setelah memanggil dokter, davin segera memanggil valdo. tanpa menunggu, ia langsung pergi ke satu bar karena merasa stres. bar yang didatangi davin adalah gay bar yang sudah menjadi tempat favoritnya
"halo vin, sudah lama tidak kemari" sapa nathan, pelayan bar yang sudah ia kenal
"berikan aku sebotol wine"
"seperti biasanya?"
"hm" davin mengeluarkan ponselnya dengan malas. ia menelpon seseorang
. . .
"kutraktir minum, datang sekarang. gay bar biasanya"
davin mengakhiri teleponnya
. . .
15 menit kemudian . .
"oh james, kau juga datang"
"haha iya, dimana davin?"
"itu dipojok sana, kurasa dia dalam mood yang buruk" nathan menunjuk satu tempat VIP paling ujung. "loh? tadi kulihat dia datang sendiri, lalu kenapa ada dua pria disana?"
"aku duluan" james berlari menuju tempat davin
"cheers!" davin mengangkat gelas dengan posisi kepala menyandar di bahu pria sebelahnya. ia terlihat mabuk
"vin, kita pulang sekarang" james menarik tangan davin hingga berdiri
"hei james jangan terburu buru, ayo kita habiskan semua wine di bar ini!" davin mengangkat gelasnya kembali
james mengarahkan tubuh davin agar berdiri di belakangnya. "kalian berdua, dengar. dia pacarku, jangan menggodanya lagi."
"tadi dia berkata bahwa dia belum punya pacar. dan ya, aku adalah calon pacarnya. kau pulang saja, malam ini adalah milikku dan miliknya" roy, seseorang yang tadi disandari davin berdiri lalu berusaha meraih tangan davin
"kukatakan sekali lagi. dia pacarku. kau tidak tuli kan?" james mendorong tubuh roy
"dia tidak punya pacar, apa telingamu baik baik saja?" roy bersikeras merebut davin dari james
davin yang sudah mabuk berat tidak bisa mencerna obrolan james dan roy. maka dari itu, ia memilih untuk diam saja
"kau membuang buang waktuku" james menarik davin, lalu berjalan keluar dari bar
. . .
"masuk" james mendorong tubuh davin ke dalam mobilnya
"tapi mobilku"
"kubilang masuk. dimana barang barangmu? dompet, kunci dan juga ponselmu"
"ini ponselku" davin mengangkat dompetnya
"duhh, lalu mana dompetmu?"
"ini" davin menyerahkan ponselnya kepada james
"kuncimu"
"kunciku di dalam bar"
"tunggu disini, jangan kemana mana" james menutup pintu mobilnya lalu berlari ke dalam bar
. . .
"nath, kau melihat dua orang yang tadi duduk disini bersama davin?" james mulai panik ketika tempat bekas davin sudah bersih, 2 orang tadi juga sudah pergi
"oh mereka baru saja keluar"
"hm, thanks" james segera berlari menuju ke tempat parkir
. . .
"hei kau!" james menarik kerah belakang roy yang membuka pintu mobil miliknya. "apa yang kau lakukan di mobilku?!"
"aku mengembalikan ini" roy mengangkat kunci davin
KAMU SEDANG MEMBACA
S1. OUR SLAVE [BL 21+]
RomanceS2 SUDAH RILIS ! "jika kau menolak sentuhan dariku, maka kau harus jadi pacarku" . . . . ⚠️ TANPA HURUF KAPITAL THREESOME & ONESHOOT 21+ BOY X BOY GAY 🥇Rank 1 on #mxm [11/11/19] 🥇Rank 4 on #gay [24/11/19] 🥇Rank 4 on #bl. [1/1/20] 🥇Rank...
![S1. OUR SLAVE [BL 21+]](https://img.wattpad.com/cover/198975914-64-k828375.jpg)