Teman

94 10 0
                                        

Aku mulai menatap langit dengan wajah yang sendu...

Pagi itu, cuaca kurang bersahabat dengan alam. Rintik-rintik hujan yang mulai membasahi bumi, awan hitam yang menutupi birunya langit. Tidaklah terdengar lagi suara burung-burung yang berkicau karena riangnya.

Saat itu, hujan telah membuat Navya menjadi sangat malas untuk membuka mata. Ia masih saja duduk disamping jendela kamarnya sambil menatap redup air hujan yang turun membasahi bumi. Wajahnya sama sekali tidak bersemangat, bahkan tampak raut wajah Navya yang sedih bercampur muram. Pada saat Navya duduk sambil memejam kan matanya...

"NAVYA! "

(Deg!!!)

Tiba-tiba Navya langsung tersantak dari lamunannya, tiba-tiba saja keringat dingin mulai membasahi wajahnya, dan napasnya juga mulai sesak. Pada saat itu, ia langsung menenangkan dirinya dan mengatur pernapasan nya.

"Huh.... " Navya menghela napas.

Ia memandangi tangannya yang masih bergemetar, pada saat ia terdiam didalam kamarnya dengan suasana yang sangat hening, suara ketuk pintu pun langsung memecahkan keheningan.

*Tok! Tok! Tok!

"Nak? Ini mama... Kamu sudah bangun? " Ucap mama dari luar pintu kamar.

"Oh? Iya ma, Navya sudah bangun koq... " Balas Navya langsung beranjak dari kursi nya.

"Kalau kamu sudah selesai, langsung turun untuk sarapan ya? " Ucap mama Navya lagi.

"Baik, ma... " Jawab Navya singkat.

Setelah itu, terdengar suara langkah dari luar kamar Navya yang jelas semakin lama semakin tidak terdengar lagi. Dengan sedikit buru-buru, Navya langsung bersiap-siap untuk segera pergi ke sekolah.

"Seperti nya aku terlalu asyik melihat hujan... " Bathin Navya.

.
.
.

Setelah Navya bersiap-siap untuk segera pergi kesekolah, ia langsung turun kebawah menuju ruang makan sesuai dengan perkataan mamanya. Disana, keluarga Navya sudah menunggu nya untuk sarapan bersama. Perlahan-lahan Navya mulai menarik kursi nya dan segera duduk.

"Selamat pagi papa, mama... " Sapa Navya sambil tersenyum.

"Selamat pagi, sayang... " Jawab papa dan mama Navya serempak.

"Hallo, key? Hehe... Kamu terlihat sangat rapi seperti biasanya ya... " Ucap Navya sambil tertawa.

Key yang mendengar perkataan kakaknya itu langsung memasang wajah merah karena malu.

"Kakak kenapa sih... Key kan emang selalu rapi... " Ucap key malu-malu.

Keluarga Navya tertawa melihat tingkah key yang malu setelah diledek oleh Kakaknya. Setelah itu, mereka pun melanjutkan sarapan pagi dengan diselingi oleh pembicaraan ringan.

"Navya? Bagaimana dengan sekolah baru mu? Apakah nyaman? " Tanya papa Navya sambil memakan sarapan pagi.

"Hem? Nyaman koq pa... Navya juga sudah bisa berteman dengan baik... " Balas Navya sambil tersenyum.

"Benarkah? Syukur lah, papa dan mama sangat senang mendengar itu dari mu... Lalu,selama kamu bersekolah apa ada masalah,nak? " Tanya papa lebih lanjut.

Navya langsung terdiam mendengar pertanyaan papanya yang sama sekali tidak ia duga. Ia langsung menghentikan sarapannya dan terdiam sejenak. Setelah cukup lama ia terdiam ia langsung angkat suara.

"Hehe... Semuanya lancar koq pa... Tenang saja, tidak terjadi apa-apa... " Ucap Navya tertawa sambil menggaruk pipinya yang sama sekali tidak gatal itu.

Kenangan Bersama muCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang