Jinyoung dan Jihoon kembali ke kediaman Xi pagi ini, keluarga Park sudah pulang kemarin bersama Minju dan Chaewon juga karna mereka harus sekolah.
Yujin tetap stay di China sesuai perintah Sehun, Seunghun dan lainnya di tahan Luhan untuk tidak pulang lebih dulu sampai pengantin baru itu kembali setelah menginap dua malam di hotel Minhyun.
Jinyoung dan Jihoon memasuki rumah dan berpapasan dengan Yonghee dan tak jauh dari mereka ada Hyunsuk yang tampak tak bergeming menatap kekasihnya, Yonghee tersenyum tipis sebelum berlalu begitu saja.
"apa kalian bertengkar?" tanya Jinyoung menatap Hyunsuk.
"begitulah"
"kalian sudah datang, bagaimana acara menginapnya?" tanya Luhan yang baru bergabung bersama Minhyun.
"kurang lama eomma, Jihoon tidak mau diam di kamar saja"
"kau ini, kasian menantu eomma jika kau meminta bercinta tanpa henti"
"kenapa eomma tidak memihakku?"
"karna kau tidak pantas di bela, eomma akan membela Jihoon mulai sekarang"
Jihoon menjulurkan lidahnya mengejek Jinyoung dan menyamankan diri ketika Luhan merangkulnya, Jinyoung mendengus dan mengundang kekehan yang lainnya.
"dimana Yonghee?"
"aku disini eomma"
"eoh? Kau dari mana?"
"dari toilet"
"karna semua sudah disini, Jihoon bisa eomma meminjam Jinyoung sebentar? Ada urusan bisnis yang tidak bisa di tunda, pergilah ke kamar Yujin, dia merengek bosan sejak Yena dan lainnya pulang"
"baik eomma tapi kamarnya yang mana?"
"di lantai dua, ada tulisan Yujin's room di pintunya"
"ah baiklah aku ke atas"
Setelah memastikan Jihoon sudah bersama Yujin, ekspresi Luhan berubah serius.
"ada apa eomma? Sudah terjadi sesuatu?"
"duduklah, kita perlu bicara serius. Appamu tau jika kau menikahi Jihoon dua hari lalu, alasan Yujin masih ada disini karna appa yang memintanya"
"l-lalu bagaimana? Appa pasti marah, bisa saja dia memisahkanku dan Jihoon"
"sepertinya dia tidak akan melakukannya, dia tidak bertindak apapun sejauh ini"
"tapi tetap saja kita tidak bisa diam saja eomma, bisa berbahaya untuk Jihoon dan keluarganya" sahut Gon dan di angguki yang lain.
"itu sebabnya kita berkumpul sekarang, kau harus menjaga sikapmu Jinyoung terutama jika bertemu keluarga Jung. Jangan membuatnya marah sampai appa mengabari eomma lagi, dia sedang melakukan sesuatu yang eomma tidak tau"
"apa itu berhubungan denganku?"
"berhubungan denganmu, Yujin dan.."
"dan?"
"dan.."
"dan keluarga Park" sahut Minhyun.
"keluarga Park? Apa hubungannya appa dengan mereka? Bukankah mereka tidak saling kenal?"
"apa kau melupakan siapa appanya Jihoon?"
"apa maksudmu hyung?"
"kau ingat saat kecil kau sering bertemu sahabat appa yang selalu kau panggil paman tampan dan tinggi?"
"paman tampan dan tinggi?"
Jinyoung tampak berpikir, ia tidak asing dengan kata-kata itu. Ingatannya kembali saat usianya tujuh tahun, ia ingat pernah memanggil seorang pria seusia ayahnya dengan panggilan paman tampan dan tinggi.
KAMU SEDANG MEMBACA
Trap In An Affair [ Deepwink ]
FanfictionBae Jinyoung adalah korban perjodohan atas perjanjian gila sang Ayah. Jinyoung di paksa menikah dengan seorang wanita yang usianya bahkan lebih tua 10 tahun darinya, Jinyoung benci hidupnya dan tidak puas dengan pelayanan istrinya hingga akhirnya ia...
![Trap In An Affair [ Deepwink ]](https://img.wattpad.com/cover/199184157-64-k305867.jpg)