Aku... Mengerti sekarang...
Maksud dari...
Perkataanmu...
Untuk... Melupakan perasaanku.. Dan memikirkannya dengan logika...
~Andreas Hanzel Sanlouis~
...
"Dokter!! Kami baru saja mendapat kabar ada korban terluka!" ucap seorang suster disana
"Baik!" ucap Hana... Segera keluar rumah sakit untuk mendapati ambulan yang sudah membawa pasien...
"Mereka dari anggota militer penjaga perbatasan!!" sahut Vere yang ikut membantu menurunkan pasien dari ambulan...
"Amel!! Kau urus saja ambulan satu lagi!! Akan segera kesini...!" ujar Vere berjalan dengan beberpa suster dan membawanya ke ruang rawat...
Hingga ambulan satu lagi datang... Dan saat dibuka..
"Hah!!" Hana seketika membungkam mulutnyq mendapati korban yang ada di dalam ambulan adalah...
"Andre!"
....
"Siapkan tranfusi darah!" teriak Hana langsung...
Membuat para perawat tersentak kaget...
"Ambil golongan darah AB+!!" teriak Hana...
Para perawat itu berlari mengambil sekantong darah... Di lab... Namun
Kurasa keberuntungan sedang tidak berpihak padanya...
"Dokter kita kehabisan golongan darah AB+!!" sahut Perawat...
"Egh... Ambil darahku! Golongan darahku AB+" ucap Hana langsung...
"Dokter..." ucap suster itu nampak ragu
"Cepat lakukan saja!!" Hana membentak suster itu...
...
Darah itu kini mengalir dalam tubuh Andre...
"... Kumohon bertahanlah..." ucap Hana memegang tangan Andre yang sudah dingin...
Hana keluar dari lab seusai mendonorkan darah miliknya untuk Andre...
"Dokter sebaiknya istirahat... Dokter baru saja mendonorkan darah dokter untuk pasien.." tutur suster...
"Dokter akan segera menanganinya..." lanjutnya...
Memang Hana merasakan pusing setelah mendonorkan darahnya...
Sebenarnya ia sudah diberitahun bahwa Hana mengalami darah rendah 10% kebawah dari trombosit manusia normal...
Namun Hana tetap memaksakan dirinya untuk mendonorkan darahnya...
Dan inilah akibatnya...
...
"Dokter ini darahnya.." ucap suster memberikan kantung darah kepada Bianca...
"Terima kasih..." Bianca segera memasuki ruang rawat...
Didapatinya seorang pria nampak tak sadarkan diri dengan luka yang mengalirkan banyak darah...
Namun disamping itu...
Bianca lebih terpesona oleh wajah pria itu...
Nampak begitu sayu...
"Dokter! Kita harus memasang transfusinya..." ujar suster..
"Ya.." Bianca memasang selang ditangan Andre.. Disalurkannya selang itu dengan kantung darah yang sudah tersedia...
...
"Amel!! Gimana pasien satunya?" tanya Vere yang baru saja selesai.. Merawat korban...
"Dokter Amel baru saja mendonorkan darahnya untuk korban.. Jadi dia masih lemah..." jelas suster itu pada Vere..
"Hah?! Mel?! Ngapain kau donor darah?" tanya Vere
"... Aku nggak bisa membiarkan orang itu mati gitu aja Ver.." jelas Hana meski masih lemah...
KAMU SEDANG MEMBACA
Hours Prince Crown
Roman pour AdolescentsMenjadi anggota kerajaan dalam sekejap.. Akankah hubungan ini berhasil!!
