Please Vote & Comment
🍃
Mereka tidak menghabiskan banyak waktu di rumah orang tua Yohan. Karena, sang mamah yang harus menghadiri acara arisan dengan para istri pejabat lainnya. Yohan dan Yolan tidak masalah, lagi pula mereka akan kembali melanjutkan perjalanan mereka yang entah akan kemana itu.
"Habis ini kita nonton yuk?"
"Joker? Ayo!!" Jawab Yolan dengan semangatnya.
"Oke, as your wish. Kamu kayaknya pengen banget nonton Joker?"
"Iyaa, aku kesel sama Somi yang kemaren hampir aja kasih aku spoiler film Joker. Jadi aku pengen cepet cepet nonton sebelum Somi bocorin spoilernya lagi."
"Uluuh uluuhh kasian,, cup cup jangan sedih gitu dong." Goda Yohan seraya mengusap surai Yolan. Bukannya membaik, Yolan malah dibuat kesal saat dengan teganya Yohan menarik bibirnya yang mengerucut itu.
"Akhh! Sakit!!"
"Eumm sakit ya? Yang mana yang sakit? Sini majuan biar aku liat." Yolan menurut begitu saja saat Yohan menyuruhnya untuk mendekat. Ia mencondongkan badannya kearah Yohan yang masih berkemudi.
"Disini?" Yohan mengusap bibir Yolan dengan ibu jarinya, lalu selanjutnya ia menoleh sebentar kearah Yolan untuk memberinya kecupan singkat dibibirnya, sebelum kembali lagi fokus pada jalanan.
"Udah sembuh."
"Ck! Engga, ini jelas jelas masih sakit." Gerutu Yolan.
"Oh kurang? Mau aku cium lagi?"
"Engga ih, bukan! Tapi serius ini sakit, lagian kamu nariknya ga kira kira."
"Iyaa maafin aku, habisan aku gemes kalo liat kamu cemberut kaya gitu. Bawaannya pengen cium, tapi akunya lagi bawa kemudi." Tutur Yohan dengan wajah yang memelas.
🍃
"Satu popcorn dengan ukuran sedang dan dua soft drink." Yolan sedikit kesulitan saat akan membawakan pesanan mereka menuju tempat dimana Yohan duduk menunggu.
Brugh!
"Ups! Sorry."
Yolan menatap nanar popcorn yang jatuh berserakan mengotori lantai. Sebelum akhirnya memincingkan matanya melihat wanita di depannya yang terlihat tidak asing baginya.
"Sorry gue ga sengaja-"
Prang!
"-Yahh jatuh lagi." Dapat Yolan liat jelas bahwa wanita di hadapannya ini sengaja melayangkan tangan kirinya hingga menyenggol gelas berisi soft drink di tangan Yolan.
"Sialan! Maksud lo apa sih hah?!" Yolan menendang gelas soft drink yang sudah tergeletak di lantai sampai mengenai dan mengotori kaki wanita itu.
Tidak terima dengan perlawanan yang Yolan berikan wanita bermata sipit seperti kucing itu balas mendorong bahu Yolan, hingga membuatnya hampir limbung.
"Hey lo bitch apa apaan sih!" Teriak Yolan dengan lantang. Membuat orang di sekitar memperhatikan perdebatan mereka.
Wanita itu menarik kerah jaket denim yang Yolan kenakan. "Lo bilang gue apa barusan?!"
"Bitch! Cantik sih, tapi kelakuan lo kaya jalang yang dengan ga tau malunya rebut pacar orang." Ketus Yolan dengan nada sinisnya. Bertepatan saat Yolan selesai mengucapkan kalimat tersebut, mantan kekasihnya datang menghampiri mereka.
KAMU SEDANG MEMBACA
𝐀𝐬𝐃𝐨𝐬 || 𝐊𝐢𝐦 𝐘𝐨𝐡𝐚𝐧
Fanfiction𝘒𝘪𝘴𝘢𝘩 𝘤𝘪𝘯𝘵𝘢 𝘢𝘯𝘵𝘢𝘳𝘢 𝘈𝘴𝘪𝘴𝘵𝘦𝘯 𝘋𝘰𝘴𝘦𝘯 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘔𝘢𝘩𝘢𝘴𝘪𝘴𝘸𝘢𝘯𝘺𝘢 ▶Started : 14.Mei.2019 #1 in Yohan [010220]
