Please Vote & Comment
🍃
⚠️Warn! Mature content🚫
Musim dingin masih melingkupi kota Seoul, terlebih di malam hari suhu mencapai titik terendahnya. Membuat siapapun tidak ingin berpergian keluar jika tidak ada hal yang begitu penting. Seperti dua insan yang sedang menikmati coklat panas ini, mereka duduk bersebelahan dengan posisi si cewek dalam dekapan hangat kekasihnya.
"Feel warm?"
"Eumm.. ya." Yolan meletakan mug yang berisi coklat panas itu ke atas meja sofa sebelum kembali menyamankan dirinya ke dalam dekapan Yohan.
Mata Yohan kembali fokus pada televisi di depannya. Sebenar Yohan ingin sekali menonton film bergenre action tapi sayangnya ia harus mengalah, karena kekasihnya sedang ingin menonton film thriller.
"Hey, kamu ga nonton filmnya? Aku ganti aja ya?" Yohan mengusap lembut pipi Yolan yang masih setia dalam dekapannya.
"Jangan." Remot yang semula ada di samping Yohan itu beralih ke tangan Yolan.
Yahh. Yohan sedikit menyesal mengusik kenyamanan Yolan dalam dekapannya tadi, membuatnya sekarang duduk dengan sedikit memberi jarak pada Yohan.
"Sini.. Jangan jauh jauh gitu dong duduknya."
"Engga mau. Nanti kamu ambil remotnya terus kamu ganti filmnya."
"Engga, aku ga akan ganti filmnya." Setelah mengatakan itu, Yohan merentangkan tangannya. Membuka lebar kedua tangannya seolah memberikan isyarat agar Yolan kembali kedalam dekapannya.
"Aku tuh penasaran sama ending dari film ini. Apakah nanti si cowok sadis itu jatuh cinta pada korbannya sendiri? Apa jangan jangan si cowok bakal tetep ngebunuh si cewek itu?"
Yohan masih memperhatikan dan memasang telinganya baik baik mendengar ocehan Yolan yang dengan semangatnya mempertanyakan ending dari film yang sedang mereka tonton itu.
"Biar aku tebak." Ucapan Yohan itu sukses mengalihkan atensi Yolan dari layar televisi.
"Apa?" Tanyanya, dengan wajah penasaran.
"Pada akhirnya cowok sadis itu akan jatuh cinta pada korbannya."
"Hahh, aku ga yakin. Kamu liat itu-" Yolan menjeda kalimatnya dengan menujuk adegan di dalam film menampilkan si cowok sadis itu mengetuk pintu kamar cewek yang menjadi korbannya dengan pisau.
"-dia akan membunuhnya." Lanjut Yolan.
"Engga."
"Iyaaa ih itu liat."
"Dia ga akan membunuhnya sayang." Balas Yohan yang tidak mau kalah.
"Ck. Jangan sok tau."
"Ya udah. Gimana kalau kita taruhan saja?" Yolan mengernyit mendengar penawaran Yohan.
"Taruhan gimana?"
"Menurutku cowok itu tidak akan membunuh korban ceweknya itu, dan menurut kamu cowok itu akan membunuhnya kan? Kalau tebakan aku benar, kamu harus turutin kemauan aku. Tapi kalau kamu yang benar, kamu boleh minta apapun ke aku sesuka kamu." Jelas Yohan, membuat Yolan sedikit berfikir.
"Gimana? Deal?"
"Oke deal."
🍃
KAMU SEDANG MEMBACA
𝐀𝐬𝐃𝐨𝐬 || 𝐊𝐢𝐦 𝐘𝐨𝐡𝐚𝐧
Fanfiction𝘒𝘪𝘴𝘢𝘩 𝘤𝘪𝘯𝘵𝘢 𝘢𝘯𝘵𝘢𝘳𝘢 𝘈𝘴𝘪𝘴𝘵𝘦𝘯 𝘋𝘰𝘴𝘦𝘯 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘔𝘢𝘩𝘢𝘴𝘪𝘴𝘸𝘢𝘯𝘺𝘢 ▶Started : 14.Mei.2019 #1 in Yohan [010220]
