6🍃

4.8K 635 38
                                        

Please Vote & Comment


🍃

"Gue ga akan kasih nilai lo E. Tapi ada syaratnya."

"Syarat apaan?" 

"Jadi pacar sewaan gue."

"HAH?! LO GILA YA KAK?!" seru Yolan yang kaget dengan syarat gila dari Yohan itu.

"Berisik! Ga masalah kok kalo lo ga mau, gue bakal tetep kasih nilai lo E."

"Ck! Kak yang bener aja? Gue kan udah punya Yeonjun. Masa gue harus jadi pacar sewaan lo?" Nada Yolan sedikit merendah.

"Lo ga mau jadi pacar sewaan gue? Apa lo mau jadi pacar beneran gue aja? Hah?" Yohan bangkit berdiri dan berpindah duduk tepat disebelah Yolan.

"Ya engga lah!" Tolak Yolan mentah - mentah, membuat Yohan mendengus mendengarnya.

"Ya udah itu terserah kamu." Jawab Yohan angkuh dan langsung meninggalkan Yolan yang masih duduk di sofa.

"Ck! Kasih gue waktu buat mikir kak." Yohan langsung berbalik menatap Yolan.

"Ok. Gue tunggu sampe malam ini." Ujar Yohan yang kembali menghampiri Yolan yang masih setia duduk di sofa.

"Siniin hp lo." Yohan menadahkan tangannya mengisyaratkan Yolan untuk memberikan ponselnya.

"Buat apa?"

"Gue mau save nomor telpon gue, dengan begitu lo bisa hubungin gue kalo lo udah setuju sama ajakan gue tadi." Yohan mulai mengetikan angka angka pada ponsel Yolan, Yolan melirik sebentar kearah ponselnya yang dipengang Yohan. Ia mengertnyit saat Yohan mengetikan nama pengguna pada nomor telponnya.

AsDos ku yang GANTENG😍

"Heh apa apaan itu namanya?! Ganti!" Sanggah Yolan.

"Ck! Ga mau." Jawab Yohan sambil menjauhkan ponsel Yolan.

"Kak ganti gak namanya! Gue takut Yeonjun baca!" Yolan berusaha narik tangan Yohan yang sengaja ia angkat jauh jauh.

"Halahh bucin lo!" Sahut Yohan.

"Kaya lo ga bucin aja!"

"Gue ga punya bahan buat gue bucinin, gimana kalo lo aja yang gue bucinin?" Goda Yohan sambil menaik turunkan alisnya.

"Bodo ah! Kak siniin!" Yolan semakin berusaha untuk meraih ponselnya itu, sampai sampai ia tidak menyadari posisinya sekarang terbilang intim. Yohan yang dalam posisi tiduran di sofa dan Yolan yang berada diatas tubuhnya.

"Kak Yohan balikin hp gue!!"

Oops!

Yolan baru sadar jika jarak mereka ini sangat dekat. Ralat, bukan dekat lagi tapi lebih tepatnya menempel. Wajah Yolan dan Yohan hanya berjarak kurang dari sejengkal. Mata keduanya bertemu untuk beberapa saat.

"Yolan?" Gumam Yohan.

"E-eh, m-maaf kak gue.." Yolan segera menjauhkan tubuhnya dari Yohan dan sebisa mungkin untuk memberi jarak setelah ia berhasil merebut ponselnya. Keduanya terdunduk, membuat suasana hening sejenak.

"Gue.. gue pamit keluar ya kak." Ujar Yolan sebelum sedikit berlari keluar dari ruangan Yohan.

"Ssstt.. lo kenapa berisik banget sih hah?" Monolog Yohan seraya menyentuh dada sebelah kirinya yang sedari tadi bergemuruh di dalam sana.

🍃

"Kenapa pipi kamu merah gitu?" Tanya Yeonjun pada Yolan yang baru saja memasuki mobil Yeonjun.

𝐀𝐬𝐃𝐨𝐬 || 𝐊𝐢𝐦 𝐘𝐨𝐡𝐚𝐧Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang