My Boss Need Me|09

32K 2.2K 17
                                        

Give me votmen and follow me

******

Noah mengedarkan pandangannya keseluruh sudut bangunan megah itu, mencari sesosok pria bertubuh kekar yang tak lain adalah Hares. Sorot mata kagetnya seakan meminta penjelasan pada pria itu. Pasalnya tadi, sebelum dia datang kerumah Hares, dia memutuskan kembali keapartemen kecilnya untuk membawa sepasang pakaian. Namun, saat datang kesana, pemilik apartemen datang padanya, meminta kunci apartemen kembali dan mengembalikan uang sewa yang sudah dibayar oleh Noah. Semua barang-barangnya juga sudah diangkut dan berdasarkan pengakuan pemilik apartemen, barang-barang Noah diangkut oleh orang-orang yang mengenakan stelan jas. Mendengar hal itu, Noah hanya bisa membayangkan satu orang, Hares.

"Akhirnya kau datang juga, aku sudah menunggumu dari tadi." Ujar Hares enteng sembari melingkarkan pergelangannya kepinggang Noah.

Alih-alih membalas ucapan Hares, Noah malah membuat sebuah pertanyaan baru "Apa yang terjadi dengan apartemenku?"

"Ah!! Apartemenmu, sudah kubayar pemiliknya untuk tidak mengizinkanmu tinggal disana, dan semua barang-barangmu..." ucapan Hares terhenti.

"Maksudku hanya pakaianmu, sudah kupindahkan kesini." Sambung Hares.

"Maksudmu? Aku akan tinggal ditempat ini?" Tanya Noah kembali, Hares membalasnya dengan anggukan.

"Bersamamu?" Kali ini pertanyaan Noah berhasil membuat Hares sedikit kesal.

"Kau tidak mau tinggal bersamaku?" Tanya Hares.

"Bukan..bukan itu maksudku..aku hanya.." ucapan Noah terpotong saat Hares secara tiba-tiba mengangkat tubuhnya.

"Akan kuberi kau hukuman atas ucapanmu." Ucap Hares sembari menggendong Noah masuk kedalam kamar. Sesampainya dikamar, Hares membanting tubuh Noah pelan keatas kasur empuk dan secara brutal membuka kemeja Noah, ini adalah kemeja kedua yang dirusak oleh Hares.

"Hares tunggu.." tidak mau melewatkan kesempatan, Hares langsung menyambar bibir Noah dan memasukkan lidahnya ketika Noah membuka mulutnya.

Noah memberontak dengan memukul-mukul dada bidang Hares, napasnya hampir habis akibat ciuman brutal yang diberi Hares.

"Bukannya kau bilang aku boleh melakukannya sepuasku saat dikantor tadi. Jadi jangan memberi perlawanan, agar aku memberimu kepuasan." Ujar Hares dengan nada menggoda.

Noah menahan tubuh Hares menggunakan tangannya seraya berucap "Kau boleh melakukannya sepuasmu, tapi ada syaratnya."

Alis Hares saling bertautan "Syarat?" Noah mengangguk.

"Apa syaratnya?" Tanya Hares kembali.

"Jangan melakukannya dimalam hari, karena aku tidak mau kelelahan dan kembali datang terlambat kekantor akibat bangun kesiangan." Jelas Noah.

Hares tampak berpikir, malam hari adalah waktu ternikmat saat melakukan sex, tapi daripada tidak melakukannya sama sekali, Hares memilih untuk menyetujuinya. Lalu dia segera kembali menikmati kulit lembut beraroma buah melon Noah.

Hares mengecup leher jenjang Noah, meninggalkan banyak bekas kemerahan disana, lalu menurun keputing yang sudah mengeras itu. Mulut Hares melumat benda itu dengan rakus, sebelah tangannya juga memainkan puting Noah yang lainnya. Membuat Noah mendesah merasakan kenikmatan yang teramat. Tangannya meremas-remas rambut legam Hares, sementara mulutnya mengeluarkan desahan yang membuat Hares semakin bersemangat.

Tangan Hares menurun kecelana Noah, memainkan benda kecil milik Noah yang sudah menegang dari balik celananya yang masih terpasang, mengundang Noah untuk mendesah semakin merasakan nikmat. Bibirnya kini ikut menurun keperut rata tanpa bentuk Noah, menciumi daerah pusar kecilnya, lalu membuka celana anak itu sepenuhnya. Hares tersenyum saat melihat benda kecil itu menegang, lalu kembali memainkannya, membuat Noah menggeliat nikmat.

My Boss Need Me |END|Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang