Sebab sekelam apapun masa lalu nya dia juga pantas di beri kesempatan, bukan nya malah kamu tinggal dalam kesempitan.
-april
________________
Kejadian tadi siang masih kembali terngiang-ngiang di kepala april, dimana nathan lebih mempercayai orang lain di banding mendengar penjelasan nya.
Entah kenapa ini semakin membuat april ragu untuk meneruskan hubungan nya ini, reaksi nathan tadi seakan membuat april tak bisa mempercayai ucapan nya tempo hari.
Tingg
Satu notifikasi berhasil masuk ke benda bersegi panjang milik april itu.
Buru-buru ia mengambil nya dan mengecek isi pesan itu.
Kak nathan
Lo dimana, jangan buat gue khawatir
Tak ada niatan sedikit pun untuk membalas pesan itu, jika pun nathan sudah tau semua nya, april harap nathan bisa menjadikan nya pelajaran agar kedepannya dia tidak lagi menyimpulkan sesuatu yang belum ia ketahui sepenuhnya.
***
Pagi ini april sudah siap lebih cepat dari biasa nya, hari ini ia mencoba untuk menghindar dari nathan, rasa nya belum bisa april untuk melihat wajah lelaki itu.
Alhasil baru jam 06:05 april sudah ada di dalam kantin, namun disini masih sangat sepi, hanya beberapa warung yang buka, ini terasa aneh, karena kantin adalah tempat yang sangat jarang terlihat tak berpenghuni.
Ki buruan ke sekolah gue udah ada nih dikantin sendirian, serem tau
Kiara
Lah kok tumben cepet banget
Kepaksa
Kiara
Yaudah gue otw sekarang
Oh lo udah pakean ternyata
gue pikir lo baru mau mandi
Kiara
Yah emang ini baru mau mandi, maksud gue otw ke kamar mandi tadi mah
Setelah membaca pesan itu, april langsung mematikan hanpdhone nya.
Lalu ia beralih menuju kelas
***
Nathan hari ini di buat bingung dengan sikap april, apa gadis itu tengah parah padanya, ia bahkan pergi lebih cepat ke sekolah, agar tak bertemu dengan nathan.
Dan sekarang? Bahkan dia meninggalkan nathan, april sudah tidak ada di dalam kelasnya, padahal nathan hanya telat 5 menit setelah bel istirahat berbunyi.
Nathan pun tak langsung melangkah kan kaki nya menuju kantin, dan tepat sekali, dia langsung menemukan sosok yang dia cari-cari tadi.
"April!" Panggil nathan lalu duduk di hadapan april
Beberapa detik april diam, mengamati siapa yang baru saja datang, dan detik selanjutnya dia melanjutkan aksi makan nya.
"Kenapa?" Tanya april yang masih setia mengunyah makanan nya
"Gue mau minta maaf soal kemarin, gue akuin gue emang salah karena nggak percaya sama lo" ujar nathan penuh penyesalan
"Lo emang belum bisa percaya sama gue" jawab april lalu meminggirkan mangkuk bakso nya
"Nggak gitu pril" elak nathan
April lalu memegang lengan nathan, lalu berkata "Jangan lupa makan, bel istirahat 10 menit lagi bakal bunyi"
Itu lah akhir dari kalimat april, sesaat sebelum dia pergi dari hadapan nathan.
HAI GUYS GIMANA BUAT PART INI? BAGUS NGGAK? KALAU BAGUS JANGAN LUPA TINGGALIN JEJAK BERUPA VOTE YAH
KALAU ADA SALAH-SALAH KATA DI KOMEN AJA BIAR AUTHOR BISA TAU
JANGAN LUPA SWIPE KE PART SELANJUT NYA YAH
SAMPAI JUMPA
SALAM BUAT KALIAN❣️
KAMU SEDANG MEMBACA
Aprinat (COMPLATE)
TienerfictieSUDAH DIREVISI ___________________ ini kisahku, tentang bagaimana cara aku mendapatkan dia, dan bagaimana bodohnya aku bisa membiarkan dia pergi bersama orang ketiga itu. aku selalu berharap agar tuhan merubah kisah kita dan menugaskan takdir untuk...
