Saat itu, jam menunjukkan pukul empat sore. Saat yang tepat untuk menjalankan rutinitas sore karena cahaya matahari yang tidak terlalu terik. Saat itu, aku berada ditengah keramaian yang dipadati oleh orang-orang dari pelosok daerah. Suara teriakan karena menaiki wahana ekstrem, suara tertawa karena menaiki wahana yang diminati. Ya benar, saat itu aku berada di taman bermain. Dan ya, saat itu aku juga tidak pergi sendirian ditengah-tengah lautan manusia itu, tetapi aku pergi bersama dengannya. Kalian pasti berpikir bagaimana kami bisa sampai disini bukan? Semua nya dimulai sejak 6 jam yang lalu...
6 jam yang lalu...
Pagi itu, aku sudah selesai membersihkan halaman rumah. Aku dan Lita beristirahat dibawah pohon yang sangat rindang sambil menghirup udara segar. Pada saat kami tengah beristirahat, aku merasakan ada sesuatu yang bergetar disaku ku. Dan ternyata HP ku berbunyi karena ada telepon masuk tanpa nama. Saat itu, aku benar-benar bingung, siapakah yang menelepon ku pagi-pagi seperti ini? Dengan cukup keberanian aku mengangkat telepon masuk dengan sedikit berhati-hati.
(Ditelpon)
"Halo?" Ucap ku dengan suara sedikit was-was.
"Halo,Haikal? Ini aku... Navya... "
Saat itu akhirnya aku ingat, bahwa kami sudah saling tukar kontak tetapi baru kali ini kami melakukan komunikasi. Dan tentu saja aku masih sedikit gugup, karena aku belum pernah ditelpon oleh seorang teman apalagi oleh perempuan. Dengan sedikit berani aku pun membalas telponnya.
"Navya, Ada apa? Kenapa kamu menelpon? " Tanya ku sedikit penasaran.
"Haikal... Kamu tau? Di daerah sebelah ada taman bermain loh! Apa kamu mau menemaniku? Aku sudah sangat lama tidak ketaman bermain..." Tanya Navya dengan suara yang bersemangat.
Mendengar tawaran Navya saat itu benar-benar membuat ku sangat senang. Tentu saja, karena sudah lama sekali aku tidak ketaman bermain, dan akhirnya setelah sekian lama ada seseorang yang mengajak ku kesana. Dan dengan cepat aku langsung menanggapi tawaran nya dengan senyuman yang terus terukir diwajahku.
"Tentu saja! Aku akan menemani mu!"
Flashback....
Yah! Kira-kira seperti itulah kejadiannya. Dan pada akhirnya aku dan dia bisa sampai ditaman bermain yang sangat ramai ini. Saat pertama kali aku datang ketaman bermain sejak aku masih kecil. Aku juga melihat wajahnya yang terlihat sangat gembira dan bahagia, dan akupun seperti merasakan kebahagiaan nya yang membuat ku merasa lebih lega.
"Wah!!! Lihat! Ramai sekali....! " Ucap Navya bersemangat.
Benar, dia terlihat sangat bersemangat. Seperti nya dia memang sudah menguatkan tekad untuk datang ketaman bermain itu. Saat itu, aku hanya memandangi wajahnya yang terlihat sangat bahagia. Senyuman manis yang selalu terukir diwajahnya membuatmu ku menjadi sangat senang.
"Dia Cantik... " Gumamku.
Dia benar-benar sangat cantik, yang membuat ku menjadi sangat tidak percaya bahwa anak seperti ku bisa bersama dengan gadis seperti nya.
"Haikal?! Kenapa diam saja? Ayo, kita akan menaiki semua wahana ini! " Ucap Navya tersenyum sambil menarik tangan Ku.
(Deg!!!)
Lagi-lagi suara degup jantung ku terdengar begitu jelas yang membuat ku menjadi sedikit panik. Tangannya yang lembut saat ia menarik tanganku membuat ku menjadi sangat nyaman. Entahlah! Aku sama sekali tidak bisa mendeskripsikan perasaan ku saat itu.
Masih begitu jelas diingatan ku saat kami berdua menghabiskan waktu bersama ditaman bermain itu. Mencoba semua wahana meskipun ada yang membuat bulu kuduk kami merinding, Tertawa dan bercanda bersama tanpa mengenal lelah. Benar-benar moment yang tidak akan pernah aku lupakan sampai kapanpun.
KAMU SEDANG MEMBACA
Kenangan Bersama mu
Teen FictionAku hanyalah cowok biasa yang cupu dan pengecut. Aku sama sekali tidak memikirkan orang-orang yang selama ini mempermainkan ku. Disaat aku terpuruk, putus asa dan ingin mengakhiri semuanya. Dia datang mengulurkan tangannya kepada ku, hingga pada akh...
