Part 29

2K 120 0
                                        

Manusia memang suka berubah tapi tidak dengan hati nya.
-april

_________________

Ketika baru sampai didalam kantin, tiba tiba langkah april terhenti yang membuat hema yang berada disampingnya ikut berhenti

"Kenapa?" tanya hema namun tak dijawab.

April masih saja fokus kedepan melihat sosok yang mencuri perhatiannya
Hema yang penasaran pun mengikuti arah pandangan april,  dan hema menemukan sosok nathan dan teman temannya.

"April" tanyanya kembali

"Kenapa?" Jawabnya tanpa mengalihkan pandangan

"Ayo!" Ucap hema lalu menarik tangan april

Mereka berdua pun berjalan beriringan masuk ke dalam kantin, ketika april dan hema lewat di meja nathan dan kawan-kawan tiba-tiba saja satya menyapa april duluan membuat sang punya nama spontan berhenti.

"Haiii april" sapa satya

"Hai bidadari!" Sapa bimo. Namun tiba-tiba hema menatap nya dengan tajam

"Hai kak!" Balas april lalu kembali berjalan, diikuti hema disampingnya

"Wah-wah kayaknya karma udah mulai dateng nih" ucap bimo memanas-manasi nathan yang dari tadi hanya diam.

"Kita liat aja ntar sat, kira-kira ada yang nyesal nggak?" Susul bimo lagi

"Diem lo pada!" Komentar nathan membuat kedua lelaki itu langsung diam.


***

"cie yang tadi makan ditemenin pacar" goda bulan membuat pipi putih milik april perlahan berubah menjadi warnah merah jambu akibat malu

"kita dapat pajak jadian apa nih?" Komentar bianca membuat ketiga sahabatnya langsung menoleh dan memberi tatapan-tatapan sinis

"kebanyakan ngaur lo pada sampe sampe ngak sadar kalau pak handoko udah dateng" ucap april membuat seketika semua sahabatnya berbalik badan dan benar disana sudah ada pak handoko dengan tatapan sinisnya

***

"oi bengong aja lo, cemburu liat april sama cowok lain tadi di kantin? Apa gue bilang nath, sekarang waktunya karma berjalan, dulu dia yang ngejar lo, tapi sekarang gue pastiin lo yang bakal ngejar dia, ingat nath semuaa hal bisa berbanding terbalik " sontak saja perkataan satya barusan membuat otak nathan kembali pecah

"Nggak usah sok tau!" ucap nathan

"gue bukan sok tau, lo nya aja yang berhati batu, orang jelas-jelas dia cantik baik kayak gitu lo tolak mentah-mentah, siapa sih yang ngak bakal nyerah kalau digituin, pas di rumah sakit, emang lo ngucapin makasih gitu ke april? Emang lo nganggep dia ada? asal lo tau dia khawatir banget pas denger papa lo masuk rumah sakit" ujar satya dengan segala emosi nya

"tau dari mana lo"

"dari sindy,dia ceritain semua, mulai dari waktu lo nembak dia, lo tau nggak pas waktu itu, dia seneng nath, seneng banget, tapi apa! Lo ngasi kebahagiaan itu cuman hanya sementara, selebihnya lo ngasi dia kesengsaraan,dengan jadiin dia sebagai bahan pertaruhan lo" ucap nya lalu pergi disusul bimo yang sedari tadi bungkam

Entahlah mungkin bimo berpihak pada satya

"Ayolahh nath sejak kapan lo jadi banci kayak gini" ucapnya kepada dirinya sendiri



Salam buat kalian💕

Aprinat (COMPLATE)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang