S2 SUDAH RILIS !
"jika kau menolak sentuhan dariku, maka kau harus jadi pacarku"
.
.
.
.
⚠️ TANPA HURUF KAPITAL
THREESOME & ONESHOOT 21+
BOY X BOY
GAY
🥇Rank 1 on #mxm [11/11/19]
🥇Rank 4 on #gay [24/11/19]
🥇Rank 4 on #bl. [1/1/20]
🥇Rank...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"menggemaskan" valdo bergumam sambil melihat tingkah geo
'cklek' knop pintu kamar mandi terbuka. terlihat geo yang memeluk dirinya sendiri
"kau kenapa?"
"d , dingin" geo menggigil. ia berjalan menuju sofa depan ranjang, lalu menekuk lutut dan memeluknya
"kenapa tidak pakai air hangat??" valdo menghampiri geo sambil menutup badan geo dengan selimut
"anu . . tidak bisa menyala" geo meremas selimutnya
"tunggu sebentar. aku akan bersiap" valdo membawa pakaiannya dan masuk kamar mandi
knop pintu kamar mandi terbuka. valdo dengan cepat memeluk geo dari belakang
"?!" geo terkejut, lalu menoleh ke arah valdo
"bagaimana kondisimu? sudah lebih baik?"
"sudah, terima kasih banyak hyung. aku ingin pulang sekarang" geo berdiri dan membereskan pakaiannya yang berserakan di lantai
"holemu . . tidak sakit?"
"hanya perih sedikit. aku bisa menahannya"
"titipkan pakaianmu disini saja. mungkin ibumu akan curiga jika kau membawanya pulang" valdo merebut pakaian dari geo, lalu meletakkan di keranjang tempat pakaian kotor.
"aku akan membawa pakaian kotorku ke laundry besok. pakaianmu akan segera ku kembalikan. sekarang aku akan mengantarmu pulang" valdo mengambil kunci mobilnya dari lemari
"lalu motorku?"
"ambillah besok. disini aman, tenang saja"
"terima kasih banyak! maafkan aku terlalu merepotkan" geo menatap mata valdo
'chup' valdo mengecup bibir geo sekilas
"tidak merepotkan sama sekali. ayo berangkat"
"uh? ne" geo membelalakkan matanya, ia terkejut. lalu berjalan keluar dari kamar valdo
. . .
• DI PERJALANAN •
"kau terlihat sangat cocok menggunakan pakaian itu" valdo menatap tubuh geo dari atas sampai bawah
"benarkah? terima kasih. jangan menatapku seperti itu, fokuslah menyetir. atau hal buruk terjadi pada kita" geo menghadap depan dan meletakkan tangannya di atas paha nya sambil menggenggam HP
"tidak masalah. jika itu denganmu" valdo terkekeh
"YAK! apa yang hyung katakan?! orang tuaku pasti sedih" geo menoleh cepat ke arah valdo dan memukul lengan valdo pelan
"hahaha, aku bercanda. masih ada banyak hal yang ingin ku lakukan denganmu"
"maksudnya?" geo mengerutkan dahinya
"jadilah pacarku"
geo terkejut lagi. ia terdiam beberapa saat
"kenapa diam? kau tidak mau?"
"anu, kita bahas ini lain kali saja! aku belum siap"
"kau straight?" tanya valdo sambil menyetir
"b , bukan begitu. ah rumahku tidak jauh lagi" geo mengalihkan pembicaraan
"dimana? yang mana?"
"tepat disana! rumah biru muda itu adalah rumahku. tidak, lebih tepatnya rumah orang tuaku" geo menunjuk salah satu rumah di depannya
"kau benar benar menggemaskan"
wajah geo memerah. ia tersipu malu
"sudah sampai"
"ne, sekali lagi terima kasih banyak! apa hyung tidak mau mampir?"
"tiak, terima kasih. ini sudah malam, lain kali saja"
"baiklah. hati hati di jalan, pulanglah dengan selamat. sampai jumpa lagi" geo melambai lambaikan tangannya
"sampai jumpa"
mobil valdo terlihat mengecil, lalu hilang. geo masuk ke dalam rumah
. . .
• DI RUMAH •
"eomma! appa! aku pulang!" geo berlari kecil menghampiri ayah dan ibunya yang sedang menonton tv. ayah dan ibu geo menoleh, lalu tersenyum
"sudah makan malam nak?"
"belum eomma"
"makanlah! eomma mu membuatkan kita soup ayam. rasanya sangat lezat" cetus ayah geo cepat
"benarkah? soup ayam? AKU AKAN MAKAN SEKARANG!" geo bersemangat, ia berlari menuju dapur dan mengambil makan
setelah makan, ayah dan ibu geo pergi ke kamar. geo pun sama
"selamat malam eomma! selamat malam appa!"
"selamat malam sayang" ayah dan ibu geo menjawab dengan kompak