Waktu??

226 26 7
                                        

Sei dan Shiro belum kembali ke kediamannya di kota, dia mencari penginapan di desa kecil itu sedang Midorima sudah kembali,

Mereka berdua memantau kegiatan Kuroko melalui nano CCTV yang mereka sebarkan di seluruh ruangan dan baju Kuroko.

.

.

.

"Di sebuah penginapan kecil di ujung desa, dimana ruangan itu sudah di rubah menjadi ruang dengan 20 monitor yang di letakan di setiap dinding di satu kamarnya.

Dan itu adalah CCTV yang di pasang untuk menampilkan gambar Kuroko.

.

.

.

"tsuyoku nareru riyuu wo shitta boku wo tsurete susume

Akhirnya aku mengetahui alasan mengapa aku harus menjadi kuat bawalah aku bersama mu agar dapat terus maju!"

Tiba tiba terdengar suara yang tak asing dari monitor di kamar Sei dan Shiro.

"Nii-san?" ucap Shiro yang tiba tiba melihat monitor,

"Tetsuya?" ucap Sei yang habis memakan makan siangnya, cukup terkejut mendengar suara Kuroko yang bernyanyi,

Karena sudah lama sekali mereka tidak mendengarkan nya.

Tampak di dalam monitor, Kuroko tengah di kelilingi anak anak di panti asuhan, di pangkuannya pun ada anak berambut emerald, bernama Kayano.


"dorodarake no soumatou ni you kowabaru kokoro
furueru te wa tsukamitai mono ga aru sore dake sa
yoru no nioi ni sora nirandemo
kawatte ikeru no wa jibun jishin dake sore dake sa

lampu lentera yang berlumuran lumpur itu membuat ku mual pada hati yang telah mengeras
Karena ada sesuatu yang ingin ku meraih nya namun tangan ini gemetar hanya itu saja

tercium aroma di malam hari di saat ku menatap langitnya
namun apa yang dapat bisa ku ubah hanya diri ku sendiri hanya itu saja

tsuyoku nareru riyuu wo shitta boku wo tsurete susume

Akhirnya aku mengetahui alasan mengapa aku harus menjadi kuat bawalah aku bersama mu agar dapat terus maju

dou shitatte!
kesenai yume mo tomarenai ima mo
dareka no tame ni tsuyoku nareru nara
arigatou kanashimi yo
sekai ni uchinomesarete makeru imi wo shitta
guren no hana yo sakihokore! unmei wo terashite

tidak peduli bagaimana pun
juga impian ku tak bisa ku hapus, bahkan sekarang pun tak bisa dihentikan
Jika demi agar bisa menjadi kuat untuk seseorang
Terima kasih kesedihan!
akhirnya aku tahu makna dari 'melindungi' yaitu untuk merobohkan dunia ini
Mekarlah wahai bunga lotus merah! dan terangilah takdir ini!

inabikari no zatsuon ga mimi wo sasu tomadou kokoro
yasashii dake ja mamorenai mono ga aru? wakatteru kedo
suimenka de karamaru zenaku sukete mieru gizen ni tenbatsu
itsuzai no hana yori idomi tsuzuke saita ichirin ga utsukushii

Suara kilatan petir itu telah menyambar telinga ku hati yang sedang bingung

ada hal-hal yang tidak bisa dilindungi hanya dengan kebaikan saja? Meski aku tahu itu, tapi
Baik dan jahat saling terjalin di bawah permukaan air hukuman Surgawi diperlukan untuk dapat melihat jelas kemunafikannya
bakatnya yang luarbiasa lebih dari bunga yang mekar satu bunga yang terus memperjuangkan untuk mekar itu lebih indah

ranbou ni shikitsumerareta togedarake no michi mo
honki no boku dake ni arawareru kara norikoete miseru yo
kantan ni katazukerareta mamorenakatta yume mo
guren no shinzou ni ne wo hayashi kono chi ni yadotte

bahkan jalan yang telah diselimuti dengan duri-duri yang tajam ini

Karena itu memang hanya di perlihatkan untuk diriku yang serius akan ku tunjukkan kalau aku dapat melampauinya!
bahkan impian-impian yang tak bisa dilindungi pun, jangan menyingkirkannya semudah itu
Tumbuhlah akar jantung merah dan hiduplah di bumi ini

hito shirezu hakanai chiriyuku ketsumatsu
mujou ni yaburete himei no kaze fuku
dareka no warau kage dareka no nakigoe
daremo ga shiawase wo negatteru

Rahasia yang tersembunyi pun sekejap akan berakhir dengan tersebar
Teriakan hembusan angin kencangnya lah yang akan merobeknya dengan kejam

Baik bayangan seseorang yang sedang tertawa, maupun seseorang yang menangis
Semua orang menginginkan kebahagiaan

dou shitatte!
kesenai yume mo tomarenai ima mo
dareka no tame ni tsuyoku nareru nara
arigatou kanashimi yo
sekai ni uchinomesarete makeru imi wo shitta
guren no hana yo sakihokore! unmei wo terashite

tidak peduli bagaimana pun
juga impian ku tak bisa ku hapus, bahkan sekarang pun tak bisa dihentikan
Jika demi agar bisa menjadi kuat untuk seseorang maka,
Terima kasih kesedihan!
akhirnya aku tahu makna dari 'melindungi' yaitu untuk merobohkan dunia ini
Mekarlah wahai bunga lotus merah! dan terangilah takdir ini!" nyanyian Kuroko sampai habis dan anak anak pun tertidur,

"Kuroko arigatou sudah membantu menjaga anak anak selama kami mengurus keperluan panti" ucap Takeo,

"Iie, aku senang mengurus anak anak, Takao-san.

Apalagi selagi di kota dulu, aku selalu di bantu oleh Midorima-san.

Aku berhutang nyawa padanya,

Jadi setidaknya hanya ini yang bisa aku lakukan" ucap Kuroko mengelus rambut Kayano yang tertidur di pangkuan Kuroko.

.

.

.
Ditempat lain~

"Sudah waktunya menjemputnya bukan, nii-san?" ucap Shiro.


"Iie, bukan sekarang waktunya.

Kalau sekarang kita melakukannya,

Maka kita hanya akan melakukan hal yang sama dengan 10 tahun lalu" ucap Sei sembari meminum kopi hitamnya nikmat.

"Tapi 10 tahun sudah lebih dari cukup bukan?" ucap Shiro.

"Ah, aku tahu itu,

Tapi tetap bukan saat ini.

Bila waktunya tiba kau akan tahu, Shiro" ucap Sei memejam kan mata begitu melihat monitor yang menampakkan wajah Kuroko.

TBC

Soredemo Koi wa UstukushiTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang