Bagian 17

22.7K 1.3K 65
                                        

Di kamar Kooktae, Jungkook sudah bangun jam 5 pagi tadi. Setelah cuci muka dan gosok gigi, dia kembali berbaring di samping Taehyung yang masih tidur.

Jungkook setia menatap Taehyung yang begitu cantik dan menggemaskan saat tidur. Secara tidak sadar, Jungkook sudah mengukung Taehyung dan mulai merendahkan wajahnya.

Chup..

Jungkook mencium bibir Taehyung dengan melumatnya dengan lembut. Jungkook melesatkan lidahnya ke dalam mulut Taehyung yang sedikit terbuka untuk menggapai lidah Taehyung.

"Eunggghhh." Lenguhan Taehyung membuat Jungkook menghentikan aksinya mari mencium bibir kesayangannya.

Jungkook melepas ciumannya dan menyisakan juntaian saliva milik mereka berdua. Jungkook membersihkan saliva di sekitar bibir Taehyung.

Jungkook terkekeh kecil saat melihat Taehyung merenggut merasa tidurnya terganggu karena dia mengecupi wajahnya.

"Rencanaku berhasil baby. Paman dan saudarimu mulai bereaksi sayang. Kemarin saat rapat dia memperkenalkan putrinya dan dengan tidak malunya saudarimu itu menggodaku baby. Tapi malah membuatku ingin muntah melihat penampilannya. Kita akan membuat kejutan untuk mereka baby. Aku tidak sabar melihat reaksi mereka saat tau kamu adalah milikku."

Jungkook turun dari tempat tidur dan menuju ke lantai bawah. Mendengar pintu tertutup, Taehyung membuka matanya karena sebenarnya dia sudah bangun saat Jungkook mengecupi wajahnya.

"Kamu benar daddy. Aku juga tidak sabar menunggu kejutan untuk paman dan saudariku yang gila kekuasaan itu. Tidak akan aku biarkan mereka hidup tenang setelah ini."

Taehyung turun dari tempat tidur lalu menuju kamar mandi untuk gosok gigi dan mencuci muka tapi sebelum itu dia mengikat rambut depannya seperti apple hair dan itu sangat menggemaskan. Setelah itu dia turun ke lantai bawah.

"Pagi Jin hyung."

"Pagi Taetae. Kenapa kamu begitu imut sih pagi ini?" Seokjin menguyel2 pipi Taehyung. Bagaimana tidak imut Taehyung masih memakai piyama bergambar Cooky dan rambutnya di ikat apple hair.

"Ish...hyung sakit tau." Taehyung mengerucutkan bibirnya dan membuat berkali2 lipat imutnya.

Seokjin meremat apron yang dia pakai untuk menahan gemas.

"Maafkan hyung. Kamu imut sekali sih jadi hyung tidak tahan tidak mencubitmu."

"Yang lain kemana hyung?"

"Jimin menyusul Hoseok, Minki dan Yoongi ke busan. Namjoon dan Jungkook sedang berolahraga. Kalau appa dan eomma pergi ke thailand untuk mengecek perusahaan disana."

"Pantas sepi sekali. Lagian kenapa hyungdeul belum pulang dari busan padahal sudah 2 hari disana."

"Ada sedikit masalah disana. Jadi mereka menyelesaikan masalahnya dulu baru pulang."

"Taetae bantu memasak hyung. Taetae sudah lama tidak memasak."

"Boleh kok. Oh ya nanti kita jalan2, kamu mau apa tidak?"

"Mau hyung. Taetae bosan di mansion terus."

"Oke. Nanti setelah sarapan kita berangkat jalan2."

Seokjin dan Taehyung mulai memasak. Sekitar 1 jam lebih semua masakan mereka sudah jadi. Taehyung menata makanannya di atas meja makan. Tiba2 saja sepesang lengan kekar melingkar di perutnya membuat Taehyung terkejut tapi tak berlangsung lama saat mengenal aroma kesukaannya, siapa lagi kalau bukan Jungkook.

"Morning baby." Lalu mengecup pipi Taehyung.

"Morning too, sudah selesai olahraganya." Taehyung membalikkan badannya untuk menghadap ke Jungkook.

Baby Boy (END)  Kookv//KooktaeCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang