal sendiri disini" ucap papa nathan

Dari dulu nathan memang sangat memimpi kan berkuliah di luar negri, namun papa nya tak mengizinkan dengan alasan ia tak mau jauh-jauh dari anak tunggal nya ini, dengan waktu yang tidak bisa dibilang singkat.

Sontak nathan kaget dan langsung mengangguk mantap

"Hari ini juga nathan bisa pastiin april jadi pacar nathan!" Ucap nathan lalu pergi mengambil jaket dan kunci motornya.

"Mau kemana kak?" Tanya april lalu berdiri dari duduknya

"Ikut gue!" Ucapnya

Setelah menyusuri dalam kompleks nathan akhirnya mereka berdua sampai di sebuah taman.

"Ngapain yah kak?" Tanya april lalu tersenyum

"Duduk dulu" jawab nathan lalu menepuk kursi yang ada disampingnya

"Eh iya kak"

"Hari ini lo resmi jadi pacar gue!" Ungkap nathan tegas.

"Apa kal?!" Tanya april yang masih kaget dengan pernyataa nathan barusan.

"Itu bukan pertanyaan tapi pernyataan, jadi gue gak butuh jawaban" ucap nathan lalu bangkit dari duduknya.

WIDIH ADA YANG SENENG NIH KARENA APRIL SAMA NATHAN UDAH JADI

TAPI

JANGAN SENENG DULU KARENA KONFLIK MASIH MENUNGGU DI PART SELANJUTNYA

DONT FORGET TO VOTE AND KOMEN GUYS

SAMPAI KETEMU DI PART SELANJUTNYA.

Aprinat (COMPLATE)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang