"Kamu... ingin melakukan itu, sing cantik kurang ajar?" Tanya sang Prabu terbata. Senyumnya lebar sekali.
"Hah?" Keiko memandang Jayanegara agak sedikit melotot, seolah-olah melihat orang yang baru keluar dari rumahsakit jiwa. "Napa deh lo smile-smile in gue? Lo suka ya sama gue? Lo cinta kan sama gue? Ngaku lo, alien jelek aneh hentai!"
Jayanegara sejenak bingung, tapi kesimpulan yang dia buat sendiri membuat dia melonjak girang. "Jadi, kamu ingin melakukannya, Sing?"
Jayanegara sontak menarik kasar tangan gadis itu ikut bersamanya naik ke atas ranjang. Keiko jelas makin gak ngerti dong sama apa yang terjadi.
Brakk!"
Tubuh mungil Keiko jatuh dengan sukses di ranjang empuk itu.
"Adooooh!" Jerit Keiko membahana. "Yang bener dikit, dong! Gitu amat lo sama cewek! Kena azab baru tau lo! Eh lo dengerin gue ngomong gak sih? Oi!"
Jayanegara diem-diem bae. Dia asyik meratiin Keiko yang kadar kegemesannya itu naik 60% kalo lagi ngomel, menurut si raja sendiri.
"Woy alien! Budek lo ya!" Keiko menarik telinga Jayanegara sepenuh hati. Katakan pada Keiko nanti, dia adalah orang pertama yang berani menjewer raja sekaligus menghinanya budek.
"Aduh, aduh. Ia. Kau memang cantik, Sing. Percayalah padaku. Aku tidak bohong, sing."
"APA SEHHH !" Gerutu Keiko. Jayanegara cengengesan. "Kau memang terlalu CANTIK, SING. Aku tidak tahu lagi gadis mana yang lebih cantik darimu. Eh, Dinda-dindaku semuanya lebih cantik dari pada kamu. Eh, bukan, maksudku bukan begitu. Jangan marah, gadisku, manisku, langit biruku. Kau tidak jelek juga, kau sangat cantik, Sing!"
"Aug ah. Otak gue makin nyusut ngomong sama lo!" Keiko menjatuhkan dirinya ke lantai dan menimbulkan suara bedebum keras.
"Eh! Siiing! Ngopo to wedok ayu ki! Tibo dhewe! E, alaah!" Jayanegara geleng-geleng. Sedetik kemudian, "Sing! Jangan rusak lagiiii!" Jayanegara berteriak panik, secepat kilat melompat turun dari ranjang. Tanpa sengaja, atau mungkin ini emang skenario yang Jayanegara buat, dengan berpedoman pada pepatah sambil menyelam sosor lah cewek cantik. Bibirnya melakukan pendaratan manis di pipi Adiera Keiko.
Satu detik, Jayanegara merasa berada dalam taman yang penuh dengan bidadari. Bidadari-bidadari itu bermain lincah di bunga warna-warni. Mulut kecil mereka asyik menghisap madu yang berlimpah. Mereka tertawa amat riang dan riuh. Satu dari bidadari itu, bidadari yang paling cantik, datang menghampiri Jayanegara.
Dua detik, bidadari itu mulai membuka mulut kecilnya untuk bicara. Sang prabu menunggu suara amat lembut dan halus yang akan menyapanya: "selamat datang, Gusti Prabu Wilwatikta, junjungan hamba yang paling tampan dan menawan. Hormat hamba yang setinggi-tingginya untuk Paduka yang amat agung. Hanya Tuanku Baginda Paduka Maharaja Sri Jayanegara sang Prabu Majapahit yang besar yang sanggup membelenggu dan mengambil seluruh hati beserta cinta hamba."
TIGA DETIK : raja yang mempunyai nama lain Kala gemet itu melayang-layang ke langit ketujuh.
LIMA DETIK, "omaygaaaad! Pipi gueeeeeee! KENAPA LO NODAI KESUCIAN PIPI GUEE HAHH!"
Realitanya, bukan suara lembut nan merayu yang keluar. Melainkan suara cempreng cetar ulala milik Keiko yang terdengar. Jayanegara yang hampir mencapai langit ketujuh terjatuh tanpa ampun ke bumi paling dasar. Sialan.
"Macem-macem lo sama gue, gue laporin polisi lo! Masuk penjara lu sono! Trus gue bikin pres conference. Gue bilangin ke wartawan kalau ada alien yang kurang ajar sama Adiera Keiko. Masuk tipi, koran, sama mbah yutub dah lo. Biar tau lo rasanya tampolan netizen Indo yang budiman. Kuat gak tuh kira-kira? Heh! Masih di sini aja. Minggir lo! Gue mau berdiri, anjir!" Keiko mendorong tubuh Jayanegara kencang-kencang. Raja muda itu terpental menghantam pintu bilik.
KAMU SEDANG MEMBACA
[Dear Majapahit] Why Me?
Narrativa Storica#7 in timetravel, 11 April 2020. #6 in Majapahit, 5 Juni 2020. "Jujur, sampai sekarang, gue masih gak ngerti sama apa yang gue alami. Dan gue juga gak ngerti kenapa semesta berkonspirasi nyasarin gue kesini dan ketemu kalian?" Adiera keiko. Seorang...
![[Dear Majapahit] Why Me?](https://img.wattpad.com/cover/143685644-64-k127683.jpg)