2 years later...
Arlaya
New York, aku kembali ketempat dimana aku pernah menetap disini setelah cukup lama menghabiskan masa SMA di Jakarta akhirnya aku bisa merasakan udara di tempat ini lagi.
Banyak yang berubah semenjak aku pindah. Terutama taman bermain yang biasanya aku dan Levin datangi sehabis pulang sekolah menggunakan sepeda.
Aku memutuskan pindah ke New York karena kuliah disini, namun sayang. Bunda dan ayah tak bisa ikut menetap disini karena pekerjaan ayah yang tak bisa berpindah begitu saja. Bisa disebut aku merantau sendiri di negara ini.
Dan disinilah aku duduk pada bangku yang disediakan di depan taman bermain yang kubilang tadi. Memperhatikan anak - anak kecil dengan senyuman merekah yang mereka tunjukkan karena merasa senang dengan apa yang mereka lakukan, persis seperti saat aku dan Levin bermain juga.
Karena mulai merasa bosan, akhirnya aku beranjak pergi dan berniat untuk pergi ke cafe didekat taman bermain yang hanya membutuhkan waktu sekitar 5 menit jika berjalan.
Pintu cafe berdering saat aku membukanya. Bau kopi yang menyeruak masuk kedalam indera penciumanku membuat senyum merekah di bibirku karena baunya yang sangat menyenangkan. Kakiku berjalan menuju tempat order.
"One hot vanilla latte please." Ucapku pada pelayan wanita yang berdiri didepan mesin kasir.
"Anything else?" Jawabnya dan aku menggeleng, lalu dengan senyumannya ia langsung memberitahukan harga segelas kopi dan aku langsung merogoh dompet yang ada didalam Coat yang sedang kupakai dan segera membayarnya sesuai total harga.
Wanita ini menyuruhku untuk menunggu sesaat dan aku langsung mencari tempat duduk yang menghadap ke jendela.
Tak lama kemudian pegawai laki - laki segera mengantarkan kopi yang kupesan, aku menerimanya dan tak lupa berucap terima kasih.
Kubuka buku novel yang baru kubeli kemarin bersama kawan satu apartemenku— Beatrice saat kami ke toko buku.
Saat tanganku berpindah ke halaman baru, tiba - tiba ponselku bergetar dan notifikasi pesan masuk pun muncul di layar.
It's Levin.
Levin: Hi
Dengan sapaan itu saja sudah bisa membuat senyumku merekah.
Ah ya, kami resmi berpacaran sejak aku lulus dari SMA. Levin datang dengan kejutan dan mengucapkan hal yang memiliki kejutan pula, setelah kehilangan Devan yang membuat aku menutup hati. Akhirnya setelah Levin menyatakan perasaannya dia berhasil membuatku membuka hati lagi.
Levin: Aku pengen cerita...
Levin: Tadi aku ngeliat gadis, cantik banget. Dia datang ke cafe dan order vanilla latte hangat lalu duduk didekat jendela. Oh ya, dia juga sangat begitu cantik memakai Coat coklat mudanya, rambutnya yang hitam digerai membuat dirinya semakin keliatan cantik. Ah sayangnya dia gak mau berbalik, gimana caranya ya biar dia berbalik? Any suggestion?
Levin: Arlaya Dev Leticia, turn around :)
Aku langsung meletakkan ponselku dan berbalik. Mataku membulat dan tubuhku langsung reflek turun dari kursi lalu berlari memeluknya.
Ini Levin, ini adalah Levin yang kurindukan. Ya Tuhan dia kembali.
"Ah Levin aku kangen." Ucapku masih memeluknya namun kini lebih erat.
"I miss you too dear. Finally i meet my home, Arlaya you are my home." Balasnya seraya mengelus rambutku.
Senyum tak lepas dari bibirku dan akhirnya kami melepas pelukan dengan duduk berdua ditempat tadi aku duduk.
Setelah berpacaran, kami harus kembali berpisah karena Levin masih harus mengerjakan tugas akhirnya di London. Dan kini ia bercerita bahwa tugasnya sudah selesai dan bulan depan ia akan merayakan hari kelulusannya.
"Kamu mau ya ikut aku ke London? Temenin mama pas aku lulus." Tawarnya dan dengan senyum aku mengangguk menerima tawarannya.
Levin kegirangan karena permintaannya terwujud. Kami akhirnya menghabiskan sore di cafe ini dengan berbagai macam bahan obrolan dan candaan yang kami masing - masing buat.
Ini layaknya mimpi untukku. Mencintai sahabat lelakiku yang dulunya sempat aku tolak mentah - mentah karena tak ingin merasa tersakiti dengan kehilangan, Levin berhasil merubah semuanya, ia berhasil merubah diriku menjadi pribadi yang lebih baik dan mengajarkan menjadi pribadi yang selalu berpikiran positif.
Hidupku sebelum dengan Levin tampak monoton dan cukup abu - abu karena drama teror yang diberikan oleh tetangga sekaligus teman sekolahku—Alavan.
Semenjak kejadian itu, Alavan dijerat hukuman 20 tahun atas perbuatannya. Namun tak sampai 3 hari di penjara, aku mendapat kabar bahwa ia nekat dengan membunuh dirinya sendiri karena merasa frustrasi didalam jeruji besi.
Tubuhnya ditemukan tak bernyawa setelah ditemukan oleh salah satu petugas kepolisian. Ia menggantung dirinya sendiri. Itu kata petugas polisi setelah melakukan hasil otopsi.
Aku tak menyangka, cukup merasa prihatin setelah mendengar kabar tersebut. Banyak yang bilang bahwa aku bodoh karena masih saja merasa prihatin pada orang yang sudah membunuh dan mencelakai orang terdekatku. Namun inilah aku, jujur aku sudah memaafkannya sejak lama. Tetapi aku juga ikut memikirkan perasaan orang tua Alavan yang pasti sangat terpukul atas kehilangan putranya.
Everything change.
"Hey. Kok ngelamun? Kamu mikirin apa?" Ucap Levin setelah beberapa menit lalu kami memberhentikan pembicaraan.
"Ah gak, gak pa-pa. Ini udah hampir gelap, pulang yuk?" Balasku dan dibalas baik dengan anggukan darinya.
Akhirnya kami keluar dari cafe dan berjalan pulang, lebih tepatnya ia mengantarkan aku pulang dan setelahnya ia langsung kembali ke hotel karena masih merasakan jet lag.
Aku keluar dari mobilnya dan melambaikan tangan kearahnya, lalu setelah ia pergi. Aku langsung masuk kedalam gedung apartemen dan menaiki lift menuju kamar yang aku dan Beatrice tempati.
// O B S E S S E D //
Aloha!!
Bonus chapter is here ☺️
Jadi ini adalah bonus chapter pertama yang aku bikin buat memperlengkap cerita Obsessed yaa.
Dan masih ada bonus chapter yang kedua kok. Jadi, ditunggu yaa ❤️
🦋 VOMMENTS 🦋
KAMU SEDANG MEMBACA
Obsessed [COMPLETE]
Fiksyen RemajaObsesi, adalah keinginan akan sesuatu disertai usaha keras bahkan terkesan memaksa untuk mencapai keinginannya itu. Obsesi merupakan sebuah keinginan yang disertai tindakan emosi yang tidak terkendali atau berlebihan serta tidak beralasan untuk mewu...
![Obsessed [COMPLETE]](https://img.wattpad.com/cover/153926621-64-k420892.jpg)