Balas Dendam?

461 51 19
                                        

Setiap hari Kuroko akan pulang pergi sembari belajar, agar diapun bisa masuk kuliah satu universitas tokyo bersama dengan Chihiro.

Dan iapun mulai merencanakan, balas dendam pada Nijimura Shuzo.

Pria yang sudah menyakiti kakak tercintanya itu.

Nijimura Shuzo, merupakan anak angkat pertama dalam keluarga Akashi.

Namun setelah Nijimura Shuzo.

Akashi Masaomi dan Akashi Shiori juga memiliki anak kembar yang berdarah Akashi sungguhan,

Bernama, Akashi Seijuuro (bokushi) dan Akashi Seishiro (oreshi).

Mereka sangar terkenal seantero Jepang, sang kakak setelah lulus kelak akan bekerja dan membantu perusahaan bersama sang kakak tertua,

Sedang Akashi Seishiro berniat akan kuliah terlebih dahulu di Todai (Tokyo Daigaku).


Dan lengkaplah semua rencana Kuroko, bagai melempar 1 batu dan harus mengenai 2 burung sekaligus.

Ia akan kuliah di Todai, dan dia harus menarik perhatian Akashi Seishiro sang adik.

Kemudian ia harus mendapatkan pekerjaan di tempat Akashi Seijuuro bekerja, semua sudah ia rencanakan dengan matang.

Sampai tanpa terasa waktu kelulusan SMApun tiba, dan benar saja ia akan mulai kuliah di Todai 3 bulan yang akan datang.

Jadi selama itu ia akan merawat kakaknya dengan sepenuh hatinya.


Tok tok tok

"Nii-san ini aku, Kuroko" ucap Kuroko lembut

"Masuklah~" kini keadaan Chihiro jauh lebih baik dari sebelumnya, perlahan tapi pasti berat badan Chihiro mulai naik.

"Nii-san aku bawa soup ayam. Aku minta resep yang boleh Nii-san makan ke suster" ucap Kuroko mengeluarkan tempat makan cukup besar.

"Makanlah bersama ku" ucap Chihiro tersenyum kecil.

"Wakatta" ucap Kuroko langsung menurut, agar kakaknya semangat makannya.

.

.

.

Skipp time. . .

Kini Kuroko sudah mulai Kuliah, namun hari ini matakuliahnya sudah selesai sebelum jam 12,

Ia menunggu di perpus kampus, di ama di Todai kafe dan perpustakaan di gabung menjadi satu agar para mahasiswa lebih betah,

Namun bagi yang mengotori perpus ataupun buku perpus dapat di kenai denda yang tidak main main besarnya.

Ia membaca buku seharian sampai waktu part time tiba, namun entah kenapa ia tiba tiba terusik dengan seorang pria yang tentu sangat ia kenal,

Bukan hanya dia tapi seluruh jepang mungkin kenal, siapa lagi kalau bukan Akashi Seishiro.

Pria itu tengah mengenggam kertas kecil dengan beberapa nama nama buku yang sedang ia cari, namun tampaknya banyak yang ia tak mengerti dimana letak buku tersebut,

Kuroko bingung, kenapa Akashi tidak bertanya pada penjaga perpus?

Namun karena Seishiro yang terus menerus berdiri di sisi rak belakang Kuroko tentu itu membuat Kuroko risih dan tak nyaman,

Pada akhirnya ia turun dari kursinya dan berjalan ke depan Akashi Seishiro.

"Kamu berada di sini terus, aku yang sedang baca di depanmu menjadi risih.

Berikan catatanmu, biar aku bantu cari" ucap Kuroko kesal,

"Hai?" ucap Akashi Seishiro memberikan secarik kertas itu kepada Kuroko.

Tanpa hitungan menit, 5 buku yang ada dalam catatan pun sudah terkumpul.

"Ini buku mu, catatan mu. lain kali kalau kamu gak tahu dimana tempat buku buku yang kamu cari.

Kamu bisa pergi ke penjaga perpus dan memberikan catatan mu,

Biar penjaga yang mencarikannya untukmu, itu memang tugasnya, mengerti?" ucap Kuroko tanpa ekspresi.

"Hai, a-arigatou~?" ucap Seishiro polos.

"Kuroko, Kuroko Tetsuya" ucap Kuroko mulai melangkah pergi, kembali ke mejanya tadi.


"Aku-"

"Akashi Seishiro bukan?

Jangan bercanda, di jepang tidak ada yang tidak mengenalmu bukan?" ucap Kuroko tersenyum kecut.

Umpan no 1 jika ingin mendekati target,

Kalau dia orang populer, bertingkahlah seperti kamu gak perduli padanya.

Sehingga dia akan berfikir bahwa kamu berbeda dengan yang lain.

Kalau targetmu orang yang di acuhkan dan butuh perhatian,

Maka kabulkanlah semua keinginannya,

Dekati dia secara terbuka, di saat yang lain menjauhinya maka dekatilah dia agar dia berfikir bahwa kamu berbeda dengan yang lain.

#mengerti ヽ(^。^)丿

"Ka-kamu sedang baca apa, Kuroko-kun?" ucap Seishiro duduk di sebelah Kuroko setelah meletakkan buku buku Seishiro di meja.


"Bisakah kau kecilkan suaramu,

Ini perpustakaan kampus, bukan milik pribadi" ucap Kuroko masih memandang buku di depannya.

"Ma-maaf" ucap Akashi Seishiro masih memandangi buku di tangan Kuroko.

"Ini Light Novel, judulnya

Supernova,

Kesatria, Putri dan Bintang Jatuh" ucap Kuroko tersenyum kecil.


Aturan no 2,

Kamu harus menunjukan sedikit kelemahan mu, agar dia berfikir kalau dia itu istimewa karena kamu menunjukan kelemahan mu di depan dia.


"I-itu, cerita tentang apa?"

"Kalau kamu penasaran, kenapa kamu gak baca juga?

Ini, lagi pula sudah waktunya aku pergi" ucap Kuroko memberikan bukunya pada Seishiro.


"Be-besok apa kamu kuliah juga?"


"Ya" ucap Kuroko sudah turun dari kursinya.

"Ah aku ada tugas puisi jepang, bisa bantu aku besok?" ucap Seishiro sangat sopan.


"Kenapa harus aku?

Kamu bukannya banyak teman?" ucap Kuroko lagi.

"Mereka bukannya membantuku, justru bertanya sesuatu yang tidak ingin aku jawab,

Jadi?" ucap Seshiro bertanya kesediaan.


"Aku tidak janji, tapi akan aku usahakan" ucap Kuroko berlalu melewati meja meja perpus yang lain.

"A-arigatou~" ucap Seishiro kini tersenyum.

"Oke, 1 umpan di gigit kini bagaimana cara aku mendapatkan satunya" ucap Kuroko yang tengah berjalan di luar kampus dengan grin smile nya.

TBC

Soredemo Koi wa UstukushiTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang