Langkah kedua?

324 42 11
                                        

Akashi menyuruh salah satu pelayan untuk menelepon polisi,

Karena ternyata kedua orang itu adalah pelaku penipuan yang sudah sejak 2 minggu ini melakukan penipuan,

Dengan melakukan hal semacam komplain pada pelayan padahal bukan pelayan yang salah agar mendapatkan makan dan minum gratis di restoran dan kafe lainnya.

Akhirnya mereka mengatakan kalau pada awalnya mereka hanya melakukan prank!???

Namun karena reaksi berlebihan para restoran dan kafe sangat berlebihan,

Memberi makan mereka gratis semua yang mereka mau sebagai ganti rugi, agar tidak mencoreng nama baik mereka,

Akhirnya para pelaku itu mulai menikmati penipuan yang berawal dari prank itu.

Akhirnya polisi datang dan menangkap mereka berdua,

"Tetsuya hari ini pulang lah. Besok datang lebih awal

Dan kau Furihata, hari ini bantu di dapur, jangan melayani pelanggan dulu"  ucap Akashi kesal dengan seluruh pakaiannya yang terkena wine.


"Hai~" Furihata berjalan cepat ke dapur bersama yang lain meninggalkan Kuroko dan Akashi di ruang istirahat pegawai.


"Sebaiknya aku ke rumah sakit saja, menjenguk Nii-san" ucap Kuroko, berjalan keluar cafe namun belum lama ia pergi tiba tiba,


"Pakai ini!"


"Eh?" Kuroko terkejut, disaat tangannya di tahan seseorang,

Ternyata Akashi berlari ke luar dan memberikan Kuroko jaket tebal, untuk menutupi bau dan noda wine tadi.


'Wangi mint' ucap Kuroko menyadari, bahwa jaket itu memiliki wangi yang sama dengan si pemilik.

"Jangan memasang wajah murung seperti itu,

Aku menyuruhmu pulang bukan memecatmu,

Besok kau harus lembur kalau gak mau gajimu ku potong" ucap Akashi menghilangkan tangannya dengan angkuh namun Kuroko tahu kalau Akashi Seijuuro sudah jatuh ke dalam perangkapnya.

#step selanjutnya, bila pancinganmu sudah terjerat, tarik ulur lah sampai dia benar benar masuk kedalam perangkapmu.

"Hai, Arigatou" ucap Kuroko tersenyum sangat manis,

Ini baru pertama kali Akashi Seijuuro melihat senyuman lebar Kuroko.

Deg

Deg

Deg!?

"Kalau begitu, aku pamit dulu.

Sampai jumpa besok" ucap Kuroko memberi salam dengan menunduk lalu berlalu,

"Eh, i-ya" ucap Akashi tiba tiba menyentuh jantungnya,

'Ini!?' ucap Akashi seolah menyadari satu hal.

.

.

.

TBC

Soredemo Koi wa UstukushiTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang