Siang itu, Kuroko tengah berjalan di taman kota,
Dimana daun daun momiji tengah berguguran, dimana warna merah Crimson bersebaran dimanapun mata memandang,
Akhirnya Kuroko sampai di tempat yang dia tuju,
Sebuah bangku dimana ada dua pria kembar tengah duduk di sana, menyita semua pengunjung wanita,
"Tetsuya apa maksdurnua ini?" ucap Akashi Seijuuro tampak dengan wajah tidak senang.
"Sou desu~
Aku tidak tahu, kalau kau juga mengenal kakakku, Kuroko-kun" ucap Seishiro ikut memasang wajah curiga.
"Sei-san, Shiro-kun,
Ada yang ingin ku katakan pada kalian" ucap Kuroko sangat sopan.
"Ada apa Kuroko-kun kenapa kamu jadi sangat formal seperti ini?" ucap Shiro mulai berada ada yang tidak benar.
"Sebenarnya, ada yang ingin aku akui pada kalian.
Tapi sebelum itu aku mohon maaf yang sebesar besarnya" ucap Kuroko membungkuk 90 derajat.
"Kuroko-kun/Tetsuya?" ucap mereka bersama an.
"Yang ingin aku katakan adalah, sebenarnya sejak awal aku sudah berencana,
Untuk berpacaran dengan kalian berdua di saat yang bersama an,
Awalnya aku sama sekali tak tertarik dengan kalian,
Hanya untuk keuntunganmu sendiri,
aku mencoba memanfaatkan kalian,
Maaf-" ucap Kuroko merasa bersalah.
"Kuroko, aku kira kau juga menyukai ku,
Kau pasti sama sekali gak mengerti,
Kenapa aku terluka bukan?
Aku menyukaimu,
(Shiro mengungkapkan isi hatinya, dengan suara yang bergetar)
Aku gak berharap di kasih kesempatan,
Oleh karena itu, sekali saja kencan dengan Kuroko-kunpun tidak apa apa bagiku,
Aku hanya gak bisa berbuat apa apa,
Selain menyukaimu,
Jadi tolong jangan berbaik hati,
dengan perasaan setengah hati seperti ini,
Karena itu sangat lah kejam" ucap Shiro berjalan menjauhi Kuroko,
"Aku-aku juga menyukai kalian-" ucap Kuroko mencoba menghentikan langkah Seishiro.
"Gomen, Kuroko-kun.
Sekarang aku tak tahu lagi,
Apakah aku masih bisa mempercayai mu,
Atau tidak" ucap Shiro menatap sang kakak dengan mata dan hidung yang sudah memerah, seakan ingin menangis.
"Sei-san?" ucap Kuroko tidak tahu akan seperti ini, kalau di mimpinya sejahat apapun dia,
Mereka berdua akan selalu ada di saat Kuroko kembali, tapi kenapa kenyataannya bisa berbeda dengan mimpinya?
"Tolong jangan menatapku seperti itu,
Aku tertarik dengan Tetsuya yang, tidak tertarik kepadaku,
Tapi kini,
Aku tidak tertarik pada Tetsuya,
Yang sudah tertarik padaku, gomen" ucap Akashi Seijuuro melangkah meninggalkan Kuroko seorang diri,
Dan mereka berdua pergi menghilang di tengah keramaian taman, dengan pepohonan daun momiji yang berguguran,
TBC
KAMU SEDANG MEMBACA
Soredemo Koi wa Ustukushi
RomanceCinta Chihiro yang pergi bersama Suzhou meninggalkan luka mendalam, Kuroko yang melihat luka sang kakak pun ikut terluka, berniat membalas dendam dengan mantan sang kakak, dengan cara menyakiti adik dari mantan pacar kakaknya. Nijimura sangat menya...
